Rabu, 02 Juli 2014

BEAUTIFUL CREATURE part 3

Another..........

Akhirnya dia mencoba menekan nekan dadaku hendak memopa air keluar dari tenggorokan ku yang membuatku benar benar seperti di cekik keras tak bisa nafas dan terasa sakit. Pelan pelan wajah orang yang memopa itu semakin jelas, dan aku memuncratkan air itu keluar sambil terbatuk batuk.
"Yaampun putriii! Jangan bikin aku khawatir lagi dong!" aku terdiam mengumpulkan tenaga sambil masih terbatuk batuk dan masih shock. Kenapa begini, selalu...air. aku benci air.
Tiba tiba farah dan ka yoga menghampiri aku dan yoga juga farah memandangku penuh khawatir, lalu cowok yang menolong itu menggendong ku memasuki rumah farah dalam hati ku, sambil melihat wajah nya yang sudah basah kuyub
(ka....ka.. saiful....?) Dalam hatiku.

Akhirnya setelah selesai ultah farah, ka yoga dan ka saiful mengantar aku pulang dengan mobil ka yoga, dalam perjalanan tak ada pembicaraan apapun, begitu sunyi. Kami bertiga terdiam.
Sesampai nya dirumah aku mengucapkan terima kasih kepada mereka berdua lalu masuk rumah. Hari yang melelahkan dan mengerikan.

Keesokan harinya tepat hari sabtu. karna libur, aku berencana ingin mencari buku fisika, kimia dan mtk karena mulai sekarang aku engga bakal repotin farah lagi, lagi pula dia udah punya cowok jadi sibuk pacaran terus, dan setiap hari aku di antar pulang oleh ka saiful kan aku engga enak, nolak juga dipaksa bareng, katanya bahaya cewek sendirian. Kami berdua pun mulai akrab hehe.

Sembari berjalan pulang dari toko buku, aku melihat ka saiful mengendarai sepeda melintasi jalanan daerah situ, aku panggil saja,
"Ka saifull! Hei!" Aku berteriak sambil melambaikan tangan, Ka saiful pun menoleh dengan wajah nya yang tampan dan tulus itu.
"Eh kamu putri, sendirian aja?" Jawab nya dengan ramah.
"Iya nih ka saiful, biasa si farah udah punya kecengan baru, aku ditinggal deh huhu." Jawab aku bercanda. Tapi ada benarnya sih,
"Hahaha kamu ada ada aja" ka saidul pun tertawa

Kita pun mengobrol asik sampai sore berjalan jalan dengan sepeda ka saiful.
Setelah mulai lelah, kami pun beristirahat. Kami duduk di sebuah taman, tiba tiba ka saiful ingin ke kamar kecil, dan dia mengatakan banyak hal dan satu hal yang aku ingat pesan dia,
"Jangan kemana mana ya, jaga kereta kuda kesayangan kita ini. Ini yang udah membawa aku buat ketemu kamu, aku mau kita jaga sama sama, oke? Sebentar ya put."
yaudah mendengar itu aku tersenyum dan aku menjaga sepeda nya dengan ketat. Tetapi ka saiful lamaaa sekali engga balik balik, Karna aku bosan lama menunggu, aku melihat lihat sekitar taman dengan sepeda aku tinggal.
Sekitar 5 menit an, aku kembali lagi dan sepedanya tidak ada. Aku panik banget! Aku lari untuk mencari cari nya, ternyata ada yang mencuri dan tanpa mikir panjang aku lari mengejar pencuri kereta kuda kami itu. Tak lama ka saiful kembali dan melihat aku tak ada, ia pun mencari dan melihatku sedang berlari mengejar kereta itu.
Ia pun menyusul berlari di belakang ku sembari memanggil aku,
"puttt!!" Teriak nya.
"Ka saifulll!!" Aku berlari sambil menoleh. "Dia ambil kereta kuda kita! Kita harus dapet pencuri itu!!" Kata aku sambil berlari terus.
Ka saiful berlari semakin kencang "puuttt!!!"......
"Puutt!! Awasss!! Teriak ka saiful kencang.
Saat ingin melintasi perempatan, Aku tak melihat adanya mobil dari arah kanan.
Tabrakan pun engga bisa dihindari. Pandangan ku perlahan buram aku melihat sesosok ka saiful terbaring di sampingku hendak meraih tangan ku dan ka saiful mengatakan
"aku engga akan pernah meninggalkanmu sendirian aku janji, oke?" Aku membelalak melihat senyum ka saiful di tengah darah yang sudah mulai memenuhi wajah nya.
Perlahan pandangan ku semakin jelas. Aku merangkak ke arah nya
"Ka..? Ka...? Ka saiful??!!!" Aku berteriak dan mendatangi dia.
Aku pun duduk memeluk kepala ka saiful yang sudah tak berdaya, ia sempat mengatakan
"Ak...ku...eng...gga..akk..kan..bi..arin...siapp.pa...pun..ngelukk...kain..kamu..uty..oke?..he..he..hhe" kata ka saiful rintih.
"ENGGAA!!!!" Aku berteriak.

Tiba tiba aku terbangun.. hah? aku dimana? Rumah sakit?
Yaampun kepala ku sakit sekali. Aku melihat di sebelah kasur ku, ada banyak sekali bunga mawar ada yang sudah layu ada yang setengah layu, ada yang masih merah, aku melihat ada yang tidur di tangan ku, "far....." aku mencoba membangunkan farah.
Farah pun mulai terbangun,
"far....." lanjutku.
Farah pun akhirnha sadar dan kaget dan segera teriak memanggil dokter dan suster, dan seketika ruangan di penuhi suster dan dokter, farah pun diminta tunggu di luar, dia berlari dan memberi tahu Beberapa orang yang sedang menunggu di luar.

Ternyata aku itu koma dan tidak sadarkan diri 4 hari. Tapi ka saiful?? Mana??
setelah semua selesai aku pun boleh pulang, dan aku di antar oleh ka Yoga, dan farah.
Aku bertanya "farah, ka yoga.."
"Ya uty?" Jawab farah.
"Ka saiful dimana?" Tanyaku penasaran.
"Ka yoga pun karna kaget tak sengaja meinjak pedal rem nya sedikit dan mereka saling memandang.
Aku sangat bingung.
"Hei kok pada diem?" Tanya aku.
Dan mereka pun memutar arah dan mengajak aku ke suatu tempat.

Di sana aku turun dan aku di ceritakan bahwa aku telah membentak dan mengusir ka saiful itu beberapa hari yang lalu tepatnya sebelum hari ulang tahun ku. Aku pun sedih apa benar aku berbuat sejahat itu?

Farah pun lanjut cerita, "pas sebulan lalu lu kecelakaan tabrakan karna mengejar sepeda ka saiful yang di curi di taman saat itu ka saiful lagi ke toilet dan tak kuncung datang setelah tabrakan itu, lu amnesia, lu melupakan 1 memori yang sangat lu sayangi, yaitu ka saiful, sudah beberapa kali gua coba sebut nama ka saiful lu engga ingat, atau lu merasakan sakit kepala luar biasa, akhirnya gua ngenalin lu ka saiful dengan nama ka sefa. ingat beberapa hari lalu? kita pulang setelah kerjain fisika, dia menunggu lu di halte karna dia tahu lu takut di todong pedagang asongan, ingat juga pas ultah lu kemarin lu tercebur dan lu melihat seseorang nolong lu? Yang lu liat ka Yoga ya? Padahal yang menolong lu itu ka saiful, dan ingat dia rapat kerja dan telat datang ke pesta lu? Karna.... itu..." farah pun menoleh ke belakang dan aku pun melihat ka yoga membawa sepeda ka saiful yang udah di perbaiki dan di beri pita pita seperti sebuah kado.

"Itu rencana ka saiful di hari ultah lu, ngasih sepeda itu, tapi...insiden itu terlanjur buat lu marah" lanjut farah.
Akupun berbalik dan berjalan menuju sepeda itu. Aku memegang sepeda itu dan tertunduk,
"kemana aja selama ini aku? Berapa lama aku kaya gini far?" Tanya aku.
"Sekitar 3 minggu uty.." jawab farah.
Ketika aku mengelus, aku merasakan ada ukiran Tertulis di sepeda itu "beautiful creature".
BE A PUTRI & SAIFUL... creature?  Beautiful creature?
Akupun berlutut depan sepeda itu dan menangis di jok nya. Aku sedih...ya aku sedih.....

Sembari aku menaiki sepeda nya dan memulai untuk menggoes nya..
"......pas setelah gua pulang lu marahin gua itu lu memakan buah ya? Pagi nya ketika ka saiful ke kamar lu, tiba tiba dia melihat lu udah terkapar, kami kira kau sudah mati, entah apa yang ada di dalam buah itu, membuat ginjal lu perlahan engga berfungsi, dia kemarin menyelesaikan sepeda ini selama sekitar 2 mingguan dan langsung menyumbangkan...miliknya....kepadamu... 2 hari yang lalu" farah menjelaskan.
Ya Tuhan. Kenapa?
Aku sedang tertunduk dan aku melihat surat di dalem keranjang sepeda itu, aku mengambil dan membacanya.

"Hei putri erlend deo ku dari kayangan, kereta kudanya sudah siap berangkat, kereta kuda paling spesial, kereta kuda yang bakal lindungin kamu dari pisau manapun yang tertajam, juga air yang selalu membuatmu tenggelam, dan mobil tak bertanggung jawab yang menghantam, serta buah yang membuatmu lama terpejam, tugas terbesarku untuk melindungi dan ada selalu untuk kamu udah selesai, maaf aku engga pernah sempet bilang kalau aku sayang banget sama kamu hahaha, tapi tenang aku bakal selalu sama kamu kok, cepet bangun yaaaa!"

The End.

BEAUTIFUL CREATURE part 2

Another..........

Aku melihat ka yoga dihadapanku dia sudah menyelamatkanku.
"Ka Yoga..... makasih ya"

Keesokan nya dirumahku yang masih shock akibat insiden tenggelam itu...
"Gua udah mikirin....kemarin adalah hariii terburukk sepanjang hidup gua!! Ya engga sih far!???" Bentak ku sambil berbaring dikamar.
"Sabarr utyy sabarr, ambil hikmahnya." Jawab farah dengan santai.
"Apa far hikmah nya? Udah anjing bodoh gua itu ancurin kue gua, eh lu bukan nya bantuin malah........ AH sebel! Mana ka sefa juga bahkan engga dateng! Bayangin far pacar sendiri engga dateng!" Aku semakin memanas!
"Yah.. maaf deh soal gu....." mohon farah yang aku potong...
"Udah diem! Mending sekarang lu pulang dulu, gua mau istirahat far. Sorry ya" kata aku sambil memohon dia untuk pulang.
"Yah.. tapi maafin dulu" jawab farah memohon.

Aku pun hanya diam, dan menolehkan kepala engga ingin melihat nya, engga lama farah pun keluar kamar dan aku mengecek tas ku untuk beresin buku untuk sekolah besok. Tiba tiba ada yang jatuh.
Oalah nanas yang kemarin. Ha? Nanas kemaren kan ini?? Kok..
"Lah ini nanas yang kemarin, masih keliatan seger aja, hmm yaudah abisin sekalian. makan ah." Sembari aku makan aku ngedumel mikirin kemarin kemarin dalam hati ("ih...farah nyebelin.... ka sefa juga! yang baik cuma ka yoga huh! Semua nyebeliiin!")
("......... tapi nanas ini enak juga, seger banget!") Akhirnya aku menghabiskan semua nanas itu.

Keesokan hari nya disekolah, aku ada tugas kimia, aduh mentok banget nih! Mana kemaren abis tenggelem makin beraer dah nih otak.
Engga lama farah dateng. Akupun segera menyambutnya.
"Hai farah, cantik ya hari ini. Mau engga *ting ting ting*" kataku sambil menyodorkan buku pr dan mengedipkan mata."
Tiba tiba farah berbalik ke arah ku.
"Ah lu ty pr tugas itu kapan kapan kerjai sendiri kenapa? Yaudah sini deh biar cepet" jawab farah sambil mengambil buku ku. Aku agak bingung,
"Lho lu engga marah kemaren gua bentak lu? Maaf ya soal kemarin far" kata ku memohon.
"Ha? Ngomong apa lu? Kerjaan lu kan marah marah terus tiap hari ke gua hahaha udah biasa kok santai aja udah gua maafin tiap hari." Jawab dia dengan ramah.
"Yeeey! Makasih ya faarrr lu bfffff gua deh!" Akhirnya aku meluk dia bercanda.

Ketika sedang asyik nya farah membuat pr ku. Kita kedatangan tamu, ka yoga.
"Hei lagi pada ngapain nih asik banget kayak nya?" Tanya ka yoga.
Aku pun bingung banget, ini kaka kelas udah mulai sok sksd ya, dalam hati aku.
"Ka yoga? Tumben banget dateng ke kelas kita, ya engga far?" Tanyaku.
"Hah? Maksudnya apa ya ty? Bukan nya udah biasa ka yoga ke sini. Makanya itu otak dipake dong lupa lupaan mulu nih! Hahahaha"
Ka yoga dan farah pun menertawakan ku, apa aku emang pelupa ya yaudah lah.

Sepulang sekolah..
Kok kaya ada yang kurang ya? Tapi apa ya...hm....
"WOI! Bengong aja lu putrii cantik!" Farah menepuk pundakku tiba tiba aku terkejut.
"Astaga bisa biasa aja engga sih far! Ngagetin banget!" Balasku.
"Yaudah deh yukk pulang" farah menarik ku kearah parkiran
"Yaudah yaudah aja lu far, ke arah sana bukan nya mba?" Aku menunjuk ke arah halte.
"Ih lu ah ayo kan biasa bareng ka yoga. Ngapain naik bus?" Tanya dia heran.
"Ha? Naik mobil ka yoga? Emang dia engga apa?" Tanya ku jauh lebih heran.
"Iya udah yuk!" Farah memaksa dan menariku.

Akhirnya kami pun naik mobil ka yoga dan segera pulang.
"Guys, nanti sore jangan lupa ya nonton gua tanding renang tempat biasa oke?" Kata ka yoga memulai perbincangan di mobilnya.
"Wah pasti ka yoga menang lagi deh!" Kata farah dengan nada menyemangati.
Dalam hati ku,(ka yoga perenang? Baru tahu aku. Hm..)

Sesampai nya dirumah aku sangat sangat bingung karna seperti ada yang rumpang gitu, membuat pala ku tiba tiba pusing saja.
Akhirnya aku memutuskan untuk tidur dahulu.

Ketika bangun aku dikagetkan farah berdiri di samping ku.
"PUTRIIIIIIII!! Gila ya lu kebo banget dibangunin susah! Liat jam berapa? Bentar lagi ka yoga tanding! Cepet ayoo lah!" Bentak dia plus panik plus heboh banget.
Aku melihat jam dan aku terkaget langsung lompat plus panik plus heboh banget juga bersiap siap dan segera ke kolam renang tirta perak di daerah pulo perak jakarta timur.

Sesampainya di sana aku melihat ramai sekali ternyata.
Ketika aku melihat yoga tanding, ternyata memang dia jago sekali renangnya. Pantes saja kemarin dia menolong ku di ultah itu.
Pas aku lagi bengong tiba tiba...
"Eh eh far.... itu siapa ya? Kaya sering liat." Aku menunjuk seseorang cowok yang sedang menonton pertandingan juga.
"Itu nama nya ka saiful. Temen kelas nya ka yoga, kenapa? Ganteng ya? Iya emang dia mah super kali lu kemane aja" celoteh farah.
"Apaan sih ganteng ganteng, cuma nanya aja kok yeeeee!" Jawab ku ngeyel.
Dalam hati aku bingung (saiful....saiful.... kaya pernah denger... engga tahu deh)
Akhirnya ka Yoga menang juara 1 wooraayyyy! Pesta makan malam ngerayain kemenangan ka yoga bertiga bersama farah. yippe.
Hari yang menyenangkan!

Keesokan nya disekolah aku minta tolong farah buat kerjain tugas mtk aku.
"Far.. mtk gua..." belum sempet jelasin....
"Aduh sorry ya uty, hari ini gua mesti nemenin ka yoga daftar tanding renang di bogor, mesti berangkat sekarang nih. Sorry ya, lu kerjain aja pelan pelan. Bye" jawab farah dan dia langsung pergi gitu aja.

What?! Sejak kapan mereka deket begitu ish. "Yah yah.. far yaaaaaah itu anak tega bener far.. farrr!" Aku teriak tapi dia engga kembali, yaaah.
Akhirnya di kelas tinggal aku seorang karna yang lain bisa ngerjain dengan cepat dan aku mengerjakan tugas mtk yang segambreng itu pelan pelan aaaaa sedih sekali nasibku.

Akhirnya dari jam 1 bell, jam 5 aku baru selesai. Kriting dah aku.
Setelah kumpulkan, aku menunggu bus. Lama sekali sekitar 1 jam, udah pukul 6 nih. Aku di halte tinggal sendirian.
Tiba tiba ada 1 pedagang asongan mendekat, dan melihat keadaan sudah sepi sekali tak ada orang lain selain aku dia menyodorkan pisau dengan cepatnya ke aku hendak meminta barang berharga yang aku miliki, aku ingin teriak tetapi engga bisa karna saking ketakutan nya, tak lama tiba tiba ada seorang bersepeda datang dan melihat kami, pedagang itu panik dan segera menyembunyikan pisau nya.
"Mas, itu beli tissue 1 dong." Kata orang itu
"Oh iya mas, sebentar ya" pedagang itu menjawab sambil melotot ke arah ku, aku rasanya ingin teriak tetapi engga bisa lalu aku melihat seorang bersepeda itu dan aku sadar itu pernah aku lihat... itu......
"ka?" Kataku.
Cowok itu kaget dan melihat ku. "Kak?"
"Ka saiful?" Kata aku. Sembari ka saiful yang bingung.
Aku sambil memberi isyarat kalau pedagang itu mau celakain aku dan mohon pertolongan.
"Eh kamu yuk naik sini aku antar sekalian kan rumah kita searah" ka saiful pun menanggapi dengan cepat dan membawa aku dari sana plus menyelamatkan ku dari penjahat. Thank God!
Dijalan aku meminta untuk turunin aku.
"Kak kaya nya udah aman nih, aku turun disini aja deh aku bisa kok pulang sendiri, maaf ngerepotin tadi." Kataku memohon.
Ka saiful pun tidak memberhentikan sepedanya,
"udahlah sekalian aja, udah malem juga... putri... putri kan?" Kata ka saiful.
"Kok kaka bisa tahu nama ku?" Aku bingung dan bertanya cepat.
"Ya... kan ka Yoga sahabat ku, kalian dekatkan? Aku tahu kok" aku terdiam dan mengatakan
"makasih banyak ya kak"
"Udah tenang aja mulai sekarang aku engga bakal tinggalin kamu di halte itu sendiri, oke?" Aku semakin terdiam.
Akhirnya selama perjalan aku tidak bisa berkata apa apa. Dan akhirnya sampai rumahdan aku pun engga mengatakan apa apa langsung masuk.

Ka saiful baik juga ya, aku membayangkan di kamar ku sembari aku beranjak tidur.

Besok nya disekolah, farah menghampiri aku dengan cepat.
"Uty uty! Mana yang sakit mana? Cerita sini sama mamah ucuh ucuh ucukkk maafin gua ya uty udah tahu cewek kaya lu mana bisa di tinggal bentar, pasti ada aja yang mau jahatin lu" kata farah sambil bercanda.
"Idiih apaan sih lu!" Aku kaget.
"Eh jangan kira ya solmet lu engga tahu.............." dia semakin serius.
Farah cerita banyak dan dia tahu ini dari ka Yoga dan ka Yoga di ceritain sama ka saiful. Astaga jadi heboh gini, ckckck.
"Udah farrr.., gua engga apa apa kok, liat kan masih utuh" jawab ku.
"Untung ada pangeran saiful ya hihi" farah menggoda.
"Yeh apaan sih pangeran segala" aku agak bingung
"Eh btw nih ya besok jangan lupa lu ye gua ultah! Yang cantik lu awas aja sohib gua engga boleh dandan katro ya." Kata farah melanjutkan topik.
"Hahahaha iya tenang aja kaliii." Oia besok farah ultah ya.
"Oia gua mau kasih tahu lu nih ty........" kata farah berbisik
"Apaan apaan?" Dengan penasaran aku mendekat ke farah.
"Gua udah jadian sama ka Yoga...hihi.." sambil senyum kecil.
"ASTAGA SERIUS LU WEEEHH SELAMAT YA SISTERKU SOULMATE KU CHAIRMATE KUUU!!" Aku melonjak dan memeluk dia. Aku senang sekali. Kutu buku ku akhirnya mengenal pacar pacar an.

Malam pesta ulang tahun farah.
Disitu keadaan ramai banget tetapi dia biasa lah sama ka Yoga aku mendampingi di sebelah nya, aduh sahabat aku akhirnya sudah dewasa sudah punya pacar sementara aku.. hiks jomblo aja nih.

Acara tiup lilin pun dimulai.
"Temen temen.. perhatian! Kita mau tiup lilin ya. Aku mau perwakilan dari putri erlend deo dan yoga marendra buat tiup lilin karna mereka adalah sahabat terbaik ku yang sudah aku anggap sebagai keluarga. Buat putri dan ka yoga harap maju."
Wiih aku dipanggil untuk tiup lilin bareng, sweet banget sih anak satu itu hehe. aku pun segera melangkah menuju depan meja kue.
Saat aku sudah hampir sampai tiba tiba ada waiters melaju cepat dari arah kiri dan menabrak aku, aku pun langsung terdorong ke kanan karna tak kuat menahan nya dan seketika tercebur ke dalam kolam renang, aku pun mendadak sesak jangan lagi plis jangan!! aku tak bisa berenang, Tuhan tolong aku, Tuhan.........!

tiba tiba aku melihat samar seseorang menolong aku....
"Putri! Putri!! Plis bangun put!" Aku mendengar teriakan dan wajah samar yang masih terlihat banyak orang mengelilingi ku.
Akhirnya orang itu mencoba menekan nekan dadaku hendak memopa air keluar........

(Bersambung..........)
Beautiful creature part 3

BEAUTIFUL CREATURE part 1

Another Short Story..........

"Utyyy! Cepetan dong, ini sekolah udah hampir kosong tahu kamu lama sekali nyalin jawaban nya" kata farah membentak ku.
"Iya farahsifa omega, gua tahu nama lu ada omega omega pantes lu pinter fisika, sabar ngapa" balas ku sambil ngebut nyalin.
"Yah yah mulai. Putri erlendeo ku masalahnya bukan aku pinter tapi kamu aja yang careless males belajar, orang cuma listrik dinamis." Kata farah
"D*mn cuma, bener bener lu udah ah nih gua udah kelar, yuk!"
Akhirnya aku selesai mencatat, oia aku Putri Erlend Deo tapi panggil aku uty! Haha

Setelah selesai kumpulin tugas fisika, aku dan farah segera pulang dan kami menuju halte bus depqn sekolah. Ketika itu aku melihat sesosok makhluk...
"Far far! Liat deh!" Aku berbisik cepat ke farah sambil nunjuk sesuatu di sana
"Aeehhm iya deh udah liat pangeran nya ya enak banget di tungguin" farah menjawab genit
"Hihihi dasar ah lu mah, gua juga kaget kali dia nungguin gua" balasku.
"Yaudah sana deh masih anget sih baru baru jadian engga enak ngerusak kebahagiaan hoho sana hush! byeee uty! Salam buat ka sefa nya!" Farah mendorongku dan segera naik bis, aku menghampiri motor ka sefa, pacar ku. Dia kaka kelas di kelas 3 ips 3.

"Eh kak sefa, lama ya? Maaf ya soalnya gitu tugas banyak dan aku kerjain sendiri hehe pusing nih fisika" kata aku sedikit sombong.
"Walah begitu toh yaudah yuk kita cari makan dan ngaso sebentar biar kamu lebih fresh, oke?" Jawab ka sefa
Aku pun sangat semangat dan akhirnya kita spending time hari itu deh seru deh dia traktir aku banyaaaak makanan manis, I like sweets.

Keesokannya disekolah.
"Far, tolongin gua dong... ya ya plissss miss physic" aku memohon pada farah sambil menunjukan buku pr ku yang belum terisi, padahal kemarin sudah aku jampi jampi dan berdoa kali kali aja pagi nya udah keisi sendiri teranyata tidak.

"Astaga, ini jam pertama! Yaudah sini gua kilat in, tapi....ada dong?? *julurkan tangan*" kata farah
"Iya itu mah semua gampang, tenang aje mau apa? Shopping? Dinner cantik? Salon?"
Tanpa mikir panjang farah selama 3 menit menyelesaikan pr ku, sungguh titisan tunggal omega.

Jam istirahat tiba tiba ka sefa menghampiri kelas ku. Aku pun senang dia datang hehe, tapi ternyata.....
"Uty, gini sebelum nya aku minta maaf tapi nanti pulang sekolah kamu bisa nunggu aku sebentar engga? Ada rapat kerja nih osis, gimana?" Berkata begitu pun aku marah dan langsung membentak dia,
"APA!! Kan kemarin kamu udah janji hari ini pulang cepet kan kita mau ngerayain ultah aku gimana sih! Bodo! kalau kamu engga mau mah bilang dari awal engga usah kan aku bisa minta ka Yoga" aku pun marah.
"Ka yoga? Lho sejak kapan kamu dekat sama ka yoga uty?" Tanya ka sefa heran
"Iya! Sejak kamu selalu engga bisa tepatin janji!" Balas ku
"Bukan begitu uty, kali ini dadakan uty percaya dong sama aku" dia pun memohon.
"Engga! Bodo! Pergi sana pergiiiiiii! Ini hari terpenting aku tahu! Emang kamu udah ucapin ulang tahun ke aku hah? Lupa?" Tanya aku spontan
"Bukan begitu ak...."
"Pergiiiiiiii sana!! Farah tolongg bawa dia keluarr!!" Akhirnya aku minta farah bawa ka sefa keluar.

Akhirnya ka sefa keluar bersama farah
"Aduh kak, maafin putri ya, semenjak hari itu... dia jadi begini, kaka yang sabar ya" bujuk farah
"Huh, iya far, udah biasa kok, tenang aja"
Akhirnya ka sefa pun pergi.

Sepulang sekolah. Aku langsung menunggu ka yoga.
"Aduh ka yoga mana ya? Harus buru buru nih"
"Uty, lu yakin engga mau nunggu ka sefa aja? Bentaran paling" tiba tiba farah datang mengagetkanku.
"Ah engga ah, kelamaan, nanti engga bisa cepet cepet siapin dress sama yang lain lain di rumah" jawab aku.
"Yah... kalau gitu gua ikut deh" tanya farah.
"Engga ah lu apaan sih far" kataku.
"Plis plisss." Farah semakin memohon.
"Engga far, biar cepet nanti takutnya ribet kalau banyak orang" aku mulai jengkel.
"Yah... yaudah.. hati hati aja sama ka yoga ya" kata farah.
"Lah kenapa jadi misterius gitu?" Aku bertanya karna bingung.
"Ya kan ka yoga bukan siapa siapa lu gitu cuma temen nya ka sefa aja"
"Udeh santai ajaaaaa oke?"
"Yaudah deh, bye uty!" Akhirnya farah pun menyerah memohon, fiuh.

Dan disitu engga lama ka yoga dateng dengan mobil nya dan kita pergi buat fitting dress untuk malam ini.
Pas ketika sampai disana, aku melihat ada gerobak buah, karna aku suka sekali nanas, aku tertarik mau membeli sedikit. Saat sedang memilih, abang buah itu melihatku.
"Neng, sedang sedih keliatan nya muka nya?" Tanya abang buah itu tiba tiba.
"Eh abang tau aja, iya nih bang saya lagi sebal sama pacar saya masa yang harus nya saya fitting baju sama dia jadinya malah sama temen nya pacar saya, aneh ya bang" kataku.
"Oh begitu ya neng, ini makan buah buah ini, dijamin mempunyai kekuatan ajaib, neng akan menemukan kebahagiaan neng"
Aku pun ketawa kecil dan mulai berfikir abang buah ini udah gila.
"Hah? Ajaib? Hahahahaha abang pikir saya bego apa!" Aku nunjukin nanas ini untuk yoga
"Ka yoga!! sini cepetan!! masa kata bapak ini........."
pas aku balik mau liat gerobak itu, sudah hilang. Apa aku cuma halusinasi ya? Aku melihat tangan ku tapi kok nanas sudah di tangan ku.. aneh.
Ka yoga pun datang dan bertanya,
"Apaan ty?"
"Eh...em... engga tadi liat kan grobak buah disini" kataku bingung
Ka yoga pun melirik kanan kiri tapi tak ada gerobak apapun disana,
"Grobak buah? Mana ty? Haduh kamu tuh halusinasi aja sih hahaha"

Sedikit bingung tapi akhirnya aku mengiakan saja dan segera masuk fitting baju.
Dan tahu tahu rameeeeeee sekali wah gawat bisa sampai sore nih.
Sambil menunggu, aku makan saja buah itu. Tuh kan buah ini beneran ada aku engga halusinasi aku yakin!

Setelah menunggu dan menunggu selesai pula sampai sekitar jam 4 sore, akhirnya aku bisa fitting juga. Setelah fitting, akupun dan ka yoga langsung pulang ke rumah dan siap siap ultah aku. Ka yoga antar aku dan dia pulang untuk mandi.

Malam perayaan ultah aku.
"Ka sefa mana ya far? Kok belum datang datang juga ya?" Aku sambil melirik kanan kiri mencari ka sefa.
"Wah gua juga belum liat, coba lu telfonin dong ty" kata farah.
"Yaudah deh gua telfon....." ketika aku sedang ingin menelefon...
"Hai uty! Happy birthday ya!" Tiba tiba ka yoga dateng!
"Eh ka yoga! Makasih lho! Kak engga bareng ka sefa?"
"Iya nih tadi dia katanya mesti bantu mama nya dulu anter barang" kata ka yoga
"Tapi dateng kan?" Tanya ku meyakinkan.
"Iya katanya sih pasti datang kok" jawab ka yoga.

Akhirnya sambil menunggu ka sefa, acara harus segera dimulai. Tiba saat nya aku bersiap meniup lilin, inti acara nya bukan?
Saat aku sedang siap siap untuk meniup tiba tiba farah yang sedang menggendong anjing aku terlepas, dan anjing itu berlari  kearahku mengelilingi gaun ku dan anjing aku pun melompat ke kue ultah aku dengan mengejutkan! Aku pun terdiam dan hampir marah.
Bukan hanya itu, seketika saat farah berlari untuk menghampiri ku tiba tiba dikagetkan oleh anjingku dan dia terjatuh tetapi sambil memegang aku dan akhirnya aku pun tercebur ke kolam renang disitu. Saat itu seketika semua menjadi gelap dan aku tak bisa bernafas. Aku tak bisa berenang! Aku takut air!
Saat itu aku melihat samar ada seorang cowok berenang ke arahku dan menarik aku dari air.
Tiba tiba terdengar suara
"Putriii! Putriii! Plis bangun put!"
Wajah samar itu akhirnya semakin jelas...ka.....
Aku pun terbangun di pinggiran kolam dan aku melihat seluruh undangan pesta mengelili ku, dihadapan ku dengan muka penuh cemas..... ka yoga.........

(Bersambung.....)
Beautiful creature part 2

What Is On Your Mind? by Laurentia Tricilya Cascarine. Diberdayakan oleh Blogger.