Rabu, 31 Desember 2014

THIS IS IMPORTANT

Hm, dibilang penting sih mungkin engga terlalu banget tapi mungkin untuk beberapa orang, ini bisa jadi sebuah evaluasi atau pembelajaran ya.

Kalau kalian ingin menjadi seorang stalker saking penasaran akan sesuatu, hm aku bilang sih harus hati hati, pasti kalian engga mau ketahuan kan? Nah aku sih engga tahu motif stalker ini tuh ingin ngetes atau emang penasaran dan ingin tahu.

Aku belum lama protect all of my fuckin social media. Dunno why just wanna keep it all for my self and my friends. That's all. Dan entah kenapa aku merasa aman aja gitu kalau aku memprotect. Ya tujuan masing masing beda lah ya.
Oia lanjut, nah aku tak tahu tiba tiba ada yang follow IG ku namanya sebut saja @kopling_bajaj (anggap saja ya). Nah awalnya ah mungkin akun biasa kali ya, terus aku buka follower 0, post 0, nah yang bikin ketawan stalker yaitu following nya cuma 4, yaitu aku, 9gag, 8crab, dan 8factcrab.
Pembelajarannya, jangan sampe kamu ketawan banget tuh pengen tahunya foto orang itu doang sampe follownya itu doang dan sisanya artis atau akun terkenal, ketawan nanti. Nah itu 1.

Lalu engga lama ada yang friend request path aku. Nama yang sama Kopling Bajaj (anggap saja). Nah itu kesalahan kedua. Karena itu akan langsung mengkondisikan orang yang sama dengan yang follow Ig aku, dan lebih jelas nya, dia moment nya cuma 2 pas aku liat waktu itu, aku buka "joined path" hari itu udah itu doang, otomatis momen 1 nya itu added laurentia Tricilya cascarine kan?
Then, aku besoknya cek profil momen aku. Karena Kopling Bajaj ini engga pake foto jadi mudah untuk melihat seen ku. Nah seen ku sampe sekitar berapa bulan yang lalu itu seen terbarunya si Kopling Bajaj, karena kelihatan tanpa foto. Harusnya paling tidak dia jangan pake nama yang sama dengan nge follow IG ku, dan pasanglah foto, siapa kek cari di google juga mudah. Nah itu yang kedua.

Setelah itu, ada yang request friend di twitter aku pula dengan nama yang sama pula. Kopling Bajaj lagi. Why....why? Harusnya twitter itu paling amat sangat sekali banget tempat mudah untuk stalker karena kalau kamu ganti nama dengen bukan pake nama kopling bajaj, itu aku pasti engga kepikiran orang yang sama, kenapa? Karen follower twitter aku ya rata rata atau banyak lah yang ava nya telor, dan follower engga sampe 10 dengan tweet 0 dan following banyak namun terselip akun ku. Aku engga akan kepikiran itu stalker yang sama dengan ig dan path aku. Pembelajaran aja sih, ya semestinya stalker itu harus menjadi stalker. Harua bisa menyembunyikan diri. Nah itu yang ketiga.

Sebenarnya ya mudah kalau mau mencari tahu seseorang. Cuma ya pembelajaran aja, harus mengkondisikan se normal mungkin jangan sampai si target merasa. Dan sebelum bertindak kondisikan kaya seseorang itu mau cari tahu tentang mu, kira kira hal hal apa aja yang bikin kamu merasa normal normal saja atau tidak di kepo in lha bahasa jaman sekarangnya.

Just another intermezo in the midnight. Hehe happy year end fellas.

Sabtu, 27 Desember 2014

SILENT NIGHT IN 25TH OF DECEMBER part 3

Another..........

Shelby, kalau impian natal mu terwujud, apa yang akan kamu lakukan?

Hah? Kenapa do?

Iya itu, apa yang bakal kamu lakuin?

Hm, apa ya do? Aku bakal menjadi bintang jatuhmu, kamu wish apa, aku kabulin

Lho kok aku?

Iya kan karna kamu aku jadi menggapai impian natalku.

"Shel..."

Ya do?

"Shel..."

Lho do, kamu mau kemana?

"Shel..." seseorang memanggilku.
Aku membuka kedua mataku perlahan.
"Syukurlah kamu sudah sadar nak.", mama ku yang memandangku dengan khawatir seketika muncul kembali senyum nya itu.

"Aku di rumah ma?", tanya ku.
"Iya sayang, kamu tiba tiba pingsan abis selesai nyanyi, kami semua sangat panik kemarin malam, kamu kenapa sayang? Kamu kurng makan kah?" Tanya mama ku.
"Kayanya sih begitu ma, kemarin begitu berat." Jawabku. Dan mamaku segera memelukku.
Aku pun tersenyum,
"Selamat ya sayang, tadi malam kamu bernyanyi dengan indahhhhh sekali., mama bangga sama kamu", kata mamaku.
"Makasih ya maaa, berkat dukungan mama juga kan?"
"Oia, selamat natal ya sayang, i love you!" Kata mama dalam pelukanku.
"Aaih mama, iya selamat natal juga ma, i love you most!", jawabku.

Setelah beberapa jam ku bersantai di kamar akhirnya ku memutuskan untuk keluar kamar dan melihat suasana natal di ruang keluarga di bawah.
Ketika ku menuruni tangga, satu langkah demi satu langkah, ku mendengar suara yang tak asing.

"Silent night.... holy night....

Itu suara nyanyian ku semalam! Aku memperceoat langkahku. Sepertinya keluargaku sedang menonton pertunjukan ku semalam, dan seketika terdengar denting piano ku dari ruang keluarga, ku memperlambat langkahku. Ku mendatangi ruang keluarga.

Ku melihat seseorang sedang memainkan piano, mengiringi nyanyianku itu.
Mataku pun membelalak dan aku membatu, ku langsung meneteskan airmata dengan derasnya sambil menutup mulutku dengan tangan.

"Yu....do?", ku mengenal sosok itu, itu Yudo!
Dan dia pun menghentikan jarinya yang sedang memainkan piano, lalu ia mengambil handphone, menghentikan video penampilan yang sedang ia tonton lalu berdiri dan  menatapku seketika langsung tersenyum,

"Shelby....." katanya sambil tersenyum ringan.

Aku mengambil langkah perlahan mendekati Yudo yang masih berdiri menatapku. Akhirnya aku berlari langsung mendarat di pelukannya.
"YUDOOOOOOOOOOOOOOO!!" Teriakku dalam pelukannya sambil terus menangis, "kamu kemana saja! 5 tahu pergi begitu saja, aku sebel!! Sebel!!" Lanjutku sambil menepuk nepuk dadanya. Dan ia tetao memelukku erat.
"Aku disini shelby". Katanya sambil terus mengelus elus kepalaku mencoba menenangkanku.

"Kamu bernyanyi indah sekali, sudah ke 5x nya ku ulang video itu, dan kuiringi nyanyian mu disini. Kamu luar biasa! Dan kamu cantik sekali, kamu tambah cantik sekarang." Katanya dengan nada sedikit rintih.
Ku terkaget dan melihat ke arah wajahnya,
"Yudo?! Kenapa kamu menangis? Do? Ada apa?" Tanyaku karena terkejut. Aku mencoba mengusap air matanya dan Ia pun mengusap air mata nya juga.

"Kamu siap siap gih, kita harus pergi sekarang bie". Kata Yudo dengan tiba tiba.
"Lho? Memang kita mau kemana?", tany ku bingung.
"Nanti aja kamu akan tahu kok hehehe, yuuuk! Uh kamu bau iler ih jorok! Sana gih!", katanya menjawabku. Meledekku dan aku langsung tertawa saja. Lalu aku segera beranjak bersiap siap, mandi, sarapan, segalanya.

Ku mendatangi ruang tamu tempat Yudo menunggu, lalu ia menatap kehadiranku.
"Gimana? Sudah siap kan aku! Hehehe! Yuuukk!" Tanya ku.
"Kamu cantik sekali bie. 5 tahun terasa banyak berubah ya." Kata Yudo.
"Hehe kamu bisa aja, yaudah yuk berangkat.", jawabku.

Kami pun segera berangkat. Di jalan Yudo tidak banyak berbicara. Sepanjang jalan di selimuti kesunyian.
Kami hanya beberapa kali saling menatap, aku tersenyum sendiri karena sungguh aku sangt rindu pada Yudo.
Dia pun juga sesekali menatapku sambil tersenyum.

Dan mobil kami pun berhenti di gedung CYC. Aku pun bingung dan bertanya kepada Yudo.
"Mau apa do kesini?" Tanya ku.
"Yuk! Putri, kita sudah sampai", jawab Yudo, namun tak menjawab pertanyaanku.

Ia menarik tangan ku menuju pintu masuk, Sampai di dalam ku melihat suasana sangat sepi, ya mungkin karena tidak ada konser apapun jadi sepi, lalu mau apa kita kesini?
Dan Yudo membawa ku menuju belakang panggung di balik tirai di atas panggung. Aku semaki  bingung dan bertanya kepada Yudo, "do, mau ngapain sih kita?"
Ia tersenyum menatapku, "yuk kita wujudin mimpi kita beruda", dan Yudo membuka tirai panggung itu, dan terbuka lah seperti saat aku tampil konser tadi malam. Disitu sudah banyak bapak bapak kekar berpakaian rapih sedang duduk hendak menonton kami berdua.

Aku menatap Yudo.
"Kamu siap?!" Tanya Yudo yang sudah duduk di kursi piano siap memainkan piano itu, aku pun menatapnya sambil menutup mulut ku karna terkejut.

Ku lihat seperti sebuah taman yang sangat luas, dengan bunga dan kupu kupu beterbangan, mengelilingi kita, terasa bebas, ringan, dan semua begitu terasa hampir tidak nyata, dentingan piano dari tarian jemari Yudo, mengiringi nyanyianku saat itu,

"Silent night..... holy night..... all is calm.... all is bright... round yon virgin mother and child....
Holy infant so tender and mild.... sleep in heavenly peace....
Sleep.....in....heavenly....peace.......

(24 desember 2012)
"Saya mohon pak, ijinkan saya untuk keluar tanggal 26 saja, saya mohon pak, saya ingin bertemu seseorang, saya ingin sekali menemuinya, saya mohon!" Kata Yudo memohon.

"Silent night.... holy night.... son of God.....

(27 Desember 2012)
"Maafin aku ya shel." Katanya sambil memelukku.
Aku tak lagi bisa menatap nya, ku berlutut terjatuh dan dia memelukku erat dalam jeruji besi ini.

"Love's pure light........

"Tapi itu sebenarnya salahku kan?" Jawabku dalam pelukannya "bukan kamu harusnya yang berada dalam jeruji besi ini. Tapi aku, aku yang menabrak pengendara motor yang ugal ugalan 5 tahun lalu." Jawabku sambil hanya memandang ke arah bawah.
"Ssshhh sudah sudah engga bukan salah kamu" Jawab Yudo mencoba membela ku. Dan terus mengusap kepalaku.
"Nyawa mu menjadi bayaran nya.", jawabku menegaskan perkataan Yudo.

"Radiant beams from thy holy face........

Ku berjalan menyusuri lorong, menutupi wajah ku dengan tangan dan bersandar di dinding lorong itu. Ku mulai menitikan air mata, Bimo mendatangiku di lorong itu dan melukku erat. Sambil menutup kedua telingaku.
"Bernyanyilah, bernyanyilah untuk dia shel" kata Bimo. Ditengah tangisanku ku mulai membuka mulutku dan bernyanyi,

"With the dawn of redeeming grace.........

Jesus.....Lord...and thy birth......

Jesus.....Lord...and thy.....birth........"

"SHELBYYYYYY!!!!!!" Teriak Yudo. Yang sempat kudengar tetapi seketika hilang setelah peluru menembus kepala dan jantungku.
Ku melihat sosok putih menyodorkan tangan hendak mengajakku menuju....rumah Bapa.

Yudo yang berdiri di balik pagar itu berteriak dan menangis melihatku akhirnya istirahat selama-lamanya, dari kejauhan Yudo terus meneteskan air mata dan mungkin saja suratku sudah dibaca olehnya

"Mungkin setelah kamu membaca surat ini, aku sudah mendahului mu bahagia. Maaf ku minta mereka memberikan obat bius pada makan siangmu agar ku dapat menjelaskan kepada mereka. Menjelaskan kebenaran, aku tidak takut, aku sama sekali tidak takut, impian terbesarku sudah kamu wujudkan, kita bersama wujudkan, saat nya ku menjanjikan bintang jatuh untuk mu, kamu tidak boleh menolak, oke? Wahaha. Oia, satu hal yang tak pernah ku ungkapkan, kamu tahu apa?
I love you Yudo Bramantyo. Kapan kapan aku akan menjemputmu, see you soon!"

THE END

SILENT NIGHT IN 25TH OF DECEMBER part 2

Another..........

(10 Desember 2012)

Dear Yudo

Hei yang sibuk mulu di Berlin ya engga kirim kirim surat, hehe.
Apa kabar do? Kangen nih! Kamu pulang kan natal nanti?
Oia aku punya kabar gembira lho, impian ku dari dulu kamu tahu kan?
YUP! Aku bakal nanyi di CYC tahun ini, wow impian semua orang do dan aku dapet kesempatan ini, sungguh keajaiban natal banget! Dan kebetulan kan pas banget tahun ini kamu pulang. Kamu bisa kembali jadi pengiring piano CYC lagi. aaa Yudo bakal ngiringin bie nyanyi! Engga sabar!
Kamu dateng ya hehe aku sudah siapkan tempat untuk mu, bareng sama keluargaku dan Bimo.
Aku juga bakal siapin brownies kesukaan kamu, aku bakal buat dengan cinta. Hihi.
Sampai bertemu ya, engga sabar tanggal 25 nanti. Yey!
See you soon

Your fella! Shelby

(23 Desember 2012)

Aku bersiap siap hendak menyambut Yudo di bandara, aku harus tampil cantik, hehe supaya Yudo kaget, kan 5 tahun sudah engga bertemu, kira kira Yudo jadi seperti apa ya? Apa gemukan? Atau kurusan? Makin tinggi mungkin? Duh bikin penasaran.
Setelah bersiap siap aku segera turun tangga
"BIM BIM! Bimo mana? Aku mau berangkat sekarang nihh" teriakku sambil mencari cari Bimo.
"Iya iya shel jangan teriak teriak d........" jawab Bimo sambil menatap ku heran, "....ong", ia menatapku samakin heran sambil mendekatiku. "Shel, sumpah, asli lu cantik banget hari ini", katanya perlahan sambil memandangiku. Aku yang menjadi takut langsung menoyol dahinya.
"EH!sadar wey bengong aja, ini kan hari special, Yudo bakal pulang, aku harus tampil beda dong wahaha gimana gimana oke kan?", kataku menjawab Bimo.
"Oke oke kok oke banget, cantik, sip deh!" Jawab Bimo sangat mantap semakin meyakinkan ku dan siap untuk bertemu kembali dengn Yudo.

Kami segera keluar rumah dan memasuki mobil Bimo. Kami menuju bandara Soekarno Hatta. Mobil kami melaju tidak terlalu cepat namun tidak juga lambat, dan ku merasa sikap Bimo sedikit canggung, ia menjadi lebih diam dari biasanya. Dan sesekali menatapku misterius gitu,
Aku melihatnya juga dan mulai merasa tidak nyaman,
"Eh! Bim, ada apa sih? Kok kamu liat aku begitu banget? Kan serem", tanya ku dan membuat Bimo sedikit terkejut.
Ia pun langsung membuang pandangan dariku dan melihat kembali ke arah jalan,
"Ah engga, beda aja lu hari ini, lebih dewasa keliatannya. Hehehe"
"Oh ya? Bagus dong! Pasti Yudo suka deh ya?"
"Wahaha sekali kali napa lu bales pujian gua tub Bimo, jangan Yudo terus dong", katanya sedikit menyindir.
Kami pun tertawa bersama.

Bandara Soekarno Hatta

Aku berdiri di dekat pintu keluar nya, aku sesekali melihat ke arah dalam kalau saja Yudo sudah landing. Dan Bimo yang duduk tak jauh dari situ sesekali berdiri dan berjalan mondar mandir. Ap mungkin pesawatnya delay ya? Yudo sama sekali belum kasih kabar.

Sekitar 2 jam kami menunggu Yudo yang belum kunjung datang, kemana ya Yudo? Dan akhirnya pikiran negtive ku pun mulai bermunculan,
Apa dia ketinggalan pesawat?
Atau dia di jahatin di hipnotis?
Atau dia engga jadi ke Jakarta hari ini?
Aduh Yudo kamu dimana?

"Shel, kita pulang saja yukkk" udah hampir 5 jam kita nunggu Yudo nih, aku mulai ngantuk shel.", kata Bimo, dan aku berbalik menatap nya dengan lesu.
"Yudo kemana ya Bim?"
"Aku juga tidak tahu nih kamu di kabarin nya memang gimana?", tanya Bimo kepadaku.
"Entah lah sebenernya dia engga kasih kabar jm berapanya.

Kami berdua menghela nafas.
"Yaudah Bim, mungkin saja dia sudah di rumah, tadi kita yang telat dateng, atau pulsa nya hbis jadi tak bisa mengabari kita, positif ajs dehhh yuk Bim, kita pulang?", kataku sambil menatap Bimo yang sesekali memejamkan mata karena mengantuk.
"Oh iya iya shel sorry aku ketiduran nih, aku ngsntuk sekali,", kata Bimo,
Dan kami pun meninggalkan bandara itu. Dengan perasaan....sedikit kecewa.

(25 Desember 2012)

"Maaaaa, Yudo mana!? Dia sama sekali eengga kasih kabar setelah dia terbang dari Berlin. Aku khawatir ma, aku gugup, mana 3 jm lagi aku tampil, maaaa!" Teriak ku smbil memeluk mama karena aku sungguh tidak tenang, malam ini malam penting buat aku, ku ingin natal tahun ini berbeda, super special, aku bernyanyi di CYC 2012, pati jadi natal terbaik.
Semestinya....

(Malam hari menjelang konser natal.)
Aku mondar mandir dengan high heels yang lama lama membuat sakit kaki ku ini, Bimo yang sesekali mencoba menenangkanku
"Shel shel  lu tenangin diri dong shelm bentar lagi kan lu tampil, lu harus fokus shel calm down" katanya sambil mengikuti langkah ku yang masih saja mondar mandir.
"Engga bisa bim, ini udah jam berapa? 15 menit lagi aku tampil tapi Yudo belum dateng dateng juga."
Aku yang semakin panik sudah tidak bisa di tenangkan lagi bahkan Bimo masih terus mencoba menghentikan ku dan tiba tiba dia memeluk ku.
"Sudah shel, kalau pun dia engga datang kamu harus tetep tampik maksimal, jangan marah jika dia engga datang, aku bakal tetep booking tempat duduk dia kalau saja dia datang, tapi ini kesempatan besar awal karir kamu, kamu harus bisa nyanyi dengan maksimal, aku yakin suara mu bisa sampai ke telinga Yudo dimana pun dia berada, oke? Dont panic", katanya sambil memeluk dan mengusap belakang kepalaku. Aku yang tidak bisa membalas pelukannya hanya terdiam, dan ku rasa cara nya lumayan manjur, aku merasakan sedikit lebih tenang, ketegangan seluruh tubuh ku perlahan mereda.
"Makasih ya bim, makasih, lu emang the best palls buat gua". Dan ia pun melepaskan pelukannya dan kami di kagetkan dengan panggilan dari eo acara itu.
"Shelby febiola, 5 menit lagi ready!"

Aku pun terkaget dan menatap Bimo panik.
Dia pun tersenyum, "udah jangan panik, kamu malam ini udah cantik, kamu harus nyanyi dengan suara mu yang cantik itu juga! Oke!" Kata Bimo semakin menyemangatiku,
Aku pun langsung merasa mendapat kekuatan.

Sekilas flashback 6 tahun lalu ketika ku duduk di bangku penonton di acara CYC 2006, Yudo memulai percakapan saat konser dimulai..
-Shelby?
Ya do?

-Apa harapan natal terbesarmu?
Harapanku?

-Iya.
Kalau aku ya do, aku mau nyanyi di panggung itu. Panggung CYC di hari natal. Kalau kamu do?

-Hm, kalau kamu bernyanyi, harapanku aku  bisa mengiringi  kamu juga di panggung CYC.
Jadi, kita bakal 1 panggung?

-Iya shel. Kita wujudin sama sama yuk! Mau engga? Kalau umur kita sudah cukup kita persembahin di malam natal.
Iya Yudo,

Dari balik tirai yang akan terbuka, aku harap aku melihat wajahmu...
Yudo, aku harap kamu bisa mendengarku bernyanyi malam ini,

Tirai pun terbuka dan penonton yang sudah memenuhi bangu, juga sorot lampu yang tertuju kepadaku, membuatku seakan akan tak bisa melihat bangku penonton karena sorot lampu saat ini.
Suara tepukan tangan mengawali nyanyianku....

"Silent night............
Holy night..........
All is calm.....
All is bright.......

Ku melihat ke arah pemain piano, Yudo?
Ku melihat banyangan Yudo yang sedang memainkan piano mengiringiku, mataku mulai berkaca kaca, ku melihat bangku Yudo yang sudah disediakan Bimo masih saja kosong. Emosiku pun meluap ku nyanyikan terus lagu ini

Sleep in heavenly peace.... sleep in heavenly peace........

Saat sesekali ku melihat kearah bangku itu, ku lihat bayangan diriku dan duduk bersama Yudo di sampingku diriku yang dahulu mengagumi tempat ini, tatapan Yudo kecil, yang begitu terpesona melihat ku yang sedang bernyanyi disini, mataku semakin berkaca kaca, hampir tak kuasa menahan bendungan air di mata ini....

Silent night.........
Holy night.........
Son of God...........
Love's pure light..........

Ku semakin meluapkan emosi ku di atas panggung ini, dengan harapan Yudo mendengar suaraku dari sana, dari manapun dia berada...
Dan tak kuasa lagi, air mataku pun jatuh di tengah nyanyian ku, mengingat Yudo, mengingat impian ku yang sudah terwujud....
Air mata segar melewati pipiku...

....Jesus...Lord and thy birth..........
Jesus... Lord and thy birth..........."

Seketika langsung terdengar suara tepukan tangan dari seluruh penonton dan ku masih menatap shock dengan air mataku yang masih membasahi pipiku, ku liat bangku Yudo yang tetap kosong saat itu, ku liat Bimo dan keluargaku bertepuk tangan dengan meriah dan menunjukan raut muka penuh kebahagiaan. Membuatku luluh dan membuat jantungku berdebar debar.

Tepukan tangan yang semakin meriah memecahkan pandangan ku, semakin dan semakin membuat tubuh ini berat. Jantungku berdebar semakin kencang.. seketika muncul bayangan senyuman di pikiranku...
Yudo...

Seketika pandangan ku gelap dan aku pun terjatuh di atas panggung...

SILENT NIGHT IN 25TH OF DECEMBER

Another Short Story..........

DIINNN.....,! DIIINNN!!!
Ku membuka mata ku melihat langit yang begitu cerah, lalu ku membuka mata kembali ku melihat seseorang menggendongku, ku membuka mata kembali ku melihat lampu sorot yang terang dan beberapa orang memakai masker, ku membuka mata kembali.... ku terbangun di kamar ku. Mimpi yang aneh. Aku memegang kepalaku karena seketika terasa pusing, terlalu banyak tidur nih.

Aku langsung menggapai telepon genggam ku. Ku ingin menghubungi Yudo.
Dan di percakapan saat itu membuat ku sangat tersentak,

"Maaf banget ya bie, but I gotta go"
"Tapi besok adalah malam natal, kamu engga bisa cancel sampai tanggal 25 aja? Do?"
"Engga bisa bie, pesawat nya udah dipesenin sama mami"
".................."

Dear Shelby..

Maaf sebelum nya memang aku mendadak begini tanpa menemui mu dulu.
Aku memang harus pergi, mamiku pun sangat mendadak memberi tahuku, aku baru tahu tadi malam, mamiku mengirimkan ku ke berlin untuk lanjut study.
Ingin rasanya aku bermalam natal bersama kamu, ingin rasanya aku menolak permintaan mami ku.
Tapi aku engga bisa.
Tenang, aku engga akan lama, 5 tahun lagi aku balik aku pasti sudah sukses dan bisa membuatmu bahagia.

Your lovely friend,
Yudo.

"Do, kenapa mendadak sekali? Kita bahkan engga sempet bertemu gini, hanya melalui telepon...."

(2 Tahun kemudian)

"Hei shel, kenapa sih lu bengong?" Tiba tiba terdengar suara cowok mengagetkan ku,
"Eh! Iya do! Maaf.." jawabku terkejut
"Do? Yaampun masih aja mikirin si Yudo kampay itu", balas cowok itu dengan sedikit nada jengkel.
"Walah! Iya maaf mo, aku kecoplosan aja kaget hehe" jawabku sambil mengusap usap belakang kepalaku.

Dia bimo, temen sekelasku yang sudah lama dekat, orang orang bilang sih, bimo itu charming, matanya bagus, hidung nya mancung, dia juga pintar, tapi yang paling dia takutkan adalah, wanita. Kenapa? Karena dia selalu di uber uber wanita, mau temen kelas, atau satu kampus, cabe, tante, sampe oma oma. Dan kenapa ia tidak takut kepadaku? Ya, karena mungkin aku satu satunya cewek uang tidak mengejar dia.

"Mo, kira kira Yudo lagi ngapain ya disana?" Tanyaku kepada Bimo.
"Hm, mungkin dia lagi mesra mesra an sama bule cantik? HAHAHA!!!" jawab dia dengan nada menggoda dan meledek.
Aku langsung menatapnya tajam
"Ah kamu mah, bukan nya menyemangatiku, malam ini kan malam natal, aku lagi nunggu surat dari dia kaya tahun lalu nih, hehehe pasti nanti saat pulang kerumah surat dia udah ada di kamarku"
"Ya namanya kan pendapat lagian mana gua tahu dia lagi ngapain. Berlin kan jauh engga di batesin pake pintu doang, tapi pake benua." Jawab dia dengan mengerutkan dahi.
Aku pun hanya memandangnya sambil menghembuskan nafas.
"Lagi pula ya shel, dia kan cuma temen lu, berarti dia deket sama cewek disana itu wajarkan?" Lanjut Bimo
"Iya sih mo, aduh ucapan mu membuatku semakin khawatir aja, duh Yudo itu udah kaya artis sih dulu di SMA, sedangkan aku tomboy"

Aku memandangnya kembali sambil mengangkat bahu.

(Malam Natal, 25 Desember 2009)

Dear my Shelby..

Hei, apa kabar kamu? Selamat Natal! FELIZ NAVIDAD!
Seketika aku keinget setiap malam natal biasanya kamu membawakan ku brownies bikinan mu yang super enak itu. Sayang, disini tidak ada yang seperti bikinan mu, kirimi aku dong hehehe.
Duh kamu juga biasanya malam natal udah bareng sama keluargaku kita pesta sampe larut. Nonton film di ruang keluarga sampai akhirnya semua tertidur hanya kita berdua saja yang masih bangun. Lalu kita keluar ke balkon ngeliat langit di malam natal yang bener bener indah.
Bahagiamana di sana? Malam disini sungguh sepi, begitu ramai tapi masih saja aku merasakan kesendirian.
Ah sudah lah, sebaiknya kamu berbahagia malam natal ini. Oke?
See you soon!

Yudo.

Aku membaca dengan perlahan dan cermat lalu aku teriak.
"Aaaaaaaa! Bimo!! Liat nih surat dari Yudo! Aduh aku makin kangen deh sama Yudo!" Kataku dengan sedikit histeris.
"Weleh weleh ada yang seneng amet nih! Malam natal nya jadi indahkan kalau dapet surat dari Yudo itu? Wahahaha", jawab Bimo ikut senang.
"Iya dong pasti itu... Yudo Bramantyo... kita pasti bakal berjumpa lagi", balas ku.
"Sssstttttt, film ny lagi seru tahu, kamu berisik banget sih shel" kata mama ku yang pandangan nya hanya tertuju pada layar televisi.
"Hehe oia maaf maf ma, yuk lanjut nonton" jawabku.
"Wahaha, sukurin makanya jangan heboh sendiri", kata Bimo.
Aku menoyol kepala nya lalu tertawa kecil, lalu kami melanjutkan menonton film.

Malam ini aku, Bimo dan keluarga ku malam natal bersama. Sungguh indah rasanya bisa spending time di waktu natal bersama keluarga sederhana dan sahabat terdekat, hanya saja....
Andaik kamu disini, Yudo.

Ditengah tayang nya film.....

"Hei shel." Tiba tiba Bimo angkat bicara di tengah film yang sedang tayang.
"Hm?" Tanya ku.
"Apa malam ini kamu bahagia?" Tanya nya kembali membalas pertanyaanku. Aku menundukan kepala dan ku melihat kedua orangtuaku juga adik ku yang sudah saling terlelap. Hanya tinggal Bimo dan aku yang masih terbangun.
"Ya... sebenarnya harusnya bisa menjadi malam yang indah. Hehe" aku melihat Bimo dengan tatapan yang berubah air mukanya "eh jadi engga enak gini suasana nya, engga apa kok cuma, aku pengen ada Yudo."
"Yeah, i got it, 3 tahun lagi, tenang ya shel", jawab Bimo sambil merangkul ku dan mengusap bahu ku untuk menenangkanku.

(2 tahun kemudian)

Aku berlari menyusuri koridor itu sambil mencari cari ruangan tempat ku beraudisi.
Oh iya aku hampir lupa, hari ini adalah hari audisi aku untuk yang ke 3x nya semenjak 3 tahun lalu aku sudah mengikuti untuk audisi menyanyi ini tapi selalu engga ada call back ya alias engga lolos.

Knock knock....
"Iya silahkan masuk", jawab seseorang dari dalam ruangan itu.
"Maaf saya telat, apa audisinya masih dibuka?", tanya ku dengan nada sedikit khawatir.
"Maafsekali dik, audisinya baruuu saja tutup.", jawab seorang juri yang sedang duduk disitu.
"Yah, sayang sekali, tapi saya mohon paling tidak ijinkan saya bernyanyi, ini saat saat yang selalu saya tunggu setiap tahunnya". Kataku sambil menekati meja juri itu dengan nada memohon.
"Hm, tapi kemungkinan nya akan kecil tidak apa kah? Silahkan"
"Aah makasih terima kasih sekali,", jawabku sambil menjabat tangan nya dengan semangat. Setelah itu mereka bersiap dengan kertas penilaian nya dan aku menuju ke posisi ku.

Sore harinya dirumah..
"Hei shel, jangan bengong terus kenapa sih!", seketika Bimo menepuk dahi ku dan membuat ku langsung tersadar karena sangat terkejut.
"BiIM! kenapa sih kamu selalu aja ngagetin aku, lama lama aku bisa kena serangan jantung kali", jawab ku sedikit jengkel.
"Duh neng, lagi PMS ya? Jutek banget, ada apa sihhh?"
"Aku telat lagi tadi pas audisi, jadi au deh hasilnya gimana, tadi aku engga di kasih surat call back, yaudah mungkin tahun depan lagi." Jawabku sedikit kecewa.
"Ckckck, yaampun sabar sabarr kamu shel, masih banyak kesempatan kok. Tetep semangat! Kalau kamu engga di panggil, lalu aku dapet surat pa dong dari kotak surat rumah kamu tadi di depan?", tanya nya sambil menyodorkan surat bertuliskan Christmas Youth Concer 2012 "Love in the Shining Tree".
Mataku terbelalak! Dan langsung merampas surat itu, dan langsung membukanya.
"BIM...!" Sambil ku berteriak.
"Apa isinya shel aku penasaran!", tanya nya sambil memegang dadanya sangat penasaran.
"Aku langsung isi concer nya! Tapi aku dapet nya tahun depan, dan kata surat ini, untuk kegigihan dan bakat yang luar biasa!!! I GOT IT! I DID IT! Yeaaahhh Thanks God!". Jawabku sambil melompat ke arah Bimo dan menari nari sambil menciumi surat ini!!
Aku akan bernyanyi di CYC 2012!

Kamis, 25 Desember 2014

KETIKA HATI ANGKAT BICARA

Seketika, saat aku termenung di kamar, hatiku mulai mengetuk. Lalu ku mulai pembicaraan di malam ini....

Hei, there's something new! You know what?

What?

No? I do make up!!! Yeppey, for the first time, glad to do this.

It's not that good, ren

Hah? Kenapa?

Ya, kenapa kamu tiba tiba do make up gitu?

Engga apa-apa, hanya iseng, dan mau jalan sama temen db hehe pengen rapih aja.

You sure? Jujur sama aku.

Oke, ya waktu itu seseorang ada yang menyarankan, begini "kalau kamu jalan sama aku itu dandan, biar enak diliat nya kan sama orang orang juga." Gitu.

Yup aku yakin, kamu kemarin dandan juga karena saran itu kan?

Engga kok serius, engga juga sih, eh ya ada benernya sih, iya deh. Sedikit keikut. Kaya sadar aja mungkin engga ada salah nya mencoba kan?

Kamu nyaman?

Nyaman kok

Beneran?

Iyaaa kamu mau ngomong apa lagi?

Oke aku ikut aja. Bagus sih menurut aku, keputusan mu untuk memoles diri seperti itu.

Ya, aku juga mikir begitu, tahu engga? Sampai sampai pas mau berangkat kan aku lagi di tempat saudara, soalnya dijemput guido di situ, eh mereka kaget lho aku dandan, aku pikir aku aneh banget dandan, aku juga awal nya malu malu gitu, karena mereka tahu sifat dasar ku itu tomboy, dan ya......seadanya aja penampilannya.

Nah kan, jadi sebenarnya kamu nyaman engga? Hayo

Iya nyaman kok, beneran deh, aku anggep itu adalah komen positif. Karena mereka terkejut. Hihi.
Tunggu, memang menurut kamu gimana?

Aku sih saranin kamu untuk yaaa jadi dirimu yang paling nyaman aja gitu. Kamu engga perlu tunjukin ke dia kalau kamu cantik karena dandan, toh dasarnya semua cewek itu cantik kok, sebelum mereka menemukan make up. Hehe

Lalu kenapa?

Ya...aku tahu banget kamu itu minder kan sama dia yang kenal sama cewek tuh makeup an semua, cantik cantik, termasuk his ex itu cantik cantik dan jago dandan, sedangkan kamu? Kamu teknik, sibuk, susah cariwaktu buat rawat diri, gitu gituuu aja. Yang ada paling kamu diketawain sama mantan atau temen temen dia yang milih cewek kaya kamu yang....biasa aja gitu tomboy lagi.

Jadi, bagaimana? Ya memang para mantan nya cantik ku lihat.

Jadi kamu maksudnya mau ngalahin atau nandingin mereka gitu? Nunjukin kalau kamu juga bisa secantik mereka dan berdandan? Gitu?

Ya, engga gitu juga sih. Lalu gimana?

Ya kamu engga akan bisa nandingin mereka dengan muka kamu, kamu engga akan bisa melawan dengan penampilanmu.

Hm.... kenapa ya? Tapi aku juga mau dibilang cantik, tapi aku di foto selalu fail.

Nah itu dia ren, kamu sadar kamu engga pake iphone, ipod, tongsis, fisheye, slr, dan seperangkat alat foto itu deh, sadar itu. Selain engga dandan, hasilnya juga.......engga bagus kan?

Tapi aku minder kalau foto sama cowok aku, karena ya kenapa ya hasil fotoku sama dia engga pernah bagus? Dan begitu mereka melihat cewek lain atau mantan nya atau temennya foto itu hasilnya selalu bagus. Kan aku minder juga kalau diliat temen temen dia. Malah pernah dibilang selera cowoku tuh rendahan, like me.

Ya sudah itu kan hanya foto, walaupun memang aslinya cantik tapi tetep aku engga pernah menyetujui kamu buat maksain seperti itu.

Tapi kalau aku kehilangan cowok karena engga secantik cewek lain?

Ya bagus.

Bagus!!!?

Ya iya lah, kamu mau nanti kamu jadi barbie barbie an? Tahu kan maksudnya

Ya engga mau lah.

Yaudah kamu biarin semua itu ngalir sesuai dengan hati nurani mu, kamu besok mau berubah ya berubah karena dirimu, bukan suruhan orang lain.

Ya tapi sekarang aku udah kehilangan, karena aku membosankan.

Ya memangnya kamu yakin kamu ditinggalkan karena wajah yang membosankan?

Eng....ga tahu sih.

Tapi ini jadi suatu pertanyaan deh, kan kamu udah selesai sama dia, lalu kamu berdandan, apa engga menyinggung perasaan dia? Kesan nya kan.....

Nah itu dia, terkesan seperti meledek yakan? Setelah selesai baru mau dandan, ya keliatannya begitu, padahal engga kok, saat dulu dia menyarankan itu aku suruh dandan di lain hari kalau jalan, okelah, aku pikir engga ada salahnya kan mencoba penampilan lebih rapih? Toh untuk kebaikanku juga.

Ya lalu?

Nah itu diaaa, bahkan setelah dia menyarankan seperti itu, kami sudah tidak pernah jalan bareng lagi, jadi aku tidak ada kesempatan buat nunjukin ke dia kalau aku bisa kok dandan. Engga ada. Dan kemarin kebetulan baru bisa jalan lagi, dan sama temen SMP, coba aja gitu dandan, hasilnya kaya apa sih, gitu lho.

Jadi, intinya gimana?

Sudahlah. Aku engga terlalu mentingin soal mukaku, begini lah, naturale, matter the most.

Alright, Kamu bisa, melawan mereka selain menggunakan wajah dan penampilanmu. Kamu bisa memulai dari kebaikan, atau sifat, atau otak, atau hobi, atau apapun. Masih banyak hal ren. Masih banyak. Tetep semangat! Inget jangan lagi lakuin hal itu, kamu ya engga cantik ya udah engga cantik aja, engga apa apa, Tuhan engga marah kok. Semua orang ninggalin kamu karena kurang cantik, tapi Tuhan selalu sama kamu, kamu tak sendiri.

Oke, i got that. Thanks.

Tetap menjadi laurentia tricilya cascarine ya.

Ya, aku laurentia tricilya cascarine.

Sabtu, 20 Desember 2014

TEAR DROP STONE

Lagi, mengapa harus dan kenapa kembali terjadi.
Aku masih tidak mengerti Tuhan, sebenernya ada apa ini?
Apa yang sungguh engkau rencanakan? 
Aku selalu meyakini bahwa pasti ku kan lihat pelangi kasih-Mu. Ya aku yakin...

Tapi....rasanya sakit sekali, sakit untuk kembali mengalami ini, apa semua cowok sudah mati rasa? Apa aku harus menjadi orang jahat dan kalau perlu aku sakiti hati mereka sampai paling terdalam Tuhan?
Aku bukankah tipe wanita yang mudah untuk jatuh cinta atau bergonta ganti pacar, atau yang mudah melupakan.
Mendengar kalimat itu kembali rasanya aku ingin menonjok wajahnya, memukulnya, berteriak di hadapannya.
Apa gunanya semua kalimat meyakinkan dia? Jangan kan dia ingkar kepaku, kepada teman temannya pun, apa dia sudah melupakan semua ucapannya? Tuhan, tolong, Tuhan. Aku sudah kuat kok aku sudah sangat kuatt untuk hadapi semua itu, yang membuat aku selalu siap kapan pun saat nya aku akan di tinggalkan.
Tapi hanya saja... aku ingin serius Tuhan, aku ingin benar benar menjalani semua itu.

Di saat sedih, saat bahagia, saat sehat, saat sakit, saat tertawa, saat menangis, saat berwarna, saat hitam putih, saat berjaya, saat terjatuh. Aku ingin menjalani, aku ingin sekali menjadi dampak positif untuk seseorang, mungkin diriku yang terlalu kaku dalam menjalani, yang membuat kadang tak terasa romantis yang membuat mereka semua pergi begitu saja.
Yap Tuhan, memang tak ada kata kembali bersama masa lalu, tapi aku juga tak ingin kembali menangis setiap kali menambah masa lalu ku.
Ku ingat hari jumat lalu. baru saja kami bertemu, merayakan natal bersama, dan sejak awal kami bertemu sampai kedekatan ku bersama dia yang mungkin bisa dihitung karena memang kami belum lama menjalin bersama, tapi rasanya ini yang paling sakit Tuhan, dari semua yang sudah berlalu, inilah yang membuat aku benar benar mati rasa, hasrat ku untuk menjalani semua nya seakan akan di rampas dan rasanya aku hanya ingin diam, di ruang kosong bersama Engkau dan ku paksa untuk menjelaskan maksud semua kejadian ini.

Melihat nya saja aku ingin sekali, ingin sekali menyakitinya, tapi sampai sedekat iniii pun jarak beberapa langkah, rasanya dia tak bisa ku gapai.
Dan tempo hari, saat semua ini berakhir ku tak bisa berkata apa-apa. Kalimat terakhir dia yang begitu ringan, seakan akan mengiris semua lidahku sampai sampai aku tak bisa lagi banyak berbicara.
Saat pulang, aku memandang lampu kota berusaha untuk sejenak berfikir keras apa yang membuat semua ini terjadi lagi dan lagi? Apa aku yang kurang cantik? Atau kurang mempercantik diri? Sehingga membosankan?
Atau apaaaaaa! Kenapa aku tak bisa mendapatkan jawaban itu, selalu, se la lu. Menggantung pergi dengan banyak tanda tanya tersisa di kepala ini.

Dan akhirnya emosi ku meluap di atas mesin beroda dua ini. ku menangis, menangis bukan karena berakhir nya hubungan ini, tapi kenapa kejadian ini tak pernah berakhir? Mengapa aku hanya bisa memandangi teman teman ku?
Mengapa mereka bisa selalu bersama orang yang mereka ingini untuk bersama? Mengapa mereka bisa mendapatkan laki laki yang setia? Mengapa? Mengapa aku tidak?
Aku engga pernah menuntut pasangan ku untuk merubah diri nya, kalau memang itu tidak merugikan dirinya. Ku selalu berusaha fokus hanya kepada dia.
Ku memang terlihat dekat dengan banyak teman khusus nya cowok tapi aku tahu pasti, tahu dengan pasti siapa pemilik hati ku dan siapa yang ada di hatiku. Aku tahu.

Tapi, Mengapa?

Kamis, 20 November 2014

UN-REPLIED MESSAGE

Another Short Story..........

"PING!!!"
"PING!!!"

pagi pagi pukul 3 aku mencoba menghubungi nya.

"PING!!!"
"PING!!!"

Beberapa kali aku kembali memanggil manggil nya.
Tapi tak kunjung ada jawaban, aku menghela nafas sambil menarik selimutku, mencoba kembali tidur karena terbangun akibat mimpi buruk yang baru saja aku alami.

Aku menarik selimut ku lebih lebar menutupi seluruh tubuhku, tiba tiba suatu suara mengagetkanku.
"KRIIIIIIIIIIIING!!!!!!!!!!"
Aku melonjak teriak, "TIOOOOOO!!!!!!!" Dan tiba tiba aku tersadar dan menutup mulut ku dari reflek teriakan tadi.
Aku melihat sumber suara itu yang berasal dari hand phone ku, aku melihatnya dan ternyata Tio menelefon aku.
Aku segera menggapai hand phone ku dan mengangkat telfon itu.

Hallo hallo, chelsea! Ada apa sayang kenapa kenapa kamu terbangun?

Aku mendengar suara nya lengsung menenangkan diri aku,
"Aku mimpi buruk Tio, aku takutt"

Oalah chelsea kamu mimpi apa, udah ya jangan takut, aku disini kok

Sungguh merepotkan memang keadaan seperti ini, aku jadi engga enk sama Tio tapi disisilain aku memang membutuhkan dia, setiap saat. Dan dini hari itu aku di tenangkan dia menemaniku sampai aku tertidur di tengah perbincangan kita lewat telefon genggam ini.

5 bulan kemudian.

Pagi, 7.12 a.m
"Tio, kamu sudah sampai sekolah? Kabari aku ya?" D

Hari ini aku tak dengar kabar dari dia biasanya setiap pagi ia tak lupa untuk mengucapkan selamat pagi, oia mungkin saja dia kesiangan yaa? Aku berpikir pikir dalam hati.
Ditengah hari sekolah ini, aku kembali melihat hand phone

Sent 7.12 a.m
"Tio, kamu sudah sampai sekolah? Kabari aku ya?" R

aku melihat pesan ku sudah di baca, tetapi kenapa tak di balas ya? Aku belum sempat mengecek lagi karena masih di tengah pelajaran.
Di jam istirahat aku coba cek lagi, dan ternyata masih belum dibalas tapi sudah di read.
Aku coba b0hubungi dia lagi.

Sent 12.32
"Tio, kamu sudah makan kah? Selamat makan ya! Jangan lupa doaaaa!" D

Aku kembali melanjutkan aktifitasku yaitu makan siang sama teman teman.

3.40 p.m
Pulang sekolah ini aku juga belum melihat batang hidung nya sama sekali. Hm? Dia kemana ya?
Aku mengecek hand phone.

Sent 12.32
"Tio, kamu sudah makan kah? Selamat makan ya! Jangan lupa doaaaa!" R

di read? Tetapi kenapa tak kunjung ada balasan ya?
Hm, aku coba tanya.

Sent 3.47 p.m
"Yo, kamu dimanaaa?" D

Aku coba hubungi dia terus menerus karena rasanya.....ada yang aneh aja gitu.
Sent 3.48 p.m
"Hehehe, aku udah selesai nih, kamu ada tambahan?" D

Tak lama dia membalas dan membuatku terkaget.
Sea, kamu dimana? 3.50 p.m

Aku dengan senang karena akhirnya ada balasan aku balas secepat kilat.
Sent 3.50 p.m
"Aku masih di lantai 3 nihhhhh di kelas heheheheh!" D

.......................

sekitar beberapa jam aku menunggu kembali balasan nya, tak kunjung ada.
Hm? Dia ada dimana? Pikiranku mulai lari kesana kesini, ngerti kan maksud aku? Aku udah mikir dia ini dia itu dia dimana dia sama siapa dia ngapain dansebagainya sampe sampe aku udah kaya..........whatever.

Sampai tengah malam dia balas pesanku.
Chelsea aku sudah di rumah ya... tadi hp ku mati aku engga tahu eror kenapa hp ku batre nya soak deh. 10.40 p.m

Aku yang sudah setengah ngantuk melihat dan langsung membelalakan mataku karena akhirnya dia ada kabar juga, aku langsung balass saat itu.
Sent. 10.42 p.m
"Iya yoo engga apa kok, oia kamu tadi darimana aja? Kok baru sampai rumahhh?"

Aku abis ngerjain tugas sama temenn sea dia sevel 10.56 p.m

Sent 10.57 p.m
"Oh yaudah yaudah maku ngaso ngaso dulu istirahat oke? Jangan lupa makan yaa, love you!"

Malam itu tak ada lagi kunjungan balasan dari pesan ku.

Hari demi hari aku selalu mendapati hl seperti hari ini.

Suatu Pagi, 7.00 a.m
"Pagiiii! Selamat beraktifitas, semangat! I wuff yuuu!" D

Karena sudah pasrah mungkin tidak akan lagi ada ucapan selamat pagi, aku mengantungi handphone aku dan menemani perjalanan dengan ayahku.

Sore 4.00 p.m
Aku melihat chatroom ku bersama dia.
"Pagiiii! Selamat beraktifitas, semangat! I wuff yuuu!" R  sent 7.00 a.m
"PING!!!" R sent 7.25 a.m
"Aku udah sampe nih, kamu dimana? 5 menit lagi bell lho. Hati hati dijalan!" R sent 7.25 a.m
"Yo, makan bareng yukk aku bawa bekel nih, kamu sudah selesai kelas kah?" R sent 11.37 a.m
"PING!!!" R sent 12.15 p.m
"Kamu dimana? Udah makan belum, aku di kantin nih hehe nunggu kamu" R sent 12.16 p.m
"Hehehe yaudah kalau kamu lagi makan, selamat makan yaaaa! Hehe doa doa!" R sent 12.20 p.m
"Aku makan dulu ya udah mau bell nih takut engga keburu makan, aku makan duluan engga apa kan?" R sent 12.40 p.m
"PING!!!" R sent 12.40 p.m

Aku menghela nafas, dia dimana ya? Apa hp nya rusak lagi? Pikirku dalam hati, mengapa kita satu gedung tapi suliiittt sekali untuk mencarinya?
Aku memutuskan untuk turun dan berjalan jalan sembari nunggu ayahku menjemput.
Aku berjalan menuju warung yang tak jauh dari gdung sekolahku sebut saja warung babe.
Dan dari kejauhan aku melihat sosok seseorang yang sangat tak asing. Bahkan aku sangat mengenalnya.

Tio.......... dia.... minum?

Seketika dadaku langsung sesak, ku tersentak sehingga rasanya kaki ku benar benar lemas. Kaki ku yang rasanya ingin menhampirinya tetapi membatu, mematung manatapnya dari kejauhan.
Aku mencoba memutar balik badan ku dan menjauh dari tempat yang memang terkenal pergaulan yang negative itu dan Tio, yang selalu memberikan banyak kata kata untuk meyakinkan aku bahwa dia engga akan terlibat jadi satu di antara mereka, ku lihat dengan mata kepalaku sendiri, yang aku yakin dia engga sadar bahwasanya aku tadi melihat nya dengan jelas.

Aku terdiam, menatap layar handphone ku yang tak kunjung ada jawaban.
Kenapa dia melakukan itu?
Apa dia sedang setres?
Apa dia sedang banyak masalah?
Banyak beban?
Katanya hl seperti itu datang untuk membuat lebih tenang?
Menghilangkan setres?
Aku sudah bilang, jika dia ada masalah datanglah ke aku, kapanpun itu.... tapi.....
Kenapa yo?

Dirumah. 20.34 p.m
Chelsea, kamu dimana?

Terdengar bunyi notifikasi di handphone aku dan segera aku cek. Tio.... aku langsung balas.
Sent 20.38 p.m
"Dirumah dooong heheheh. Kamu dimana?" D

Dan seketika langsung di read, dan dia kngsung membalas.
20.40 p.m
Aku juga dirumah nih baru sampe sea hehe, oia abis ini aku mau kerjain tugas lagi ya di sevel sama felix..biasa

Sent 20.41 p.m
"Oh yaudah semangat semangatttttt! Oia yo...."

Kenapa?

"Hm, kira kira ada yang mu kamu jujurin?"

Ha? Apa sea?

"Ya. Apa aja yang belum kamu bilang."

Apa sih sea? Aku jadi engga enak gini.

"Yaudah to the point, tadi kamu di babe kan? Ngelakuin suatu hal yang paling aku engga suka, yakan?"

Aku dengan berani mengungkapkan karena dia memancing ku terusss, dan saat itu balasnya agak sedikit kepending, engga tahu dia kenapa dan satu jam kemudian baru balas.

21.56 p.m
Oh itu, iya tadi aku di babe,

Dia menjelaskan semua mua nya dan lumayan membuatku sakit hari, tapi aku menghargai dia mau jujur pada akhirnya, engga menyangkal karena mau sangkal apa lagi? Aku melihat nya langsung.

Malam itu perbincangan kita berakhir disitu, aku ucapkan goodnight ketika ditengah dia sedang mengerjakan tugas dengan temennya di sevel. 23.00 p,m

Esoknya. 6.00 a.m
Aku mengucapkan selamat pagi seperti biasa yang ku lakukan.
Dan eventually, tanpa jawaban.

Di perjalananku sampai hampir tiba di sekolah, terjadi rusuh di pabrik dekat sekolahku. Semua orang ricuh dan akhirnya ada yang menarik ku dari boncengan motor bersama ayahku.  Aku tak sempat berteriak ayahku pun juga berusaha untuk keluar dari kerumunan dan ia tak sadar aku sudah tak lagi duduk di belakang nya.
Begitu berisik dan keadaan benar benar sangat menyeramkan.
Lempar batu dan pukul pukul dengan kayu, handphone yang masih ada di tangan ku aku pencet huruf T untuk  speed dial ke Tio. Dan hp ku pun terlepas karena semua orang saling dorong mendorong.

Aku teriak karena aku terjatuh terbaring, "Tioooooooooooooo!!!!!!"
"Ugh!!" Tiba tiba perutku terinjak dan seketika aku tak bisa bernafas. Perlahan pandanganku mulai kabur dan pada akhirnya seluruh pandanganku menjadi putih.

7.00 p.m
Aku membuka mataku dan aku terbaring masih di pinggir jalan tempat terjadinya rusuh pagi hari tadi.
Dan aku melihat ke sekitar, aku mendapati handphone ku yang tergeletak tak jauh dari ku.

37 missed call, dan 11 new blackberry message.

Missed call dari Tio.
11 new bbm salah 1 nya dari Tio.
"Sayang, selamat pagii!" 7.00 a.m D
"Hei udah sampai mana?" 7.26 a.m D
"Sudah mau bell nihh seaa!!" 7.28 a.m D
"Sea kamu udah sampai?" 8.00 a.m D
"Bales kek sms ku elah!" 8.10 a.m D
"Kamu dimana sih! Kasih kabar dong!" 8.50 a.m D
"Oke deh kalau mau bales balesan karna aku jarang bales pesan kamu, fine." 10.00 a.m D
"Sea, kok aku samper kamu di kelas engga ada? Kamu engga masuk?" 11.34 a.m D
"Kamu makan dimana? Barusan aku samper ke kelas engga ada, makan dimana?" 12.09 p.m D
"Woy sea dimana!!" 2.00 p.m D
"Aku udah engga ada kelas nih, ketemu yuk sebelum pulang" 3.00 p.m D
"Yaudah deh aku balik ya sea, hati hati ya kamu kalau pulang" 3.12 p.m D
"Udah malem nihhh masih juga engga mau bales juga? Okelahh" 6.00p.m D
"Sea, udah dong marah nya, kabarin aku please." 6.40 p.m D

Aku langaung senang sekali..... dan segera membalas pesan nya semuanya dengan penuh semangatttt sambil sembari jalan pulang, wah sudah malam saja ya.
Aku berjalan dan sambil sesekali menelepon Tio, berkali kali tapi tak kunjung di angkat.
Sampai akhirnya aku tiba di ujung belikan rumah, dan melihat di rumah ku yang sudah ramai pengunjung.
Aku mendekat dan semakin terdengar suara tangisan,
Tertulis, "Chelsea Pitaloka, 13 oktober 1994 - 13 oktober 2011, 6.12 a.m"

Aku membelalakan mataku dan menutup mulutku lalu melihat ke arah diriku, dan masih engga percaya akan semua ini. Aku melihat dari luar di meja terdapat kue ulang tahun ku. Dan terlihat Tio yang jatuh berlutut di depan tempat ku tertidur.
"Chelseaaaaaaaaaa!!! Kenapaaaaaaaaa!! Maafin aku iya ini aku balas pesan kamu jangan tinggalin aku chelseaaaaa!! Maafin aku aku lakuin ini untuk hari ulang tahun kamuuu, banguuuuunnnn chelseaaaaa!!"

Melihat itu aku menurup mulutku dan rasanya Aku ingin berlari memasuki rumah ku untuk memeluknya!
Sampasi seketika ada yang menahan tangan ku, aku tersentak dan menoleh ke belakang, seseorang tersenyumm kepadaku.
Dan aku melihat ke arah rumah ku lalu dia mengajak ku untuj pergi dari tempat itu.

Yang tertinggal....pesan yang tak terbalas.
"Maafin aku chelsea, selamat istirahaat dalam damai." 8.21 p.m ................ D...
Delivered...

THE END..........

Sabtu, 30 Agustus 2014

MAGICAL WORD OF "PANDA"

Ahoy bloggers. Wah lelah juga akhir minggu aku ini kenapa ya... karna aku lagi masa ospek tapi di astra sebutan nya ppk, alias program pengenalan kampus.
Lumayan bikin aku engga tidur sih, hari peetama dapet tidur 1 jam lumayan terus harus lanjutin lagi. Oh iya aku lupa kasih tahu aku ppk di polman astra .
Seruuuuuuu sekali engga pernah aku bayangkan begini namanya mos atau ospek gitu, karena waktu SMP & SMA itu mos nya krik banget engga menantang, dan aku belum percaya sama yang di film film sampai di kepang lah di kasih baju super rapih tapi culu, eh ternyata aku alami sendiri disini.
Ppk 2 hari berjalan dengan cukup menegangkan dengan di akhiri maaf maafan gitu dari kaka senior nya beh disitu aku mulai sedih sih karena pasti bakal susah bareng bareng temen beda prodi nya kalau udah fokus di prodi masing masing kan?

Mana nyanyiin lagu Di Polman Astra.
Yang lirik nya
Aku bangga jadi seorang camaba
Apalagi di polman astra
Ku dibina dan ditempa selalu
Tuk jadi maba yang sejati

Disiplin, disiplin adalah nafasku
Kesetiaan kebanggaanku
Kehormatan sgala-galanya
Akan ku junjung selalu

Polman astra!

Sambil buat lingkarang bersama seluruh camaba dan kaka tingkat nya gitu terus jalan melingkar sambil ada yang semangat banget, ada yang joget segala. Momen paling hebat deh! Wahaha

Oh iya lanjut ke topik utama menurut judul yang kalian baca tentang keajaiban kata "panda"
Bukan keajaiban sih tapi ya aku percaya bahwa itu keajaiban.
Jadi kan waktu outbond hari rabu lalu sampai hari jumat kemarin, aku dibagi menjadi 10 pleton seangkatan, aku dapet pleton 9. Awalnya masuk pleton gitu aku rada kurang srek, kenapa? Karena udah engga anak MK pula disitu, berasa asing sih dikit.
Terus pas baris disuruh tentuin nama kelompoknya menggunakan nama binatang, sontak denger itu aku langsung teriak dari belakang "panda!!!!" Terus pada nengok pleton 9, terus aku bilang "eh engga ding terserah kalian aja selow" terus engga lama ageng langsung bilang "yaudah panda aja gimana ini ada maskot nya." Sambil nunjuk tommy, ada gitu anggota pleton 9 gendut besar lucu kaya panda.
Terus disuruh bikin yel yel, aku langsung ajak aja ageng utama karena dia satu kelompok matrikulasi jadi cukup kenal deket.
Terus kita bikin pake nada "naik delman"

Kami klompok panda putra putri polman astra
Datang ke STC untuk belajar besrama
Mengenal memahami diri kita semua
Demi terciptanya masyarakat sejahtera,
HEI! Nda panda panda panda panda panda panda
Nda panda panda panda panda panda panda.

Dan alhasil yel yel kita ngeboming banget sama para panitia outbond, kita pun dinilai menang yel yelnya paling kreatif asik!

Lalu ada lomba pbb ternyata kita menang juara 2, padahal salah lho sempet bilang "stengah lengan lencang kiri" wahahah kacau.

Sesudah itu kita lanjut ke games outbond yang ada 10.
Nah dari awal kita ke magic stick, aku agak heran awalnya magic stick itu bisa turun naik sendirinya, eh tahu sih kenapa karena nya, cuma susah juga atur 10 orang wahahah tapi alhasil kita menang paling cepet di games ini mengalahkan kesembilan pleton lainnya.
Terus ada game yang kita menangkan, jembatan goyang, lalu tali gila, donat gila, menghitung pohon dan mengumpulkan point dengan sumpit. Banyak games kita menangkan juara 1 senang sekaliii! Dan lain nya antara lain, spider webs, membentuk angka, puzzel, masukan paku ke botol, kita kurang kompak banget itu jadi kalah.
Akhirnya grand champion nya kita menangkan,

Aku dan teman teman ku bersorak sorai bergembira gitu deh. Keajaiban banget Pan, kamu tahu kan aku bener bener susah banget ya buat relain kamu Pan. Udah hampir 5 tahun lho. Lumayan lama, andai aku bisa ketemu kamu lagi deh. 5 menit aja, seperti saat kita terakhir ketemu itu 5 menit sudah cukup.
Panda...panda,,. I miss you so badly.

Kalau saja ada sepenggal aku bisa ngeliat kamu. Kalau saja

Rabu, 02 Juli 2014

BEAUTIFUL CREATURE part 3

Another..........

Akhirnya dia mencoba menekan nekan dadaku hendak memopa air keluar dari tenggorokan ku yang membuatku benar benar seperti di cekik keras tak bisa nafas dan terasa sakit. Pelan pelan wajah orang yang memopa itu semakin jelas, dan aku memuncratkan air itu keluar sambil terbatuk batuk.
"Yaampun putriii! Jangan bikin aku khawatir lagi dong!" aku terdiam mengumpulkan tenaga sambil masih terbatuk batuk dan masih shock. Kenapa begini, selalu...air. aku benci air.
Tiba tiba farah dan ka yoga menghampiri aku dan yoga juga farah memandangku penuh khawatir, lalu cowok yang menolong itu menggendong ku memasuki rumah farah dalam hati ku, sambil melihat wajah nya yang sudah basah kuyub
(ka....ka.. saiful....?) Dalam hatiku.

Akhirnya setelah selesai ultah farah, ka yoga dan ka saiful mengantar aku pulang dengan mobil ka yoga, dalam perjalanan tak ada pembicaraan apapun, begitu sunyi. Kami bertiga terdiam.
Sesampai nya dirumah aku mengucapkan terima kasih kepada mereka berdua lalu masuk rumah. Hari yang melelahkan dan mengerikan.

Keesokan harinya tepat hari sabtu. karna libur, aku berencana ingin mencari buku fisika, kimia dan mtk karena mulai sekarang aku engga bakal repotin farah lagi, lagi pula dia udah punya cowok jadi sibuk pacaran terus, dan setiap hari aku di antar pulang oleh ka saiful kan aku engga enak, nolak juga dipaksa bareng, katanya bahaya cewek sendirian. Kami berdua pun mulai akrab hehe.

Sembari berjalan pulang dari toko buku, aku melihat ka saiful mengendarai sepeda melintasi jalanan daerah situ, aku panggil saja,
"Ka saifull! Hei!" Aku berteriak sambil melambaikan tangan, Ka saiful pun menoleh dengan wajah nya yang tampan dan tulus itu.
"Eh kamu putri, sendirian aja?" Jawab nya dengan ramah.
"Iya nih ka saiful, biasa si farah udah punya kecengan baru, aku ditinggal deh huhu." Jawab aku bercanda. Tapi ada benarnya sih,
"Hahaha kamu ada ada aja" ka saidul pun tertawa

Kita pun mengobrol asik sampai sore berjalan jalan dengan sepeda ka saiful.
Setelah mulai lelah, kami pun beristirahat. Kami duduk di sebuah taman, tiba tiba ka saiful ingin ke kamar kecil, dan dia mengatakan banyak hal dan satu hal yang aku ingat pesan dia,
"Jangan kemana mana ya, jaga kereta kuda kesayangan kita ini. Ini yang udah membawa aku buat ketemu kamu, aku mau kita jaga sama sama, oke? Sebentar ya put."
yaudah mendengar itu aku tersenyum dan aku menjaga sepeda nya dengan ketat. Tetapi ka saiful lamaaa sekali engga balik balik, Karna aku bosan lama menunggu, aku melihat lihat sekitar taman dengan sepeda aku tinggal.
Sekitar 5 menit an, aku kembali lagi dan sepedanya tidak ada. Aku panik banget! Aku lari untuk mencari cari nya, ternyata ada yang mencuri dan tanpa mikir panjang aku lari mengejar pencuri kereta kuda kami itu. Tak lama ka saiful kembali dan melihat aku tak ada, ia pun mencari dan melihatku sedang berlari mengejar kereta itu.
Ia pun menyusul berlari di belakang ku sembari memanggil aku,
"puttt!!" Teriak nya.
"Ka saifulll!!" Aku berlari sambil menoleh. "Dia ambil kereta kuda kita! Kita harus dapet pencuri itu!!" Kata aku sambil berlari terus.
Ka saiful berlari semakin kencang "puuttt!!!"......
"Puutt!! Awasss!! Teriak ka saiful kencang.
Saat ingin melintasi perempatan, Aku tak melihat adanya mobil dari arah kanan.
Tabrakan pun engga bisa dihindari. Pandangan ku perlahan buram aku melihat sesosok ka saiful terbaring di sampingku hendak meraih tangan ku dan ka saiful mengatakan
"aku engga akan pernah meninggalkanmu sendirian aku janji, oke?" Aku membelalak melihat senyum ka saiful di tengah darah yang sudah mulai memenuhi wajah nya.
Perlahan pandangan ku semakin jelas. Aku merangkak ke arah nya
"Ka..? Ka...? Ka saiful??!!!" Aku berteriak dan mendatangi dia.
Aku pun duduk memeluk kepala ka saiful yang sudah tak berdaya, ia sempat mengatakan
"Ak...ku...eng...gga..akk..kan..bi..arin...siapp.pa...pun..ngelukk...kain..kamu..uty..oke?..he..he..hhe" kata ka saiful rintih.
"ENGGAA!!!!" Aku berteriak.

Tiba tiba aku terbangun.. hah? aku dimana? Rumah sakit?
Yaampun kepala ku sakit sekali. Aku melihat di sebelah kasur ku, ada banyak sekali bunga mawar ada yang sudah layu ada yang setengah layu, ada yang masih merah, aku melihat ada yang tidur di tangan ku, "far....." aku mencoba membangunkan farah.
Farah pun mulai terbangun,
"far....." lanjutku.
Farah pun akhirnha sadar dan kaget dan segera teriak memanggil dokter dan suster, dan seketika ruangan di penuhi suster dan dokter, farah pun diminta tunggu di luar, dia berlari dan memberi tahu Beberapa orang yang sedang menunggu di luar.

Ternyata aku itu koma dan tidak sadarkan diri 4 hari. Tapi ka saiful?? Mana??
setelah semua selesai aku pun boleh pulang, dan aku di antar oleh ka Yoga, dan farah.
Aku bertanya "farah, ka yoga.."
"Ya uty?" Jawab farah.
"Ka saiful dimana?" Tanyaku penasaran.
"Ka yoga pun karna kaget tak sengaja meinjak pedal rem nya sedikit dan mereka saling memandang.
Aku sangat bingung.
"Hei kok pada diem?" Tanya aku.
Dan mereka pun memutar arah dan mengajak aku ke suatu tempat.

Di sana aku turun dan aku di ceritakan bahwa aku telah membentak dan mengusir ka saiful itu beberapa hari yang lalu tepatnya sebelum hari ulang tahun ku. Aku pun sedih apa benar aku berbuat sejahat itu?

Farah pun lanjut cerita, "pas sebulan lalu lu kecelakaan tabrakan karna mengejar sepeda ka saiful yang di curi di taman saat itu ka saiful lagi ke toilet dan tak kuncung datang setelah tabrakan itu, lu amnesia, lu melupakan 1 memori yang sangat lu sayangi, yaitu ka saiful, sudah beberapa kali gua coba sebut nama ka saiful lu engga ingat, atau lu merasakan sakit kepala luar biasa, akhirnya gua ngenalin lu ka saiful dengan nama ka sefa. ingat beberapa hari lalu? kita pulang setelah kerjain fisika, dia menunggu lu di halte karna dia tahu lu takut di todong pedagang asongan, ingat juga pas ultah lu kemarin lu tercebur dan lu melihat seseorang nolong lu? Yang lu liat ka Yoga ya? Padahal yang menolong lu itu ka saiful, dan ingat dia rapat kerja dan telat datang ke pesta lu? Karna.... itu..." farah pun menoleh ke belakang dan aku pun melihat ka yoga membawa sepeda ka saiful yang udah di perbaiki dan di beri pita pita seperti sebuah kado.

"Itu rencana ka saiful di hari ultah lu, ngasih sepeda itu, tapi...insiden itu terlanjur buat lu marah" lanjut farah.
Akupun berbalik dan berjalan menuju sepeda itu. Aku memegang sepeda itu dan tertunduk,
"kemana aja selama ini aku? Berapa lama aku kaya gini far?" Tanya aku.
"Sekitar 3 minggu uty.." jawab farah.
Ketika aku mengelus, aku merasakan ada ukiran Tertulis di sepeda itu "beautiful creature".
BE A PUTRI & SAIFUL... creature?  Beautiful creature?
Akupun berlutut depan sepeda itu dan menangis di jok nya. Aku sedih...ya aku sedih.....

Sembari aku menaiki sepeda nya dan memulai untuk menggoes nya..
"......pas setelah gua pulang lu marahin gua itu lu memakan buah ya? Pagi nya ketika ka saiful ke kamar lu, tiba tiba dia melihat lu udah terkapar, kami kira kau sudah mati, entah apa yang ada di dalam buah itu, membuat ginjal lu perlahan engga berfungsi, dia kemarin menyelesaikan sepeda ini selama sekitar 2 mingguan dan langsung menyumbangkan...miliknya....kepadamu... 2 hari yang lalu" farah menjelaskan.
Ya Tuhan. Kenapa?
Aku sedang tertunduk dan aku melihat surat di dalem keranjang sepeda itu, aku mengambil dan membacanya.

"Hei putri erlend deo ku dari kayangan, kereta kudanya sudah siap berangkat, kereta kuda paling spesial, kereta kuda yang bakal lindungin kamu dari pisau manapun yang tertajam, juga air yang selalu membuatmu tenggelam, dan mobil tak bertanggung jawab yang menghantam, serta buah yang membuatmu lama terpejam, tugas terbesarku untuk melindungi dan ada selalu untuk kamu udah selesai, maaf aku engga pernah sempet bilang kalau aku sayang banget sama kamu hahaha, tapi tenang aku bakal selalu sama kamu kok, cepet bangun yaaaa!"

The End.

BEAUTIFUL CREATURE part 2

Another..........

Aku melihat ka yoga dihadapanku dia sudah menyelamatkanku.
"Ka Yoga..... makasih ya"

Keesokan nya dirumahku yang masih shock akibat insiden tenggelam itu...
"Gua udah mikirin....kemarin adalah hariii terburukk sepanjang hidup gua!! Ya engga sih far!???" Bentak ku sambil berbaring dikamar.
"Sabarr utyy sabarr, ambil hikmahnya." Jawab farah dengan santai.
"Apa far hikmah nya? Udah anjing bodoh gua itu ancurin kue gua, eh lu bukan nya bantuin malah........ AH sebel! Mana ka sefa juga bahkan engga dateng! Bayangin far pacar sendiri engga dateng!" Aku semakin memanas!
"Yah.. maaf deh soal gu....." mohon farah yang aku potong...
"Udah diem! Mending sekarang lu pulang dulu, gua mau istirahat far. Sorry ya" kata aku sambil memohon dia untuk pulang.
"Yah.. tapi maafin dulu" jawab farah memohon.

Aku pun hanya diam, dan menolehkan kepala engga ingin melihat nya, engga lama farah pun keluar kamar dan aku mengecek tas ku untuk beresin buku untuk sekolah besok. Tiba tiba ada yang jatuh.
Oalah nanas yang kemarin. Ha? Nanas kemaren kan ini?? Kok..
"Lah ini nanas yang kemarin, masih keliatan seger aja, hmm yaudah abisin sekalian. makan ah." Sembari aku makan aku ngedumel mikirin kemarin kemarin dalam hati ("ih...farah nyebelin.... ka sefa juga! yang baik cuma ka yoga huh! Semua nyebeliiin!")
("......... tapi nanas ini enak juga, seger banget!") Akhirnya aku menghabiskan semua nanas itu.

Keesokan hari nya disekolah, aku ada tugas kimia, aduh mentok banget nih! Mana kemaren abis tenggelem makin beraer dah nih otak.
Engga lama farah dateng. Akupun segera menyambutnya.
"Hai farah, cantik ya hari ini. Mau engga *ting ting ting*" kataku sambil menyodorkan buku pr dan mengedipkan mata."
Tiba tiba farah berbalik ke arah ku.
"Ah lu ty pr tugas itu kapan kapan kerjai sendiri kenapa? Yaudah sini deh biar cepet" jawab farah sambil mengambil buku ku. Aku agak bingung,
"Lho lu engga marah kemaren gua bentak lu? Maaf ya soal kemarin far" kata ku memohon.
"Ha? Ngomong apa lu? Kerjaan lu kan marah marah terus tiap hari ke gua hahaha udah biasa kok santai aja udah gua maafin tiap hari." Jawab dia dengan ramah.
"Yeeey! Makasih ya faarrr lu bfffff gua deh!" Akhirnya aku meluk dia bercanda.

Ketika sedang asyik nya farah membuat pr ku. Kita kedatangan tamu, ka yoga.
"Hei lagi pada ngapain nih asik banget kayak nya?" Tanya ka yoga.
Aku pun bingung banget, ini kaka kelas udah mulai sok sksd ya, dalam hati aku.
"Ka yoga? Tumben banget dateng ke kelas kita, ya engga far?" Tanyaku.
"Hah? Maksudnya apa ya ty? Bukan nya udah biasa ka yoga ke sini. Makanya itu otak dipake dong lupa lupaan mulu nih! Hahahaha"
Ka yoga dan farah pun menertawakan ku, apa aku emang pelupa ya yaudah lah.

Sepulang sekolah..
Kok kaya ada yang kurang ya? Tapi apa ya...hm....
"WOI! Bengong aja lu putrii cantik!" Farah menepuk pundakku tiba tiba aku terkejut.
"Astaga bisa biasa aja engga sih far! Ngagetin banget!" Balasku.
"Yaudah deh yukk pulang" farah menarik ku kearah parkiran
"Yaudah yaudah aja lu far, ke arah sana bukan nya mba?" Aku menunjuk ke arah halte.
"Ih lu ah ayo kan biasa bareng ka yoga. Ngapain naik bus?" Tanya dia heran.
"Ha? Naik mobil ka yoga? Emang dia engga apa?" Tanya ku jauh lebih heran.
"Iya udah yuk!" Farah memaksa dan menariku.

Akhirnya kami pun naik mobil ka yoga dan segera pulang.
"Guys, nanti sore jangan lupa ya nonton gua tanding renang tempat biasa oke?" Kata ka yoga memulai perbincangan di mobilnya.
"Wah pasti ka yoga menang lagi deh!" Kata farah dengan nada menyemangati.
Dalam hati ku,(ka yoga perenang? Baru tahu aku. Hm..)

Sesampai nya dirumah aku sangat sangat bingung karna seperti ada yang rumpang gitu, membuat pala ku tiba tiba pusing saja.
Akhirnya aku memutuskan untuk tidur dahulu.

Ketika bangun aku dikagetkan farah berdiri di samping ku.
"PUTRIIIIIIII!! Gila ya lu kebo banget dibangunin susah! Liat jam berapa? Bentar lagi ka yoga tanding! Cepet ayoo lah!" Bentak dia plus panik plus heboh banget.
Aku melihat jam dan aku terkaget langsung lompat plus panik plus heboh banget juga bersiap siap dan segera ke kolam renang tirta perak di daerah pulo perak jakarta timur.

Sesampainya di sana aku melihat ramai sekali ternyata.
Ketika aku melihat yoga tanding, ternyata memang dia jago sekali renangnya. Pantes saja kemarin dia menolong ku di ultah itu.
Pas aku lagi bengong tiba tiba...
"Eh eh far.... itu siapa ya? Kaya sering liat." Aku menunjuk seseorang cowok yang sedang menonton pertandingan juga.
"Itu nama nya ka saiful. Temen kelas nya ka yoga, kenapa? Ganteng ya? Iya emang dia mah super kali lu kemane aja" celoteh farah.
"Apaan sih ganteng ganteng, cuma nanya aja kok yeeeee!" Jawab ku ngeyel.
Dalam hati aku bingung (saiful....saiful.... kaya pernah denger... engga tahu deh)
Akhirnya ka Yoga menang juara 1 wooraayyyy! Pesta makan malam ngerayain kemenangan ka yoga bertiga bersama farah. yippe.
Hari yang menyenangkan!

Keesokan nya disekolah aku minta tolong farah buat kerjain tugas mtk aku.
"Far.. mtk gua..." belum sempet jelasin....
"Aduh sorry ya uty, hari ini gua mesti nemenin ka yoga daftar tanding renang di bogor, mesti berangkat sekarang nih. Sorry ya, lu kerjain aja pelan pelan. Bye" jawab farah dan dia langsung pergi gitu aja.

What?! Sejak kapan mereka deket begitu ish. "Yah yah.. far yaaaaaah itu anak tega bener far.. farrr!" Aku teriak tapi dia engga kembali, yaaah.
Akhirnya di kelas tinggal aku seorang karna yang lain bisa ngerjain dengan cepat dan aku mengerjakan tugas mtk yang segambreng itu pelan pelan aaaaa sedih sekali nasibku.

Akhirnya dari jam 1 bell, jam 5 aku baru selesai. Kriting dah aku.
Setelah kumpulkan, aku menunggu bus. Lama sekali sekitar 1 jam, udah pukul 6 nih. Aku di halte tinggal sendirian.
Tiba tiba ada 1 pedagang asongan mendekat, dan melihat keadaan sudah sepi sekali tak ada orang lain selain aku dia menyodorkan pisau dengan cepatnya ke aku hendak meminta barang berharga yang aku miliki, aku ingin teriak tetapi engga bisa karna saking ketakutan nya, tak lama tiba tiba ada seorang bersepeda datang dan melihat kami, pedagang itu panik dan segera menyembunyikan pisau nya.
"Mas, itu beli tissue 1 dong." Kata orang itu
"Oh iya mas, sebentar ya" pedagang itu menjawab sambil melotot ke arah ku, aku rasanya ingin teriak tetapi engga bisa lalu aku melihat seorang bersepeda itu dan aku sadar itu pernah aku lihat... itu......
"ka?" Kataku.
Cowok itu kaget dan melihat ku. "Kak?"
"Ka saiful?" Kata aku. Sembari ka saiful yang bingung.
Aku sambil memberi isyarat kalau pedagang itu mau celakain aku dan mohon pertolongan.
"Eh kamu yuk naik sini aku antar sekalian kan rumah kita searah" ka saiful pun menanggapi dengan cepat dan membawa aku dari sana plus menyelamatkan ku dari penjahat. Thank God!
Dijalan aku meminta untuk turunin aku.
"Kak kaya nya udah aman nih, aku turun disini aja deh aku bisa kok pulang sendiri, maaf ngerepotin tadi." Kataku memohon.
Ka saiful pun tidak memberhentikan sepedanya,
"udahlah sekalian aja, udah malem juga... putri... putri kan?" Kata ka saiful.
"Kok kaka bisa tahu nama ku?" Aku bingung dan bertanya cepat.
"Ya... kan ka Yoga sahabat ku, kalian dekatkan? Aku tahu kok" aku terdiam dan mengatakan
"makasih banyak ya kak"
"Udah tenang aja mulai sekarang aku engga bakal tinggalin kamu di halte itu sendiri, oke?" Aku semakin terdiam.
Akhirnya selama perjalan aku tidak bisa berkata apa apa. Dan akhirnya sampai rumahdan aku pun engga mengatakan apa apa langsung masuk.

Ka saiful baik juga ya, aku membayangkan di kamar ku sembari aku beranjak tidur.

Besok nya disekolah, farah menghampiri aku dengan cepat.
"Uty uty! Mana yang sakit mana? Cerita sini sama mamah ucuh ucuh ucukkk maafin gua ya uty udah tahu cewek kaya lu mana bisa di tinggal bentar, pasti ada aja yang mau jahatin lu" kata farah sambil bercanda.
"Idiih apaan sih lu!" Aku kaget.
"Eh jangan kira ya solmet lu engga tahu.............." dia semakin serius.
Farah cerita banyak dan dia tahu ini dari ka Yoga dan ka Yoga di ceritain sama ka saiful. Astaga jadi heboh gini, ckckck.
"Udah farrr.., gua engga apa apa kok, liat kan masih utuh" jawab ku.
"Untung ada pangeran saiful ya hihi" farah menggoda.
"Yeh apaan sih pangeran segala" aku agak bingung
"Eh btw nih ya besok jangan lupa lu ye gua ultah! Yang cantik lu awas aja sohib gua engga boleh dandan katro ya." Kata farah melanjutkan topik.
"Hahahaha iya tenang aja kaliii." Oia besok farah ultah ya.
"Oia gua mau kasih tahu lu nih ty........" kata farah berbisik
"Apaan apaan?" Dengan penasaran aku mendekat ke farah.
"Gua udah jadian sama ka Yoga...hihi.." sambil senyum kecil.
"ASTAGA SERIUS LU WEEEHH SELAMAT YA SISTERKU SOULMATE KU CHAIRMATE KUUU!!" Aku melonjak dan memeluk dia. Aku senang sekali. Kutu buku ku akhirnya mengenal pacar pacar an.

Malam pesta ulang tahun farah.
Disitu keadaan ramai banget tetapi dia biasa lah sama ka Yoga aku mendampingi di sebelah nya, aduh sahabat aku akhirnya sudah dewasa sudah punya pacar sementara aku.. hiks jomblo aja nih.

Acara tiup lilin pun dimulai.
"Temen temen.. perhatian! Kita mau tiup lilin ya. Aku mau perwakilan dari putri erlend deo dan yoga marendra buat tiup lilin karna mereka adalah sahabat terbaik ku yang sudah aku anggap sebagai keluarga. Buat putri dan ka yoga harap maju."
Wiih aku dipanggil untuk tiup lilin bareng, sweet banget sih anak satu itu hehe. aku pun segera melangkah menuju depan meja kue.
Saat aku sudah hampir sampai tiba tiba ada waiters melaju cepat dari arah kiri dan menabrak aku, aku pun langsung terdorong ke kanan karna tak kuat menahan nya dan seketika tercebur ke dalam kolam renang, aku pun mendadak sesak jangan lagi plis jangan!! aku tak bisa berenang, Tuhan tolong aku, Tuhan.........!

tiba tiba aku melihat samar seseorang menolong aku....
"Putri! Putri!! Plis bangun put!" Aku mendengar teriakan dan wajah samar yang masih terlihat banyak orang mengelilingi ku.
Akhirnya orang itu mencoba menekan nekan dadaku hendak memopa air keluar........

(Bersambung..........)
Beautiful creature part 3

BEAUTIFUL CREATURE part 1

Another Short Story..........

"Utyyy! Cepetan dong, ini sekolah udah hampir kosong tahu kamu lama sekali nyalin jawaban nya" kata farah membentak ku.
"Iya farahsifa omega, gua tahu nama lu ada omega omega pantes lu pinter fisika, sabar ngapa" balas ku sambil ngebut nyalin.
"Yah yah mulai. Putri erlendeo ku masalahnya bukan aku pinter tapi kamu aja yang careless males belajar, orang cuma listrik dinamis." Kata farah
"D*mn cuma, bener bener lu udah ah nih gua udah kelar, yuk!"
Akhirnya aku selesai mencatat, oia aku Putri Erlend Deo tapi panggil aku uty! Haha

Setelah selesai kumpulin tugas fisika, aku dan farah segera pulang dan kami menuju halte bus depqn sekolah. Ketika itu aku melihat sesosok makhluk...
"Far far! Liat deh!" Aku berbisik cepat ke farah sambil nunjuk sesuatu di sana
"Aeehhm iya deh udah liat pangeran nya ya enak banget di tungguin" farah menjawab genit
"Hihihi dasar ah lu mah, gua juga kaget kali dia nungguin gua" balasku.
"Yaudah sana deh masih anget sih baru baru jadian engga enak ngerusak kebahagiaan hoho sana hush! byeee uty! Salam buat ka sefa nya!" Farah mendorongku dan segera naik bis, aku menghampiri motor ka sefa, pacar ku. Dia kaka kelas di kelas 3 ips 3.

"Eh kak sefa, lama ya? Maaf ya soalnya gitu tugas banyak dan aku kerjain sendiri hehe pusing nih fisika" kata aku sedikit sombong.
"Walah begitu toh yaudah yuk kita cari makan dan ngaso sebentar biar kamu lebih fresh, oke?" Jawab ka sefa
Aku pun sangat semangat dan akhirnya kita spending time hari itu deh seru deh dia traktir aku banyaaaak makanan manis, I like sweets.

Keesokannya disekolah.
"Far, tolongin gua dong... ya ya plissss miss physic" aku memohon pada farah sambil menunjukan buku pr ku yang belum terisi, padahal kemarin sudah aku jampi jampi dan berdoa kali kali aja pagi nya udah keisi sendiri teranyata tidak.

"Astaga, ini jam pertama! Yaudah sini gua kilat in, tapi....ada dong?? *julurkan tangan*" kata farah
"Iya itu mah semua gampang, tenang aje mau apa? Shopping? Dinner cantik? Salon?"
Tanpa mikir panjang farah selama 3 menit menyelesaikan pr ku, sungguh titisan tunggal omega.

Jam istirahat tiba tiba ka sefa menghampiri kelas ku. Aku pun senang dia datang hehe, tapi ternyata.....
"Uty, gini sebelum nya aku minta maaf tapi nanti pulang sekolah kamu bisa nunggu aku sebentar engga? Ada rapat kerja nih osis, gimana?" Berkata begitu pun aku marah dan langsung membentak dia,
"APA!! Kan kemarin kamu udah janji hari ini pulang cepet kan kita mau ngerayain ultah aku gimana sih! Bodo! kalau kamu engga mau mah bilang dari awal engga usah kan aku bisa minta ka Yoga" aku pun marah.
"Ka yoga? Lho sejak kapan kamu dekat sama ka yoga uty?" Tanya ka sefa heran
"Iya! Sejak kamu selalu engga bisa tepatin janji!" Balas ku
"Bukan begitu uty, kali ini dadakan uty percaya dong sama aku" dia pun memohon.
"Engga! Bodo! Pergi sana pergiiiiiii! Ini hari terpenting aku tahu! Emang kamu udah ucapin ulang tahun ke aku hah? Lupa?" Tanya aku spontan
"Bukan begitu ak...."
"Pergiiiiiiii sana!! Farah tolongg bawa dia keluarr!!" Akhirnya aku minta farah bawa ka sefa keluar.

Akhirnya ka sefa keluar bersama farah
"Aduh kak, maafin putri ya, semenjak hari itu... dia jadi begini, kaka yang sabar ya" bujuk farah
"Huh, iya far, udah biasa kok, tenang aja"
Akhirnya ka sefa pun pergi.

Sepulang sekolah. Aku langsung menunggu ka yoga.
"Aduh ka yoga mana ya? Harus buru buru nih"
"Uty, lu yakin engga mau nunggu ka sefa aja? Bentaran paling" tiba tiba farah datang mengagetkanku.
"Ah engga ah, kelamaan, nanti engga bisa cepet cepet siapin dress sama yang lain lain di rumah" jawab aku.
"Yah... kalau gitu gua ikut deh" tanya farah.
"Engga ah lu apaan sih far" kataku.
"Plis plisss." Farah semakin memohon.
"Engga far, biar cepet nanti takutnya ribet kalau banyak orang" aku mulai jengkel.
"Yah... yaudah.. hati hati aja sama ka yoga ya" kata farah.
"Lah kenapa jadi misterius gitu?" Aku bertanya karna bingung.
"Ya kan ka yoga bukan siapa siapa lu gitu cuma temen nya ka sefa aja"
"Udeh santai ajaaaaa oke?"
"Yaudah deh, bye uty!" Akhirnya farah pun menyerah memohon, fiuh.

Dan disitu engga lama ka yoga dateng dengan mobil nya dan kita pergi buat fitting dress untuk malam ini.
Pas ketika sampai disana, aku melihat ada gerobak buah, karna aku suka sekali nanas, aku tertarik mau membeli sedikit. Saat sedang memilih, abang buah itu melihatku.
"Neng, sedang sedih keliatan nya muka nya?" Tanya abang buah itu tiba tiba.
"Eh abang tau aja, iya nih bang saya lagi sebal sama pacar saya masa yang harus nya saya fitting baju sama dia jadinya malah sama temen nya pacar saya, aneh ya bang" kataku.
"Oh begitu ya neng, ini makan buah buah ini, dijamin mempunyai kekuatan ajaib, neng akan menemukan kebahagiaan neng"
Aku pun ketawa kecil dan mulai berfikir abang buah ini udah gila.
"Hah? Ajaib? Hahahahaha abang pikir saya bego apa!" Aku nunjukin nanas ini untuk yoga
"Ka yoga!! sini cepetan!! masa kata bapak ini........."
pas aku balik mau liat gerobak itu, sudah hilang. Apa aku cuma halusinasi ya? Aku melihat tangan ku tapi kok nanas sudah di tangan ku.. aneh.
Ka yoga pun datang dan bertanya,
"Apaan ty?"
"Eh...em... engga tadi liat kan grobak buah disini" kataku bingung
Ka yoga pun melirik kanan kiri tapi tak ada gerobak apapun disana,
"Grobak buah? Mana ty? Haduh kamu tuh halusinasi aja sih hahaha"

Sedikit bingung tapi akhirnya aku mengiakan saja dan segera masuk fitting baju.
Dan tahu tahu rameeeeeee sekali wah gawat bisa sampai sore nih.
Sambil menunggu, aku makan saja buah itu. Tuh kan buah ini beneran ada aku engga halusinasi aku yakin!

Setelah menunggu dan menunggu selesai pula sampai sekitar jam 4 sore, akhirnya aku bisa fitting juga. Setelah fitting, akupun dan ka yoga langsung pulang ke rumah dan siap siap ultah aku. Ka yoga antar aku dan dia pulang untuk mandi.

Malam perayaan ultah aku.
"Ka sefa mana ya far? Kok belum datang datang juga ya?" Aku sambil melirik kanan kiri mencari ka sefa.
"Wah gua juga belum liat, coba lu telfonin dong ty" kata farah.
"Yaudah deh gua telfon....." ketika aku sedang ingin menelefon...
"Hai uty! Happy birthday ya!" Tiba tiba ka yoga dateng!
"Eh ka yoga! Makasih lho! Kak engga bareng ka sefa?"
"Iya nih tadi dia katanya mesti bantu mama nya dulu anter barang" kata ka yoga
"Tapi dateng kan?" Tanya ku meyakinkan.
"Iya katanya sih pasti datang kok" jawab ka yoga.

Akhirnya sambil menunggu ka sefa, acara harus segera dimulai. Tiba saat nya aku bersiap meniup lilin, inti acara nya bukan?
Saat aku sedang siap siap untuk meniup tiba tiba farah yang sedang menggendong anjing aku terlepas, dan anjing itu berlari  kearahku mengelilingi gaun ku dan anjing aku pun melompat ke kue ultah aku dengan mengejutkan! Aku pun terdiam dan hampir marah.
Bukan hanya itu, seketika saat farah berlari untuk menghampiri ku tiba tiba dikagetkan oleh anjingku dan dia terjatuh tetapi sambil memegang aku dan akhirnya aku pun tercebur ke kolam renang disitu. Saat itu seketika semua menjadi gelap dan aku tak bisa bernafas. Aku tak bisa berenang! Aku takut air!
Saat itu aku melihat samar ada seorang cowok berenang ke arahku dan menarik aku dari air.
Tiba tiba terdengar suara
"Putriii! Putriii! Plis bangun put!"
Wajah samar itu akhirnya semakin jelas...ka.....
Aku pun terbangun di pinggiran kolam dan aku melihat seluruh undangan pesta mengelili ku, dihadapan ku dengan muka penuh cemas..... ka yoga.........

(Bersambung.....)
Beautiful creature part 2

Rabu, 18 Juni 2014

SELEPAS KESENDIRIAN

Aku mulai semakin dan semakin di desak aku pusing aku bingung aku engga bisa mikir jernih, aku kesal sama semua orang, aku engga mood ketemu temen temen, walaupun kangen tapi semakin melihat mereka yang sedang usaha mengejar ptn ptn keinginan mereka semakin aku terpuruk, banget. Ada suatu alasan yang tidak diketahui orang dengan aku memilih jurusan recommended nya mama aku, ada.

Seseorang telah ancurin hatiku,
Seseorang telah ancurin kepercayaan aku.
Dan seseorang telah ancurin cita cita ku.
Aku diem, ya mau bagaimana? Memberontakpun percumah, malah memperbesar masalah.

Aku sekitar terakhir ke 54 dan contact an sama temen itu 30 mei pas ke 54, setelah itu yang aku di marahin dan sebagaimacam nya, buat aku harus fokus, harus fokus disini, lupakan yang lain, lupakan kebahagiaan temen mu yang mau masuk ptn sesuai impian mereka, aku mulai hari demi hari tenang.

Hari demi hari itu aku cuma dirumah, diem diri meyakinkan aku harus ambil langkah kemana, setiap malam aku engga pernah bisa tenang tidur, udah seminggu ini aku mimpi buruk dan begitu bangun udah jam 12 an ke atas, mandi, nonton sebentar melupakan masalah perkuliahan aku dan pas diem beberapa saat keinget lagi, setiap malam papa selalu mengeluh aku bakal choose the wrong path gitu katanya.

Dan suatu hari temen ku dragon itu line dan cewek nya si piggy line juga nanyain tepatnya si dragon nya sih nanya tentang pendaftaran astra, itu aku jawab dengan semangat, mungkin bagi dia politeknik tujuan nya, jadi aku hanya menjelaskan yang ada aja engga bangga banggain atau kaya begging dia buat masuk astra itu ya jelas engga bisa, eh ternyata dia daftar, Puji Tuhan setidak nya muuuuuungkin kecil nanti punya squad 54 lha daripada masuk sendiri lagi kaya waktu masuk SMA.

Dan kemarin beberapa hari yang lalu, si giant ulang tahun, aku ucapin kaya biasa ultah aja, aku bilang sukses dia masuk ptn nya ya. Terus dia bilang juga sukses aku ke ptn, aku bilang aku engga masuk ptn dia tanya kenapa ya aku sebatas bilang, ikut-amanah-ortu, eh mama tepat nya. Akhir nya ya gitu doang.

lalu ada anon di ask fm aku nanya sebener nya udah lama aku liat sekitar 2weeks ago question nya kayanya, aku jawab di hari itu, nanya tentang kuliahku dan jurusan nya, aku jawab dan kasih gambar. Rasanya males. Tapi yaudahlah jawab aja.
Terus besok nya apa bukan ya kalau engga salah di like answer aku sama si giant, good job giant lu secara engga langsung atau pun cuma engga sengaja ke like atau cuma iseng like, tapi itu buat aku ada dukungan lah setidaknya, bahkan untuk ukuran orang yang engga deket sama aku si giant ini.

Lahh mungkin cuma engga sengaja ke like atau iseng atau apa yang penting pas aku liat itu malam nya aku dari kamar ketik sms buat bokap di lantai bawah mungkin udah tidur sih, anjir sambil nangis nangis minta maaf udah kecewai beliau dan minta dukungan buat di kuliah ini dan minta mohon jangan lagi marah marah ke aku kalau aku pilih kuliah disini. Aku ketik ulang...ketik...ulang sepanjang malem biar kata kata yang pas karena aku tahu banget bokap aku engga bisa di ajak ngomong langsung pasti omongan aku selalu di sela sama amarah dia engga bakal selesai aku malah emosi, engga kuat. Lemah banget sih emang pake sms plus nangis anjir.

Tapi setelah semua itu aku lega banget, akhirnya hari ini temen aku ajak aku jalan dan aku memenuhi nya, akhirnya aku hari ini bisa have fun. Beban aku berkurang sedikit, kuat cil....kuat..
Nanti di hari H mengumuman sbmptn bakal lebih dan lebih berat medan kecewa dan sedih nya. Udah berdoa aja. Oke cil?

Rabu, 28 Mei 2014

LIHATLAH LEBIH DEKAT

Hari ini 27 mei itu sebagai hari yang bagi temen temen ku akan jadi hari yang melegakan atau hari dimana perjuangan belum berakhir, ya hari ini tadi itu hari pengumuman snmptn.
Aku kok jadi deg deg an tadi pagi aneh, padahal aku jelas tidak menunggu hasilnya itu, tetapi tetep aja deg deg an.
Jadi gini, kalau aku keterima di unpad, (misalnya..) aku bakal berantem lagi sama mama, fixed banget, bukan karna apa mungkin karena cita cita kali ya, tapi kan segala cita cita kita yang udah kita rencanain indah di pikiran kita belum tentu itu benar jadi bagian dari rencana indah Tuhan juga bukan? Aku inget kata pak Marpaung guru SMA ku, beliau bilang "memang rencana kita indah, tapi rencana Tuhan lebih indah."

Dan disini aku baru sadar mungkin Tuhan juga yang sengaja mengantarkan aku ke sini, ya Tuhan aku bersyukur sekali. Aku juga minta maaf karena sempat merasa gengsi, temen temen bakal masuk PTN dan aku PTS fixed.
Please jangan lagi mendesak atau bertanya "engga nyoba ptn?" Itu akan membuatku gila! bagi aku dimana pun aku belajar kelak itu tidak akan menjadi masalah, karena bukan soal dimana kamu belajar, tapi bagaimana kamu belajar dimana saja nya itu. Itu yang bakal menjadikan kamu something, bukan nothing.
ya jujur aja aku dulu sempat gengsi banget masuk pts. Tapi setelah dipikir pikir, apa salah nya aku disini?
Banyak yang mengatakan di sini susah, iya aku denger begitu ip dibawah 3 di DO, dan sistem nya seperti sekolah, jam setengah 8 sampai jam 3,

Okay lanjut saja sekarang aku menjadi mahasiswa baru politeknik astra, mengambil jurusan mechatronic engineering, mekatronika, jadi kaya perpaduan antara mekanik elektro dan informatika, hmmm berat ya kedengaran nya, bagi aku aku engga pernah merasa gimana gimana, dimana pun dan apapun akan aku jalani toh semua itu maba, pasti mulai dari 0, aku engga takut sama sekali terhadap smk smk yang sudah punya basic, bagi aku basic ku yang dibawa dari sman 54 engga kalah kok.

Ya, memang teman temanku heran dengan menyimpang...jauuuuuuh....nya aku dari mau jadi psikologi, menjadi mekatronika.
Jalan ku mungkin bukan di psikologi ya.
Dan pas aku tadi cek di pdss snmptn aku engga keterima jujur ada perasaan kecewa ya, banget. Tapi setelah aku cari tahu dasar alasan nya, aku ngerti. Hm kira kira gini, Tuhan mau aku engga kecewain ortu, lalu jika Tuhan lulusin aku di seleksi, udah fixed banget aku tolak, dan berakibat ade kelas aku akan lebih sulit lagi masuk unpad. Kan aku jahat ya, aku tolak. Dan biaya pendaftaran astra yang udah di ttd materai engga bisa dibalikin kalau keterima ptn nya bukan jalur sbmptn, otomatis biaya nya akan double, astra dan unpad, makin membebani ortu.

Dan aku tahu, Tuhan itu maha adil. Aku engga pernah heran kenapa temen temen ku yang begitu begitu justru dapet undangan. Karna Tuhan udah liat keseharian mereka sama sekali sulit bakal menerima kenyataan kalau di tolak di undangan, Tuhan engga mau liat anak anak nya menyerah, sedih, jadi untuk anak anak yang memang kelihatan sudah putus asa, diluluskan lha, di samping yang memang pintar dan layak sekali untuk dapet undangan.

Aku berterima kasih sekali pada keadaan semua ini. Aku akan berjuang di politeknik astra. Aku tidak gengsi lagi.
Aku inget quotes, "aku tidak akan pernah takut untuk melangkah ke jalan yang benar meskipun sendiri, daripada aku melangkah menuju jalan yang tak pasti ataupun pasti salah tetapi beramai-ramai"

Mohon bimbingannya ya, kaka kaka politeknik astra, aku Laurentia Tricilya C maba mekatronika politeknik astra 2014.

Chaiiyoo!

Jumat, 04 April 2014

TRUST GOD

aku mau cerita penting dan ini super nyata. its a miracle hehe.
nah aku kan memang banget lagi kelanda banyak masalah termasuk dari keluarga sendiri masalah nya, nah aku sedang menabung untuk daftar PPKB UI karena tertarik sama Psikolognya dan jika beruntung mungkin aku bisa kepilih. ayahku sudah menyetujui nya okelah yaudah aku ikut.

ditengah-tengah aku sedang menabung adaaa aja hal yang harus dilakukan dengan mengeluarkan jumlah yang engga sedikit dari jumlah tabungan ku, yaudah aku rela, kemarin aku super galau aku membuka celengan ku...

"aduh.. masih kurang, besok pendaftaran terakhir" pagi hari nya aku mandangin saja uang ku, gimana ya?
mana PDF nya kemarin nge convert lama banget di warnet, duh ada harapan kah untuk daftar?
aku tanya sama beberapa temen ku di sekolahnya pas istirahat, temen ku pun bingung lalu aku akhirnya memutuskan untuk mundur dari pendaftaran PPKB karena aku ingat hari ini ulang tahun mama ku (3 april) pasti aku pulang nya malam, warnet sudah tutup.
okelah saat TO aku sembari memikirkan, berarti uang nya bisa buat bayar buku tahunan dan bayar graduation tambahin.

peluangku berarti untuk menjadi psikolog berkurang 1. sedih rasanya harapan aku di UN. dan SMUP untuk masuk UNPAD.
sepanjang acara makan sama keluarga aku mikiriiiiin aja. duh kenapa pake kurang sih uang nya? bukan jalan aku kah buat kuliah psikolog di UI? yaudah aku berserah aja.

keesokan hari nya, ya tanggal 4 terakhir pendaftaran PPKB UI nih, sudah deh, hari ini pula USB aku yang isinya berkas akan dibawa Dika untuk data buku tahunan, berarti memang disuruh bantu Dika dulu. yaudah aku engga megang Data dan uang nya belum cukup. hehe yowes fokus UN berarti harus bagus.
seketika..................
Nadia Wele ngomong agak kenceng tentang PPKB UI, ternyata PPKB UI pendaftaran nya diperpanjang katanya?? WHAT?? ARE YOU SERIOUS? aku tanya yakinin ke Nadia W, katanya iya.

wah tiba-tiba aku langsung berbunga lagi, wah emang gila bangett bangett, Makasih Banyak Tuhan Engkau masih membukakan jalan untuku, walaupun kita tidak tahu kemungkinan keterima atau tidaknya, setidaknya aku hanya ingin mencoba daripada menyesal :)
okelah, lumayan perpanjangannya bisa aku pakai untuk menabung lagi :D yey!
Sertailah aku ya Tuhan, aku tahu bahwa rencana-Mu melebihi apa yang aku pikirkan dan sangat indah pada waktunya, Amin O:)

Sabtu, 08 Februari 2014

GOD KNOWS

kita tahu. semua orang tahu. dibalik sebuah hubungan pasti ada ya kendala. ada pula yang bertahan. ada pula yang melarikan diri. tapi untungnya kita berdua sama-sama berjuang dan bertahan.
aku memang dari pribadi aku aja aku sudah sangat berpasrah dan tidak mau terlalu pede saja.
dia memang katanya banyak yang suka. ya itu engga masalah kan? tapi tergantung dari dia nya saja hehehe. bagaimana menanggapi semua itu. bila ada keraguan memilih yang mana itu harus di pertanyakan. kalau sudah tegas dan tidak menghiraukan nya, itu yang teguh dan setia.
kalau seseorang meninggalkan ku karna wanita yang lebih cantik, aku sudah sangat siap. karena memang hak orang mungkin mau tolok ukurin pacar dari segi apa kan?
dan semuanya misalnya karna aku engga memiliki harta yang banyak/aku engga berkulit putih, bukan cewek idaman deh sangat bukan. aku pasti akan menjadi orang bodoh karena saat itu aku cuma bisa pasrah dan "yah..yaudah. Tuhan akan mengantar kan aku ke yang lebih baik"
aku udah bener bener pernah banget deh merasakan itu semua.
aku sudah sangat tidak respek sama yang seperti itu. andaikan kejadian seperti itu yaudah deh terima aja.
aku engga tau apa bener apa engga.
tapi simpan saja ancaman mu, ke khawatiran mu akan hati aku.
walaupun aku kelihatan engga perduli.
tapi i swear. seriously banget deh aku itu sangat tidak tertarik untuk mainan hati nya cowok-cowok.
jika aku sudah memulai dengan seseorang pasti akan aku selesaikan dulu, dan pasti banget aku engga mungkin berpaling di tengah jalan nya suatu hubungan. kamu bisa pegang janji aku.

Senin, 13 Januari 2014

REPORT CARD

Aku hampir jantungan menjelang hari pengambilan raport kemarin masa.
Tapi aku sudah sangat berusaha kok, hanya saja aku takut nya doang itu mengecewakan orang tua ku sih itu aja. Padahal aku juga udah fight banget di saat aku harus ijin seminggu mencari mamaku di jogja, yang kaki ku bermasalah dan ijin 1 minggu lebih, semua itu udah sangat aku usahakan kok ma, pa. Percaya ya sama cicing.
Saat aku mau berangkat aku bilang ke mama "duh, deg deg an ya"
"Kenapa?"
"Iya ma, ambil raport deg deg an aja gitu"
"Hah, berarti tidak di persiapkan dengan baik kemarin ulangan nya"
"......" jatuhin haraoan sekali.
Sepanjang jalan aku berfikir yang kemarin di infoin hera itu beneran engga ya?
Yaudah dalam hati aku"jangan terlalu  banyak berharap, jangan telalu pede, stay humble, rendah hati apapun yang terjadi itu sudah kemampuan maksimal mu, kerja keras mu, I have done my best, and God will do the rest"
Aku mulai agak tenang.
Pas aku sampe sekolah aku langsung kumpul sama temen temen aku, dan mama sama mastyo masuk, udah aku tunggu luar aja deh.
Engga lama aku mau masuk ke mama ku, terus aku duduk di kursi depan mama dan aku jadi madep belakang, mama ku bilang
"Wih, masuk 5 besar kamu sil"
"Haah??"
"Itu di papan tulis di tulis"
aku nengok eeehhhh iye wahahaha ternyata hera bener itu.
Terima Kasih Tuhan Yesus. Aku engga ngecewain mama ku. Bersyukur banget. Aku mulai tenang, dan pengambilan raport berjalan dengan lancar kok.
Now, ini bakal jadi pertarungan di atas pertarungan. Aku akan lebih fight dan fight. Mohon bimbingan nya, ya Tuhan. Amen.

BETTER >< BITTER

Ada beberapa hal dari setiap cewek yang memang berbeda dari satu dengan yang lain nya.
Ada cewek yang memang senang sekali di puji, ada yang tidak. Mungkin aku termasuk yang tidak. Hehehe kenapa ya karena aku lebih suka kritik, itu akan membangun aku, aku agak sulit menerima pujian, termasuk pujian dari orang terdekat sendiri. Close friend lha, engga bisa juga gitu. Wahahaha wong aneh kau cile.
So, mungkin teman teman ku selalu bilang misalnya bahwa aku lebih baik dari pada si A si B dan sebagai nya, misalnya, aku dibilang lebih mending / lebih pinter atau lebih cantik (semua itu misalnya lho ya)
Soalnya aku ngalamin, dan si A B C sampe Z itu aku engga begitu kenal dan teman teman ku cuma bilang"ah mendingan lu, inian lu ituan lu lha cil"
Aku engga pernah mau terlalu pede, itu mereka katakan mungkin karena mereka temen aku, tapi perkatqan mereka juga bisa membuat aku jatuh, hati-hati aja aku. Soalnya kalau aku iya iya in aja kata-kata mereka aku emgga akan berkembang deh.
Pokoknya aku engga tau A B C dan sebagainya itu seperti apa so aku engga mau terlalu pede,
Aku lebih suka kepada mereka yang apa adanya gitu memberi tahu aku, jika memang mereka lebih cantik ya katakan lha, jika ,mereka lebih baik dan pintar katakan lha, karena semua hal itu relativ banget deh ya, jadi jangan beranggapan bahwa kalian temen aku so aku yang di bilang lebih ini dan itu untuk menjaga hubungan wahahaha.
Aku.....biasa-biasa aja kok. Semua yang ada di aku sangat cukup dan aku sangat bersyukur dan aku sangat bangga,
aku tak cantik tapi at least aku masih di beri kesempatan untuk memiliki semua organ di wajah lengkap yang masih berfungsi baik.
Dan tak pintar, tapi setidaknya aku masih bisa berfikir bagaimana membahagiaan hari hari yang masih Tuhan berikan.
Dan tak terlalu baik tapi akan berusaha menjadi lebih baik, dan setidak nya aku masih bisa menjaga kata-kata ku ketika aku hilang arah,  berusaha tidak munafik dan tidak sok bijak dengan kata-kata like "menyindir bijak" yang ketika dibaca berulang aku merasa bodoh karena sindiran itu bisa kembali kepada diri sendiri.

Sabtu, 04 Januari 2014

SSTT I KNOW WHAT YOU MEAN

aku orang nya engga gampang banget banget percaya setelah kejadian lampau banget, kata cindy harus di cari bukti bukti nyata nya dulu. okay, i'm not stalking, I'm Investigating :)
dan semua nya pun terwujud nyata...

rasanya lucu ya mendengarkan orang bercerita bohong saat kita tahu yang sebener nya gimana wahaha aku ngalemin toh,
entah dia sadar atau tidak hmm who knows?
setelah aku mempertimbangkan kedua nya, ternyata ya.. begitu banyak yang janggal. aneh dan aku mengetahui kok ketika dia berceritaaaaa itu ada beberapa yang dia bohong, jelas bohong karena whahahah DOH engga kuat ngomong nya aku mau ngakak saking lucu nya.

engga apa-apa engga apa-apa it's okay at least sudah cerita, walaupun belum sepenuh nya benar, bukan?
tapi hebat, kamu jadi terlihat bersih dan tidak bersalah, hebat.
engga, bukan nya aku nyalahin kamu lho, kalian berdua ada salah nya sama-sama ada salah nya kok.
tapi sama kok saat ini cerita bla bla aku udah tau yang sebener nya, saat yang itu cerita bla bla aku juga sudah tau sebener nya, engga tau deh mau cerita sejauh apa lagi, sudah ketawan begitu bohong nya. wwahahaah useless. udah lah big or small lies are lies, liar.~
What Is On Your Mind? by Laurentia Tricilya Cascarine. Diberdayakan oleh Blogger.