Sabtu, 31 Oktober 2015

MERPATI YANG TIDAK AKAN PULANG KEMBALI

Aku tak tahu lagi, akhir oktober ini seharusnya bisa menjadi akhir yang baik di setiap bulannya sedari yang lalu.

17 februari 2015 - 30 oktober 2015.

Hanya bisa mengucapkan terima kasih seribu saja, dan kata maaf yang tak kunjung habisnya.
Sudah lama tak kalian lihat aku mengepost lagi ya?
Sudah selama ini aku diselimuti kesibukan awal tahun ajaran semester 3 ini. Sudah selama ini tak terasa hubungan ini berjalan lewat belakang. Tak ada habis habisnya cara ia untuk berjumpa dengan ku, membohongi dunia hanya untuk membuatku bahagia.

Dan aku bersyukur sampai detik ini tak ada satupun kata kecewa, tidak percaya, berpaling yang melesat di pikiranku ketika aku bersama kamu. Naufal Izzatur Rahman, lelaki yang mungkin kalian lihat biasa saja. Lelaki yang mungkin tak memiliki apa apa, sederhana, dan tidak istimewa, tapi bagi aku hanya dia yang bisa melengkapi kekurangan aku. Menjadi utuh. Menjadi sepasang merpati. Yang setia, berjiwa besar.

Tapi, bagaimana kita kedepannya?

Pertanyaan itulah yang perlahan menghancurkan benang merah ini. Tk ada orang ketiga, tak ada yang perasaan bosan, hilang, atau luntur. Tidak ada.

Semua hal yang tak pernah terpikirkan untuk di kunjungi, tak pernah di bayangkan, tak pernah dipertanyakan, akhirnya datang menghampiri, iya, "perpisahan"

Semua ini hanya karna keyakinan yang berbeda. Yap. Jalan nya berbeda. Pikiran yang beda, ajaran yang beda, semua berbeda, They said.

Tak perlu ada lagi kita. Kamu dan aku sekarang sepasang merpati yang berada di beda sagkar.
Yang tak akan pulang ke rumah lagi.

Sampai jumpa, Naufal.

Just me, LTC.

Kamis, 13 Agustus 2015

SEBAB KAKIKU BELUM SEPERTI PIJAKANMU

Kakiku adalah sebuah kenangan buruk ku. Kenangan yang amat sangat meninggalkan bekas pijakan kaki yang tak akan pernah bisa terhapus.

Kakiku belum kamu ketahui
Sebab kakiku belum pernah kau coba untuk melangkah bersamamu.

Ku bisa mengatakan bahwa kamu melangkahlah jauh dari pijakan kakiku karna apa? Aku sudah pernah merasakan nya.

Kamu mengatakan bahwa kakiku begitu angkuh ketika berdiri sendiri tanpa suatu tubuh daripadamu yang mengarahkannya. Aku yang menolaknya.
Kamu mengatakan bahwa kamu tak terima di hantam keras oleh kakiku.
Bahkan kau tak pernah merasakan apa yang kakiku rasakan, ketika kakiku pernah di tolak oleh badan nya yang seharusnya ia bawa bersama kemana ia melangkah.

Coba saja kamu merasakan. Pasti kau akan mengerti mengapa kakiku memilih untuk pergi begitu saja. Mengapa?

Dahulu kakiku pernah berpijak tanpa restu dari tubuh nya, membuat kakiku harus merelakan rasa sakitnya melepaskan diri dari sebuah tubuh yang tadinya begitu utuh. Dihina, di caci, di maki, di olok. Tetapi aku bisa apa? Kakiku hanyalah kaki dengan apa adanya sebuah kaki. Tak ada hal istimewa dari ini semua. Tetapi aku merasakan begitu sempurna, sempurna yang nista begitu saja.
Bayangkan saja. pikirkan saja. Dan posisikan saat itu kamu berada menjadi kakiku.

Saat kakiku yang ingin melangkah lebih jauh ternyata hampir tak mendapat restu sedikit pun kembali dari tubuhnya, di olok, di caci, di maki kembali.... Apa tak pantas kakiku ketika harus merasakan kembali melangkah tanpa arah dari tubuhnya, apa iya kamu bisa memikirkan apa yang kakiku rasakan?

Apakah ketika kakimu merasakan sakit yang begitu mendalam ketika kamu tak sengaja melukainya lalu kamu akan menyalahkan kakimu yang sebenarnya hanya mendapatkan perintah dari tubuhmu? Apakah masih kamu akan mengatakan hal itu? Masihkah kamu akan menyalahkan kakiku.
"Lebay ah lu...." Dan kamu pun tertawa.

unspoken message

Minggu, 09 Agustus 2015

JAWABAN AKHIR

Hari ini.. Tepat nya tanggal 7 Agustus, kami akhirnya mengikuti Yudisium disitu maksudnya Yudisium itu kami mengambil Kartu Hasil Studi ku untuk tahun pertama ini di polman astra.

Dag dig dug bukan main mengingat tahun pertama dan masih banyaj kekurang jelasan dalam syarat Yudisium ini.
Okey, dan Syukurlah Surat Bebas Tanggungan jam minus, koin dan kunci loker ku sudah lunas dan aku bisa mengambil KHS ku.

Pagi ini aku mengabsen untuk Matrikulasi Camaba Polman Astra 2015 dulu. Sekitar sampai jam 8.lalu kami, MK tingkat 1 dipanggil sang ketua untuk diadakan rapat Makrab diruang Robotik.

Yaudah okay kita semua langsung kumpul selama ternyata kejelasan kapan dan jam berapa Yudisiumnya akan di adakan.
Then, kita rapat makrab dengan keadaan anak MK1 yang belum lengkap, Arief, Ilando dan Dwiyan belum datang. Karna kata Sekretaris Prodi MK, beliau tidak mau melangsungkan Yudisium kalau Mahasiswa MK1 belum lengkap, (kata Febri) oke di gantungin nih kita kapan Yudisium nya.
Pas rapat, kami para MK1 segera mencoba menghubungi Arief, Ilando dan Dwiyan. Dan kabar pertama Dwiyang sakit jadi tidak dapat hadir(waduh boleh Yudisium kah?), lalu Ilando mengabarkan sudah dijalan, nah Arief terakhir mengatakan bahwa ia sedang mandi dan setelah itu ke kampus. Oke aman.

Selama Rapat berlangsung, kami membahas semua ke Fix an yang akan menunjang jalan nya Makrab MK 2015 ini.
Tak lama ilando datang, lalu arief datang.
singkatnya rapat selesai pukul 11:30 dan kami semua bersiap untuk ibadah karna hari ini adalah hari jumat.

Setelah selesai beribadah sekitar pukul 12:45 kami bersiap untuk mengabsen kembali camaba.
Lalu Febri mengabarkan bahwa Yudisium akan dilaksanakan pada pukul 14:00 diruang Robotik.

Oke singkat nya jam 2 itu kami semua kumpul dan yap..kurang Dwiyan namun ternyata tidak masalah.
Setelah itu ternyata teman teman yang belum menyelesaikan Surat Bebas Tanggungan itu, belum dapat menerima Kartu Hasil Studi. waduh....... Tak ada toleransi kah?
Ternyata tidak.

MK 1 yang menerima KHS pada hari ini sekiranya 13 orang, dan sisa nya 16 orang belum bisa karna SBT itu.
Nah waktu itu pula diumumkan beberapa nama anak yang diinfokan kalau KHS semeser 1 ada perubahan nilai PMD.
Aku yang tadinya tertunduk langsung mengangkat kepala ku karna penasaran.
Setelah itu Instruktur dan Sekprod MK menginfokan nama nama yang KHS smt1 nya dirubah. Dan....namaku disebutlah.

Aku langsung deg deg an......
Nilai PMD ku berubah????!!
Muka ku memasang tampang biasa aja, tapi jujur hati aku bener bener gembira luar biasa.
Tak lama aku pun maju mengambil KHS smt2 ini. Puji Tuhan Hallelujah, aku mendapatkan nilai yang baik atas kerja keras ku selama ini di polman. Terima Kasih Tuhan Yesus. My Savior.

Then tak berenti disitu saja kuasa dan kasih sang sutradara hidup, aku melihat nilai dari KHS smt1 yang di akumulasikan, ternyata bener, nilai PMD ku yang tadinya C di smt1 ternyata dirubah jadi B dan benar benar menaikan dengan drastis nilai IP smt1 dan ketika di akumulasikan dengan IP smt2 mempengaruhi IPK tahun pertama sangat luar biasa.
Aku bahagiaaaa sekali.
Aku sadar memang benar benar engga habis habisnya bersyukur, dahulu ketika aku melihat KHS smt1 ku aku merasa kecewa akan nilai pmd ku, dan aku tahu bahwa nilai yang sudah di share instruktur itu aku dapet B. Tetapi kenapa di KHS dapet C? Beberapa yang sudah berpengalaman di polman mengatakan sudah biasa, mungkin saja dari attitude nya karna P4 itu bener bener harus mempunyai kualitas dan disiplin yang baik. Dan aku sadar tak sadar aku sekiranya pernah bertindak kurang baik dan mempengaruhi nilaiku.
Aku sudah punya bukti namun aku lebih baik terima saja dan diam. Mencari hal positif dan turun nya nilai PMD aku dari motivasi orang orang disekitar ku. Tanpa sekali pun meragukan bahwa Tangan Tuhan sedang mempersiapkan karya yang baik untuk hidupku kedepan.

Okey dan ternyata, nilai pmd ku di perbaiki, dan aku sangat bersyukur dengan apa yang terjadi dihidupku. Semua tak hanya sebatas hanya kemampuan manusia saja yang menentukan hasil, tetapi disitu Tuhan yang mengkehendaki... Bagi manusia itu tidak mungkin tetapi bagi Allah, semua itu mungkin. Percayalah

Thanks God.

Minggu, 02 Agustus 2015

H-2

Hai. Its been a long yah engga nongol di blog
Aku pengen cerita pengalaman menyenangkan deh hehe.

Aku menceritakan that day... Pas H-2 tampil Les Misérables. Nah gini nih.
Waktu itu kaka coach, yang bisa kita sapa dengan kaded, merencanakan untuk latihan hari ini itu si Taman Honda, Tebet.
Waktu denger itu sontak aku seneng banget karena taman honda itu menurut aku taman paling bagus lah yang deket deket SMA 54. Dan aku suka banget taman honda bahkan pernah sempet kita pake buat Tugas Bhs.Indonesia gitu yang shooting film pendek.

Nah kaded bilang kita akan kumpul jam 10. Okelah jam 10.
Nah senin itu aku bangun jam 8. Mengingat latihan jam 10 aku haarus sudah berangkat jam 9 deh. Paling telat. Okelah aku berangkat jam 9.
Ternyata prdiksi salah dan aku baru inget, ketika kita sampe kp.melayu kan kalau 54 tinggal jalam lalu sampe. Ini aku ke taman honda, sampe kp.melayu mesti lanjut lagi angkutan. Whaahahaha

Singkat nya aku sampe si taman honda jam setengah 11 lewat. Ya sebagai warga jakarta bisa di maklumi angkutan itu ngetem kaya ngongkrong di sevel nya anak gaul kekinian, betahhhhh banget set dah.

Sampe sana jeng jeng, belum ada seorang pun dan taman honda sepi. Tapi aku nelihat sedikit perubahan dari taman ini. Taman ini berkurang dari aisi kehijauan nya. Hmp, tumbuhan nya sudah tak sehijau dulu pas saya latihan paskib 2 tahun lalu. Tapi masih rindang sungguh.

Aku duduk di daerah seperti....center nya taman itu lha. Nah tak lama kaded dateng. So aku santai aja cuma...adek adek kelas nya belum ada yang dateng ini begimana coba???
Then. Kita duduk berdua di pinggiran center nya taman honda itu. Tak lama. Ada 2 orang berpakaian rapih. Dan mendatangi kami. Tepat nya kaded dulu
Ternyata mereka mau wawancara untuk program Ahok gitu deh. Kaded diminta berkomentar soal taman yang berada di jakarta.

Tagline nya "Saya lapor ke Ahok......(isi komentar).... Saya (sebut nama)" gitu aja.

Eh kirai  cuma kaded ya yang di wawancara, setelah kaded eh aku kena di wawancara breh whaha. Agak malu sih padahal jujur kalau aku depan kamera aku bisa hyper whahah.
Akhirnya aku ngomong komen apa aja tentang taman taman di jakarta. Jujur saja menurut ku taman di jakarta itu masih kurang. Apalagi pemeliharaan nya, jadi memang banyak sudah jadi tapi engga di pelihara. Paling daerah elit doang yang di pemeliharaan nya bagus kaya tamsur, tameng, tamjog...tamhon masih jauh dari hijau. Rimbun, asri tapi tanaman sudah mulai menguning dan rumput sudah mulai tampak tanah tanah nya.

Pokoknya banyak hal aku komen dan kritik. Karna ketimbang duduk di sevel aku lebih milih duduk di taman. Bisa seharian bahkan sampe sore deh. Enak aja (in case kalau taman nya nyaman)

Dan....begitu deh setelah wawancara kami latihan aja seharian sampe jam 6an. Seru banget tempat ini.

Sabtu, 25 Juli 2015

*****PHOBIA

I didnt know what kind of phobias it is.

Phobia seperti phobia apa yang kita phobiakan.
Aduh sepertinya kata phobia itu terlalu mendalam. Lauren engga bisa kalau terlalu dalam. #Aeh.

Ini sudah terjadi sekitar 2 hari.
Orang yang paling baik, paling ramah, paling lemah lembut, paling loyal, paling dikangenin banyak orang karna sifat nya yang funny banget.
Iya. Dan berhubung dari situ, Hal yang paling aku takuti adalah ketakutan ku itu sampe kejadian

Duhduh. Positif dong sayang. I've tried. Tapi ini beda, bukan hanya sekedar hubungan antara teman antar saudara atau apalah.

Membuatku tak dapat langaung terlelap di malam gelap ini. Seakan ada yang mengganjal kelopak mataku untuk menutup. Dan aku pun juga tak bisa langsung terlelap begitu saja. Ada kegelisahan yang sesekali menyelimuti ku. Sungguh. Mudah mengatakan bahwa "jangan khawatir". He is here. With me. Okay yap aku percaya semua akan baik baik saja.

Tapi namanya hubungan ini sudah tak bisa lagi di pandang semudah itu.
Ketika ku mengetahui ada sesuatu yang menyakiti dada nya. Yang membuat dia sulit untuk beristirahat dan memejam mata. Dengan sifat nya yang kian hari semakin dan semakin baik. Dengan kadang banyak hal yang menunjukan bahwa "baik baik saja" dalam tanda kutip.
Nah aku pun hanya ingin menunggu nya hingga Ia terlelap terlebih dahulu ketimbang aku. Tetapi Ia pun tidak bisa tidur dengan cepat dan ini sudah 2 hari jam menunjukan pukul setengah 2 pagi pun Ia masih belum bisa memejamkan mata. Dia penuh dengan kekhawatiran dan membuat ku juga malah khawatir pula.

Bagaimana ya??

Selasa, 14 Juli 2015

"ALMOST"

He said "Almost".

Satu kata yang benar benar menggetarkah hatiku, sangat.
Saat ketika yang akan ku hadapi kedepan bahwa. Wow. Ini sebuah perjalanan yang akan sangat panjang dan berliku liku.

Aku hanya bisa mengatakan dalam setiap doa ku. "Tuhan, ini sebuah hadiah yang sungguh indah dari-Mu"

Aku merasa benar benar bahagia, karna dia, aku mengenal Yesus lebih dalam lagi. Karna dia aku semakin dan semakin mengerti arti hidup ini.

Dia juga mengajarkan aku banyak hal yang belum ku lihat sebelumnya. Dia membuatku semakin kuat untuk menghadapi segala tantangan, aku merasa dia mengerti betul hidup ku, dia mengerti betul posisi ku, porsi ku dan kisahku. seperti memang Tuhan yang antarkan, namun aku masih selalu bertanya,"Sekarang, dengan maksud apa dia Engkau hadirkan ke kehidupanku, Bapa?"

Karena yang kulihat, ke depan jauh kedepan. Tidak akan ada ending nya. Walaupun ku tahu Tuhan selalu mengatakan bahwa "janganlah engkau mengkhawatirkan hari esok, kekhawatiran hari ini cukuplah untuk hari ini saja"

Tetapi mungkin tekanan dari orang sekitar yang membuat ku selalu berfikir dan menjadi pikiran ku, dan pikiran dia tentunya.
Walau kami memang masing masing di hantui dengan kata "hampir". Yap dia hampir sempurna bagi ku dan ku hampir sempurna baginya. Hanya saja satu landasan iman kita yang berbeda.
Itu mungkin bukan sekedar "hanya".

Aku tahu bahwa dia pasti akan tersiksa dengan memikirkan masa depan aku bersama dia. Dengan tak semudah yang direncanakan. Dengan pastinya tekanan teman teman nya yang menganggap aku buruk dan tak beriman. Dengan keluarga nya yang pasti akan sangat kecewa. Terlebih Alm.Ayah nya. Aku sedih sekali memikirkan dirinya.

Dia begitu baik. Kalau saja kalian mengenal sosok ini--bagi kalian yang satu kepercayaan dengan nya--, Berbahagialah, dia calon yang menjadi idaman orang orang. Sekalipun dia engga pernah mencoba untuk menyakitiku. Dia selalu memberikan support ketika aku memang putus asa. Dia tak memberikan sebuah contoh konkret untuk menghibur, tapi saat nya kalian membuka mata, dialah sebenar nya yang menjadi contoh mengapa kamu itu harus bangkit, karna kehidupan yang dia rasakan sudah jauh lebih berliku dari kalian, indah, sedih, sukacita, air mata, bahkan segala senyuman pun sudah dia miliki dan lalui, senyum bahagia, senyum tegar, senyum tersakiti dan sebagainya.

Dia selalu belajar dan belajar. Dia tahu apa yang salah dan dia akan belajar.
Dia sudah mengajarkan aku untuk sabar dan menunggu, karna kalau kita melihat sisi "menunggu" dan "sabar" itu dari lain sudut, saat tiba sudah yang kita tunggu itu menjadi suatu hadiah istimewa. Kesenangan kita, kebahagiaan kita sudah terasa menjadi satu.

Tapi ada kala dimana dia akan merasa kesepian, dia akan merasa seperti aku tak bisa menggapai nya, seperti kita itu...jauuuh...sekali. saat dia bersujud di dalam suatu rumah ibadah, dan aku hanya akan dapat menemuinya lewat doa ketika aku berlutut di dalam rumah ibadah ku. Sungguh aku seperti terkikis. Yap. Rasanya orang akan mengatakan aku berlebihan(lagi dan lagi). Tetapi untuk kali ini. Kisahku bukan lagi saling menyakiti. Kisah ini sungguh indah.. Sungguh.

Aku tak pernah mengapa, karna, jujur aku berdoa selalu sendiri, aku tak mengapa, karna ketika berdoa, yang ingin ke temui hanyalah Tuhanku. Aku tak pernah masalah ketika di kanan kirikupun tak pernah ada yang duduk mendampingi ku.
Aku tak pernah mengapa ketika orang meledek soal Tuhan ku dengan kesalah pahaman yang mereka "seperti" mengetahui, padahal aku mengenalnya lebih dari mereka.

Tapi bagaimana jika mereka mengatakan nya kepada dia? Bagaimana jika itu akan membuat dirinya gentar? Bagaimana jika dia akhirnya berfikir dan mulai terdiam?
Bagaimana jika dia kesepian ketika tak ada seorang yang akan dia imami? Dan tak ada makmum yang berdoa bersama dia? Bagaimana jika...itu menyakitinya?

Tapi semua yang ingin ku sampaikan hanyalah bersyukur.. Aku bersyukur kepada Tuhan, karna memang ini adalah hadiah yang sungguh indah, Tuhan. Dan aku pada akhirnya akan tahu apa maksud dari karya-Mu yang indah satu ini.
Satu hal yang ingin kuucap, Berikan lah dia selalu berkat supaya dia bisa selalu bahagia beserta keluarga nya.

Ku berjuang sampai akhirnya Kau dapati aku tetap setia

Rabu, 08 Juli 2015

KABAR

Hari ini aku pagi pagi betul bangun. Berniat untuk sarapan(atau disebut lha boleh sahur) karna aku memang ingin mengikuti puasa. Hm jangan sebut aku tertarik dulu.
Gitu sih kebanyakan kalau orang indonesia itu. Kita toleransi dianggap ikutin ajaran tetangga atau mau ninggalin. Nope. Aku sudah terlalu nyaman disini. This is my home hehehe.

Oke aku puasa berniat untuk menemani mama ku yang beragama islam. Dan juga menemani pacar ku yang juga beragama islam. Dibalik itu biar aku semakin semangat untuk berpuasa, aku mengambil makna puasa dari yang di ajarkan di Katolik sendiri, ya... Jadi aku berpuasa sebagai bentuk rasa kesetiakawanan kepada orang yang berkekurangan diluar sana. Tanda syukur juga sudah terlalu banyak karunia dari Tuhan yang bahkan dengan ucapan "aku bersyukur" saja itu kurang. Maka aku mengambil puasa juga untuk hal ke-bersyukuran ku tentang ber-kecukupan nya hidup ku ini.

Okey then, aku hanya minum air putih karna jam sudah menunjukan waktunya berpuasa. Oke it looks like I'm late to take a breakfast. Oke no prob kalau niat bisa kok.

Yasudah aku berangkat tidak terlalu pagi dari rumah. Dan sampai di kampus oke disini sudah tidan ada pelajaran dan aku memang rencana hanya membalikan buku yang tempo hari ku pinjam di perpustakaan saja. Selagi aku sudah yakin bahwa jam minus ku sudah lunas. Jadi di Polman astra itu ada sistem jam minus. Jikalau kita telat, kita berbuat salah seperti merusak barang, tidur, atau banyak hal ya, kita akan diberikan jam minus yang harus kita bayar dengan cara....lembur. Jengjeng! "Apa itu lembur??" (Kata Univ sebelah) hehe

Oke jam minus ku awalnya 114. Tetapi karna mengingatnya banyak sekali jam minus yang di dapatkan di MK angkatan ini, maka direkapitulasi jam minusnya dan final result jam minus yang harus ku bayar sebanyak 53,3. Hm... Dan aku yakin aku sudah dapet 95 jam plus lembur. Sebener nya engga lembur sih. Waktu itu aku rapihin gudang MK +30 jam, bikin buku moduk digital +20 jam. Lalu lembur di bengkel P4 +8,5 jam. Lembur di PH +3,5 jam, pmb +8 jam, dan kerja di perpus +25 jam. Oke aku yakin aku aman

And then suddenly, Pas lagi santai duduk depan Lift MK. Dan Ardi dateng dengan muka memelas, he said,
"Anjir kabar buruk ya?" Katanya.
"Ha kenapa di?" Kataku.
"Jam plus di potong potongin jir" jawab nya. Aku langsung jengjengjet!!!! Panik. Wah maksudnya apa?
Jadi kata ardi bersihin bengkel + gudang waktu itu dipotong jadi 5,5 jam. What!? Dari 30 jam jadi 5,5 jam whahaha matekk guaa.. Masih utang jangan jangan yang lain di potong juga nih.

Akhirnya aku dateng ke mr.Chaerull selaku yang bertanggung jawab atas jam minus dan absensi MK. Aku tanya rekapan terakhirnya.
And then aku melihatnya depan mataku. Lalu namaku di stabilo oren bersama Pambayun, Tito dan Faisal.

Wah ternyata keempat orang ini yang di stabilo oren ternyata udah lunas jam minusnya!!!!! Waaaaaaaahhhhhh Puji Tuhan aku langsung merinding.
Dan aku liat rekapan trakhirnya jam plus ku dipotong dari 95 sisa 61. wah untung masih nutupin 53,3 nya itu.... Thanks God!!!!!!

So setelah itu aku duduk seperti.... Mau ngapain ya? Soalnya mau kerja lagi tapi itu sama aja ambil jam plus orang lain. Sementara papa ku jemput sore jam 4. Dan ini baru jam 10. What emma suppose to do?

Akhirnya Febri bilang yaudah cari Arief dan kerjain buku salah satu buat remidial dia bareng aja bantuin. Aku menyetujuinya dan akhirnya aku menemui Arief.
Pas ditengah pengetikan ada perbincangan sedikit dan intinya dia memang mengakui jam minusnya masih ratusan. Disamping yang lain tinggal lunasin dikit lha gitu ya, terus akhirnya aku bilang ke dia kalau "buku" nya gua bantu bantu deh nyambi dia cari jam plus mending biar 22 nya jalan gitu.

So, ditengah pengetikan kepalaku mulai kliyengan dan perutku bunyi terus. Waduh efek engga sarapan nih.... Kuat ren kuat... Aku melihat jam sudah pukul 1. Wah aku ngapain aje udah cepet bet tahu tahu jam segini aja.
Akhirnya pengetikan teruuuuusss berlanjut dan Arief masih mencari jam plus dengan jalan terakhir yaitu bikin sinopsis.

Jam sudah menunjukan hampir pukul 4, dan papaku sudah ngeping bilang siap siap. Okelah aku bilang ke arief dan minta maaf kalau masih 3/4 nih buat remidial nya. Dia its okay aja yaudah aku beberes dan siap siap turun. Menuju kebawah di tangga P4 aku berpapasan dengan seseorang dan dia membawa seperti tajil gitu deh. Dan aku tersadar kalau begini sih, pasti bakal buka dijalan. Akhirnya sembari turun tangga aku berfikir kemana aku akan mencari tajil ya?

Sesampainya di kantin ada Rifka temen ku anak konsentrasi TPM. Dan dia sendiri karna temannya lagi pada Sholat. Nah aku duduk di samping nya dan kita tak banyak bicara juga sih. Aku bertanya kepadanya, "Rif, nyari jajanan dimana ya? Buat nanti gua buka nih hehe" tetapi rifka tidak tahu. Dan jawaban pun datang, seketika seseorang instruktur pun keluar dari pintu Gdung C menuju kantin dan aku kenal He's the legend of Drawing. Ya pasti kalian kenal. Dan aku menyapa beliau, Rifka tidak mengenalnya. Dan tiba tiba pandangan beliau kaya menghampiri kita lalu akhirnya beliau meloncati kolam ikan bunderan dan naik ke bunderan menghampiri kita. Beliau tanpa basa basi langsung bilang "lauren ini kamu mau engga? Ambil saja", beliau menyodorkan sekotak berisi 2 buah roti. dan aku langsung tersentak. Aku agak ragu menerima karna....dari instruktur takut lancang atau gimanaaaa gitu. Akhirnya beliau bilang, "ambil aja engga apa sekotak kotaknya". Dan dengan perlahan aku mengambilnya dan...Puji Tuhan......dapet jawaban bangetttttttt nihhh. Tuhan memang luar biasa... Saat aku nyari Tajil. Dan Roti pun kudapatkan... Puji Tuhan.

Setelah itu aku menuju pulang ke rumah dan jengjet... Awalnya paling tidak ku mengharapkan ada sesuatu di meja makan... Dan ternyata dzing tak ada makanan apapun gitu... Huhu awalnya sedih sih... Tapi berkah pun datang kembali... Tiba tiba panggilan datang dan aku di ajak bukber... Dan dibayarin...  Dan ini mengingatkan ku kepada isi Alkitab dari (Yohanes 6:35)

"Kata Yesus kepada mereka: 'Akulah roti hidup; barang siapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barang siapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi"


Oh Tuhan, berkat Mu sungguh melimpah. Terima Kasih banyak Tuhan. Kadang aku sungguh terharu.. Ia memang Maha mengetahui apa kebutuhan kita tanpa kita harus meminta.

Thank You Jesus❤

What Is On Your Mind? by Laurentia Tricilya Cascarine. Diberdayakan oleh Blogger.