Minggu, 31 Mei 2015

KADANG AKU MASIH BELUM MENGERTI

Kadang banyak hal yang ku khawatirkan.
Kadang masih banyak hal yang membuatku berfikir, terdiam, dan memandang ke arah sekitar.

Melihat bahwa aku tidak sendiri
Melihat bahwa ini adalah rencana hidupku

Kadang ada saat dimana orang bisa saja merasakan kesedihan. Bukan karna putus cinta saja. Kadang banyak hal yang dapat membuat kita tidak tenanf. Harusnya tak seperti itu karna kita percaya bahwa pelangi akan muncul setelah hujan.
Matahari pun akan menyinari setelah badai berlalu.

Tapi bagaimana jika hanya aku saja yang mengetahui akan datang nya badai tersebut?
Bagaimana jika tak ada yang perduli dengan perkataan ku?
Bagaimana mereka yang mendengarkan hanya sekedar ingin tahu dan tidak mengerti?
Bagaimana jika akhir nya aku menghadapinya sendiri?

Hal ini selalu datang tiba tiba, dan hilang tiba tiba. Hal ini selalu menghantui ku.
Apa yang aku harus lakukan?
Aku tak bisa berdiam saja. Sungguh itu membuang waktu. Waktuku juga tak banyak. Ku tahu bahwa pasti akan tiba tepat pada waktunya. Namun saat itu tiba kemana kah aku harus melangkah atau berlari? Kemana kah aku akan menemukan semua jawaban?

Sampai jumat kemarin. Membuatku kembali membuka mata dan menutup mulut.
Mengapaaaa!!! Mengapa dia tak pernah mau mendengarkan aku!!!? Mengapa sulit sekali mengerti maksudku meski sudah berulang dan berjuta kali aku menyampaikan!!!?

Apa aku masih terlalu dini untuk mengungkapkan semuanya? Apa aku dipandang "tidak mengerti"? Apa aku dinilai "belum banyak pengalaman"? Sampai sampai tak ada satu katapun yang mereka percaya?

Kali ini.. Dengarkan aku.. Jangan hanya menyibakan rambut yang menutupi telinga mu. Tapi bukalah hatimu agar dapat mengerti maksud ucapan ku.

Minggu, 15 Maret 2015

BROKEN WING

Sayap..

Tak bisa selalu membawa kalian pergi kemana pun..ya?
Kadang sebuah sayap yang sudah hancur tidak akan dipercaya oleh siapapun dapat membawa mu terbang.

Aku ingin menceritakan sayapku dan sayap itu sudah sangat rapuh, karna sudah ku bawa terbang bersama beberapa orang, berkali kali aku jatuh, berkali kali sayap ku yang tidak kuat membuatku terbang terbawa angin, menjatuhkanku ke tempat yang tidak pernah di bayangkan oleh siapapun, jatuh sebelum sampai ke tujuan nya.

Kini sayap ku sudah hancur. Dan aku hanya ingin membuktikan bahwa sayapku ini masih dapat membawa seseorang terbang ke atas. Bisakah?
Semua orang sudah terlalu meracuni lingkungan sekitarku dan menyimpulkan bahwa akulah yang kelak akan menjatuhkan orang yang ku bawa terbang bersamaku. Akulah penyebab nya. Tak ada yang mempercayai sayapku.
Hanya karena aku sudah banyak membawa orang untuk terbang bersamaku dan selalu jatuh dan jatuh. Berulang kali. Membuat orang menilaiku hanyalah sebuah lelucon.

Banyak orang ingin meminjam sayapku untuk terbang. Tidak! Mereka meminjam hanya untuk di injak, di buang, dan dipermainkan, aku tak seperti itu. Sayapku istimewa, sayapku abadi, aku tidak menghancurkan sayapku agar aku menjatuhkan orang yang ku bawa terbang, kalian salah, tetapi ....arkkhh kalian tidak akan percaya.

Ku berusaha untuk menjelaskan bahwa sayap ini mampu, masih mampu, dan aku merasakan hal itu. Aku yang merasakan, memang untuk dijelaskan tidak akan ada yang percaya, aku akan membuktikan dan suatu hari nanti orang akan menyaksikan dari luar jendela, aku yang sedang membawa seseorang untuk pergi ke tujuan kami bersama.

Tapi mengapa? Ketika aku menceritakan ku kuat membawa seseorang, orang mengatakan kepadaku untuk tidak terlalu bangga sudah dapat membawa seseorang dengan sayap rapuh ini. Ya aku bahagia membawa nya, mengapa kalian tak dapat merasakan hal itu? Mengapa kalian menggap sayap ini lemah untuk terus bertahan di atas? Mengapa kalian hanya memnadang ku dari masa lalu ku saja? Apakah ketika burung pernah jatuh saat terbang lalu orang akan berfikir bahwa seekor burung tak lagi dapat terbang dan menjadi berenang? Tidak kan?
Maka mengapa jika aku sudah dapat terbang dan jatuh lalu kalian menertawaiku ketika aku dapat membawa orang terbng lagi?? Mengapa?

Sayapku abadi...sayapku akan selalu kuat membawa seseorang kemanapun ia mau, ku bebaskan, tetapi...adakah yang percaya kalau aku mampu? Adakah yang tak lagi memandang ku "menyedihkan dan lelucon"? Ada kah yang benar menuntun terbang nya aku menuju ke satu tujuan yang baik? Adakah yang tidak menyobek kembali sayapku untuk menghentikan kami di tengah jalan? Adakah yang tidak lagi mengolok sayap rapuhku ini?

Aku hanya ingin mengatakan....
Percaya kepada sayapku...semua akan baik baik saja.

Sabtu, 07 Maret 2015

KETIKA SUATU HAL KECIL BEGITU ISTIMEWA

Seperti halnya sekarang kini, tidak tahu dengan mengerti itu beda tipis.
Kadang orang menganggap bahwa dirinya mengerti segalanya padahal tidak...tidak tahu.

Banyak orang yang memberikan sesuatu kepada pacarnya dengan mencari segala informasi umum....bukan informasi mengenai sang kekasih. Mereka memeberikan dengan nilai harga atau nilai eksistensian barang itu di jaman kini, mereka berjuang untuk memberikan sesuatu yang akan di anggap berharga, berharga dalam bentuk material, bukan perasaan.

Aku....tidak pernah mengharapkan apapun yang ada pada dirinya untuk diberikan kepadaku, berikan apa yang kamu punya itu...untuk kita. Supaya kamu juga tetap memiliki nya, bukan hanya untukku, karena ku pun akan memberikan apa yang ku miliki untuk kita, dan aku tak ingin mengurangi bahkan menghilangkan apa yang kamu punya hanya karena memberikan untukku.

Aku diberikan sesuatu yang jelas dia mengerti bahkan sebelum aku mengetahui bahwa dia mengetahui nya. Dia memberikan begitu saja dengan senyum nya yang tulus dan aku tak tahu lagi harus berkata apa. Hal sederhana ini, hanya sebuah susu kotak. Yang memang sudah menjadi bagian hidup aku, dia memberikan dengan perasaan yang senang pula. Dia mungkin akan berfikir apa yang bisa membuatku bahagia dengan melihat wanita pada umumnya, tetapi akhirnya dia mendapatkan jawaban dan dia tahu aku menyukai itu....bukan yang cewek cewek umunya suka.... jangan lihat dari harganya. Memang tak seberapa. Dan hampir setiap yang sudah berlalu tidak menganggap itu memiliki makna untuk diberikan, mereka sibuk mencari benda benda yang sebenernya tidak aku butuhkan, mereka menganggap dirimereka mengerti "pacaran pada umumnya" tapi justru dia tidak tahu apapun yang benar benar mmbuatku bahagia...

Tidak, tapi ini lebih dari segera berharga, karena ke care an dia itu yang membuat susu ini jadi terlihat sangat berbeda.
Makasihh yaa! Kamu kok tahuu?
Itu yang aku ungkapkan sebagai suatu hal yang mengejutkan saat orang yang tidak kita pernah kenal sebelumnya membrikan hal yang begitu istimewa untuk kita.
Mungkin perasaan suka bagi beberapa orang itu di ungkapkan dengan memberikan barang yang masih di "kira kira" kan kalau target "akan" suka, todak benar benar mengetahui yang target suka. Tak ada rasa gengsi sedikitpun untuk memberikan barang sesimpel ini ke orang yang disayang.
Suatu hal yang hampir tidak di anggap penting oleh beberapa orang...
just.. susu?

Maksud ku ya dia jelas mengerti, kalau dia bisa memberikan barang yang jelas aku suka walaupun barang engga jelas, kenapa harus memaksakan untuk mencari barang yang "kayaknya" cewek cewek umum suka. Namun belum tentu sebetulnya aku suka. Dia tahu porsinya gitu. Kaya sop digaremin lah, dia tahu takerannya walaupun hanya sejumput ujung jari yang sedikit, dia engga memaksakan untuk memberikan lebih banyak dengan harapan kira kira lebih enak.

Dear Naufal,
Makasih untuk susunya! You are really kind!♥

Sincerely, Laurentia.

Senin, 02 Maret 2015

APA, DIMANA, BAGAIMANA, BAHAGIA.

"Apa tidak terlalu cepat ren mengungkapkan kebahagiaan seperti itu? Apa tidak terlalu dini gitu? Bukankah itu yang udah kamu lakukan kepada yang lalu lalu dan ternyata akhirnya mereka tidak seperti itu?"

itu suatu ungkapan yang memang selalu aku pikirkan selepas hubungan ku dengan C.
Aku sangat menyadari diriku yanh selalu mengungkapkan kebahagiaan semata yang aku rasakan semata yang saat semata dan berakhir dengan semata. Seperti lelucon ya?

Ku memuji mereka, menunjukan bahwa aku bahagia, aku yang terlihat sangat mengharapkan kebahagian, aku yang terlalu mengungkapkan apa yang hatiku rasakan ini. Seperti orang bodoh ya?

Tidak, bagiku itu sebuah hal yang natural. Memang bagi beberapa orang, aku jadi terlihat sangat bodoh dan terlalu mudah terbawa suasana. Tetapi aku hanya menjalani apa yang sudah Tuhan rencanakan untuk ku, kebahagiaan yang walau semata mata terjadi, jika memang itu membuat ku bahagia, ya...aku bahagia.
Kadang memang sulit untuk menerima pada akhirnya tidak sesuai dengan apa yang ku ungkapan di awal nya. People change.

Semua akkhir menyedihkan itu bukan aku yang sudah tak lagi mendapatkan kebahagiaan bersama dirinya, tetapi merekalah yang sadar bahwa aku bukan lah yang mereka cari, aku yang terlalu menempatkan kebahagiaanku kepada orang yang ku sayang, tanpa menunggu apakah akulah kebahagiaan yang mereka cari? Itulah sehingga mereka pergi, ya mereka, mereka yang dahulu seharusnya menjadi kebahagiaan ku.

Jadi menurutku tak ada kata terlalu dini untuk mengungkapkan rasa bahagia, rasa cinta,jika memang itu terjadi begitu saja ketika kamu sedang menjalin hubungan dengan seseorang.
Bahagia itu memang sederhana, sangat sederhana, dengan hanya duduk di belakang kursi motor beat hijau, dan melihatnya mengatur spion kanan nya dan ku dapat melihat wajah nya dari kaca itu, seketika ku pernah bertanya kenapa dia melakukan nya, dan dengan jawaban singkat
Spion kiriku buat ngeliat belakang motor ku, spion kanan ku buat ngeliat yang di belakang jok motor ku

Hanya seperti itu, semudah itu kebahagiaan muncul begitu saja, melihat nya tertawa, mmelihatnya tersenyum, melihatnya makan, melihat caranya menatapku, cara nya memanggilku, melihat nya bisa bebas berekspresi dan menjadi dirinya seperti burung yang terbang bebas di langit biru, disitu pula kebahagiaan ku ada. Aku melihat dirinya, seperti ku melihat diriku. Senyumnya pun melambangkan senyum ku.

Aku tak pernah menyesal akan hari esok, hari esok adalah sebuah kejutan, jika pada akhirnya apa yang ku ungkapkan bahagia dihari ini tak ada lagi di hari esok, itu adalah sebuah kejutan. Aku tak pernah takut.
Seperti hal nya sekarang, ia begitu banyak berkata kata yang membuatku yakin, kenapa yakin? Padahal kan kalian tahu sendiri sebelum nya selalu begitu, (ayolah jangan lagi lagi, nanti salah lagi ternyata) itulah, sebuah keyakinan. Aku tak pernah bersedia jalin hubungan jika keyakinan yang ku rasakan baru 99% pun, jika aku bersama nya berarti keyakinan ku kepadanya sudah 100%, tanpa memikirkan perkara esok dia akan mengkhianati semua, karena aku yakin, sampai detik ini, aku masih menjadi serangkaian dan bagian dari rencana masa depan nya.
Terdengar bodoh, aku bodoh, iya.
Hanya mencoba untuk tidak membohongi diriku. Aku mencintai seseorang....sepertiku mencintai diriku sendiri. 100 persen.

Senin, 23 Februari 2015

FLOWER MESSAGE

Bunga..
Ku berfikir bahwa sekarang semakin banyak teman ku, terutama cowok yang menanyakan.
"Kenapa sih ren cewek tuh suka bunga? Gua bingung!"

Begitu dan seterusnya.
Bunga ya? Menurut aku itu tergantung dari makna yang kamu siratkan dari setangkai kumpulan kelopak berwarna nan cantik itu.

"Gua waktu itu kasih., dan masa ujung ujung nya dia marah dan bilang, 'jangan sekali sekali lagi kasih gua bunga!' Gitu ren!"

Sekarang aku mulai berfikir, sebagai seorang cewek aku juga tipe yang tidak, dan sangat tidak suka diberikan bunga lho!
Hm? Tunggu, biar aku jelaskan.
Bunga. Apa yang kamu maknai dari pemberian bunga itu? Karena dewasa kini orang mengartikan bunga seperti "ah banyak nih yang gua liat di pilem pilem tuh cowok katanya sweet gitu kasih bunga ke pacarnya"
Itu yang menurut aku alasan mengapa bunga sudah tak begitu berarti bagi beberapa cewek, aku itu memikirkan bahwa bunga itu sebagai suatu bentuk......curahan hati, kenapa bunga? Karena bunga itu melambangkan cinta kasih, kebahagiaan, pengakuan, ekspresi diri, dan sebagainya.

Jadi bunga jangan di artikan sebagai lambang "sweet" dan mengikuti trend, thats the biggest mistake ever.
Gini, kamu kasih bunga...itu alasan nya apa? Karna kamu cinta? Ungkapan bahagia? Nah itu sebagai sebuah simbol reward, lihat kan? Kalau misalnya Miss Indonesia, Penenang kompetisi, Orang sakit, itu di kasih bunga.... untuk? Memberikan sebuah reward, bisa, memberikan sebuah ucapan terima kasih bisa, dan untuk yang sakit itu memberikan ekspresi rasa cinta dan harapan supaya bisa merasa lebih baik.

Banyak hal yang bisa di ungkapin lewat hanya setangkai bunga.
Bukan sebagai pamer atau ajang trend trend an, jujur aku tak suka bunga malah aku mikir its just another joke gitu. Aku pernah mendapat bunga, dengan ketidak tahuan sang pemberi dalam maksud apa. Anggepan nya ya....,sweet, he said. Naaa are you joking? Ketika orang memberikan sesuatu dengan tidak tahu makna nya dan tidak tahu sebab nya?

Tapi ku melihat seseorang memberikan bunga, dari cara penyampaian nya, dari cara dia mengungkapkan apa makna dari bunga ini, dia menjelaskan maksud dibalik warna bunga, berapa tangkai, dan kegelisahan akan mengecewkan persoalan barang sesederhana itu,.....itu baru namanya 'bunga', bukan sebagai simbol, tetapi sebagai sebuah kata kata yang tersirat ketika mulut sudah tak dapat lagi mengungkapkan kata kata dalam pikiran yang sudah tersurat.

Minggu, 15 Februari 2015

NEW FELLA

Hi semua! Aku punya cerita singkat nih, hehe mumpung lagi ada banyak waktu untuk nulis, sebenernya sih setiap hari bisa Cuma kadang mager aja jadi banyak cerita yang tertinggal deh. Hehehe

Oh iya aku mau cerita nih aku mempunyai teman baruuuu! Wahaha teman yang tak pernah terpikirkan sih soalnya awalnya aja aku engga kenal bahkan engga pernah liat dia sebelum nya.
Oke lanjut, dia cowok, iya. Dia kaka kelas, dan beda prodi dari aku, dia dari P4 (hm, apa itu P4? Bahasa manusia nya Teknik Mesin pokoknya hehe).

Aku pun juga bingung dari mana awalnya kenal dia atau dia mengenal aku. oh iya ternyata dia sudah lama banget ada di contact line aku, bahkan literally udah lama banget Cuma ya aku engga tahu ini siapa yaudah Line suka ngawur friend nya, dan aku jarang bet pake line belum terlalu gimanaaa banget pake yang android. Dan setelah temenan ini maksudnya ngobrolll gitu gitu aku baru sadar dia juga ada di friend Path aku dan instagram aku. lha? Bahkan aku engga sadar, mungkin saat itu aku masih terpaku pada seseorang jadinya orang lain ada dimana mana di sana sini aku engga terlalu perduli bahkan engga kepo dan akhirnya engga kelihatan deh. Ternyata dia sebenernya selama ini tahu kegiatan aku tahu perkembangan hari ku dan sebagainya, ya iyalah ya. oh iya aku lupa memperkenalkan,  namanya Naufal Izzatur Rahman. Who’s that “thing”? yaa itu nama yang jadi teman baru ku ini.

Dimulai dari sini.
See? Dia chat aku secara tiba-tiba aja. Aku pikir ini ngapain chat gitu kann mungkin hanya iseng?
Yaudah aku jawab seadanya saja ya. bla bla bla.
Dan saat itu asli aku lagi engga terlalu banget mau chatan sama orang jadi aku bales balesin yaa seperti balesin orang iseng aja.

Dan kian hari aku line an sama kaka ini karena kebetulan aku lagi ada paket android, lagi aku pasangin aja. Terus suatu hari mama ku nge bbm (aku engga bawa android nya), nanyain password line aku, lho? Buat apa? Aku kasih kan?

Sesampainya di rumah aku cari tuh hp engga ada, ternyata di bawa kaka ku, what!!! Dibawa ka Tyo, karena hp ka Tyo rusak gitu oh mey Gosh.
Yaudah 2 hari aku engga make android ya bodo amatan sih soalnya engga terlalu penting juga isinya.

Setelah hp ku kembali di 11 januari itu, aku baru bales.


Dan aku pikir nih ya obrolan ku akan terputus karena aku bawel banget dia lama lama paling juga capek gitu, ternyata malah terus berlanjut dan akhirnya dia pernah ngajakin pulang bareng tapi aku nya engga mau aja, soalnya aku masih bisa pulang sendiri gitu. Naik transjakarta dan itu juga siang siang karna lagi UAS jadinya pulang jam 12 atau jam 10 gitugitu deh.


Lalu hari demi hari teruuuuss berjalan normal sperti denyut jantung orang mati gitu stabill di satu garis aja, sampai suatu hari akhirnya pas suatu hari ada rapat LDKO gitu (kebetulan jadi Bendahara MK) dan dia nawarin pulang bareng, aku bilang engga bisa karena aku rapat LDKO, eh tahu tahu dia juga rapat LDKO (dia sekretaris P4, dont ask, karena P4 cowok semua). Dan dia bilang bareng dia aja daripada bokap nungguin aku sampe malem gitu. Yaudah aku okein hehehe.

Setelah semua selesai dan akhirnya kita balik bareng, di jalan ngomoooooong mulu, apaa aja di omongin pertama kali lagi akhirnya aku pulang sama cowok setelah engga sama.....you know lah engga mau ngerusak post ini dengan menyebut namanya hehe.

Di jalan dia nawarin besok pagi untuk berangkat bareng, aku nya diem dulu engga jawab, karena belum pernah sama sekali berangkat ke kampus/kesekolah gitugitu deh pagi pagi buta sama orang lain selain papa/mama. Dan dia akhirnya tanya lagi, hmm, yaudah aku okein boleh boleh aja. Tapi ada hal yang selalu aku takutin kalau bakal di jemput gitu, sama temen/pacar/siapapun takutnya.....
ilustrasinya aku buat meme aja ya hehe

Dan untungnya aku engga telat plee! Wahah akhirnya sampai juga di kampus, masih sepi sekali karena kita masih terlampau pagi. Dia langsung memarkirkan motonya di P4, dan aku turun saat aku mau jalan masuk ke kampus dia ngasih aku susu pink dan kotak bekel gitu. Sumpah kaget nya banget banget! Wahahahah dan susu pink gitu. Pas banget, “lah susu pink?!”
“iya dong”
“waaahhh makasihhh!!! Kok tahu aku suka susu pink?” jujur aku seneng banget di kasih susu pink salah satu mood booster paling paling deh nih minuman. Kita ketawa tawa aja, terus aku pamit naik duluan, karna di situ ada temen dia jadi dia mah udah biasa anak p4 pasti kumpul sama temen temen nye wahaha.

Dan hari teruss berjalan normal saja karena ya kita sebatas dekat tapi tidak asing aja gitu, Cuma ya kalau papasan masih....straight karena aku juga nya memang belum deket jadi biasa aja.
Sampai akhirnya obrolan kita udah engga ke kontrol, panjaaaang banget 1 layar penuh hp ku tuh chat dia bisa sampe 13 sekali chat, ini ngomongin apaan, bawel parah wahahahah
Sepertinya kalian tak perlu tahu isi chat nya hehe

Sampai suatu ketika dia pamit dia ingin naik gunung gitu, wuusshhh anak pecinta alam ternyata dia.
Dan sebetulnya aku ingin sekali ikut, Cuma.......engga boleh sama papa mama, padahal biasanya boleh, ya inget cuaca juga itu 678 februari, lagi marak nya hujan katanya takut aku nya kenapa-kenapa, okelah nasihat ortu utama.

Then kita engga contact an (line) selama dia nanjak, selain sinyal susah, dan itu akan ganggu kebersamaan, dan dia yang memang bilang engga ngobrol dulu. Hehe. Aku bilang “salamin ya ka buat puncak cikuray!”.
Seketika 3 hari kemudian, dia muncul di path dengan mengejutkan.
Whaaattt thee??? Di salamin beneran, anjass cute abis di post segala di path itu serius apa yak? Ada ada aja ka Naufal itu wahahah.


Yaudah segitu aja cerita tentang kaka ini nya, kita masih sebatas temen deket nih sampe sekarang. Karena ya akunya sih yang belum bisa lebih dekat lagi... engga tahu kapan bisa nya mungkin butuh sedikit waktu lagi untuk ngasih pendinginan buat hati aku. ah udah ancur begini, udah sebenarnya sih engga layak nerima tamu lagi. tapi laurent juga engga boleh kegeeran siapa tahu dia emang niat nya Cuma temen deket aja, who knows yakan? Hehehe tapi nice to meet you deh! Kocak juga orang nya.

Selasa, 10 Februari 2015

ALAM PUN MASIH MENANGIS

Lanjut lagi nih minders! Sekarang pukul 6:19 p.m

Yang rencananya jam 7 aku akan di jemput papa, mengingat banjir yang tidak memungkinkan papa untuk sampai ke daerah polman, akhirnya aku memutuskan untuk keluar polman melihat ada Asep, Abi dan Wahyu yang kebetulan juga jalan kedepan.

Aku sudah meniapkan mental dan tenga yeeeey! Meninggalkan meramaian polman yang looks like anak anak nya akan nginep disana karena motor mereka tidak ad yang bisa lolos dari subter kalau sampai berani keluar dari pagar polman. Wahahah

Akhirnya aku lewat autor 2000 YDBA. Dan keluar dari pagar YDBA itu, baru melangkah keluar dari pager langsung blush nyemplung kaki sebetis. Itu baru depan pager lho.
Kita melangkah perlahan menuruni pintu masuk menuju jalan raya itu. Byurrrr sepaha atas breh wahahaha. Bener bener ini dinginn banget air nya karena ngeliat cuaca juga hujan seharian jadi udaranya dingin.
Si Asep ngakak sambil teriak "dingiiiiiinnn woooyyy Bi"

Kita ketawa tawa ajaa, dan kita jalan perlahan sambil sesekali truk kontener lewat rencananya kita mau numpang sampe ujung pertigaan toyota situ, tapi ternyata semua truk yang lewat hanya mencapai denso. Kami pun kecewa wahhahha lanjut jalan udeh.

Krik kriik krik, jalanan ini cuma di ratain dengn air, engga ada orang yang jalan selain kita ber 4. Mobik di kanan kiri hanya diam dan pasrah udah keburu turun mesin karna terendam, bener bener kaya di film horo atau film zombie. Asli wahahha

Lalu kita menghembuskan nafas sesekali, keluar asep putih udah kaya di luar negri. Aaaa ketawa tawa terus kita kerjaan nya wahahaha supaya engga kedinginan.
Kita berjalan perlahan mendekati pertigaan dan kami melihat di jalan raya pertigaan itu ada truk berisi orang tapi berhenti, lha lha? Itu truk evakuasi? Kami mendekati pertign itu dan semakin mendekat semakin rendah jalanan nya, dan kena lha aku sepinggang cuy wahaha dingin banget, udah anyep banget deh.

Kita aampai di pertigaan itu


dan liat truk itu memang truk evakuasi, dan kita liat kebelokan kiri ternyata di depan itu truk truk yang pada mati mesin, truk truk yang tadinya jadi truk evakuasi malah mati juga ternyata. Oalahaah ini mah pantes engg ada yang jemput ke polman lagi, orang truknya aja bahkan belum sempat saampi tujuan udah mogok duluan. Wahahah.
Lanjut lah kita menelusuri jalan bersama orang orang yang berjuang pulang juga membawa motornya, atau hanya membawa diri dengan menggendong tas. Dan sebagainya.

Sesampainya di ujung halte sunter kelapa gading (arta gading) aku pikir disini akan semakin membaik keadaan nya, maksudnya engga terlalu banjir,ternyata rata banjir semua sepaha an,
Wah aku jadi bingung aku harus ke arah mana ini ya Tuhan. Jujur sempet linglung, dan kabarin papa nya gimana.

Akhirnya aku, asep, abi, dan wahyu nyebrang ke depan arta gading, dan berjalan menelusuri bypass menuju ke arah cempaka putih pokoknya. Dan aku akhirnya kabarin papa jangan mendekat ke arah sunter karena papa bisa kejebak banjir.
Tapi hp nya engga ada yang aktif, di bbm,
"Telfon aja rent" kata abi.
"Engga ada pulsa sama telfon bii"
"Yaudah nih pake hp gua"
"Engga apa apa nih?"
"Yeelah lagi keadaan gini mah engga mikirin pulsa udah pake ajaaa!"
Akhirnya abi meminjam kan hp nya, syukurlah! Aku telfon mama dan bilang kalau aku lost contact sama papa.
Akhirnya mama yang kabari ke papa dan mama bbm aku suruh ke arah pintu tol. Aku setujuin langsung.

Dan akhirnya kita berjalan terus sampai akhirnya menemukan pintu tol, dan asep abi dan wahyu lewat flyover yang berada di sebelah jalan menuju pintu tol nya, oke kita berpisah disini.
Katanya hati hati okelah aku hati hati. Kami pisah mereka jalan sedikit lebih menanjak.
Aku berjalan menuju arah pintu tol dan beberapa kali truk besar lewat dan beberapa kali aku sedikit terguncng karena ombak yang truk itu timbulkan, nyaris jatuh beberapa kali.
Akhirnya ada suara manggil aku
"Rent rentt!!", suara cowok.
Aku nengok ke kiri ternyata Asep manggil aku, dan dia bilang
"Sini sini bareng kita awpja lewat flyover duluuu nanti pas di pintu tolnya lu baru lompat dari flyover, bahaya lu sendirian banyak truk!" Aku tadinya bilang engga apa apa. Tapi mereka bersi keras untuk menyuruhku jalan bareng mereka biar lebih aman,
Aku bilang,"tapi ini di separate in sama taneman, tanah semua takutnya teblos gua sep"
Wahyu langsung nutup payung nya terus berusaha buat aku gapai payung itu biar bisa tetep stabil, eh tahu tahu aku.... BYUR! Aku nyeburr lumayan dalem sisa leher dan kepala, dan ternyata itu di pisahin oleh selokan gitu bukan cuma taneman, akhirnya aku berusaha membangunkan diri dengan kedua tangan ku, dengan 1 tangan yang masih memegang handphone, nice. Handphone ku kecelup air deh wahahahha.

Akhirnya aku bilang ke mereka, "engga apa kokk aku jalan sendiri ajaa sep, bi, yu kalian hati hati yaa!"
And so, aku menuju pintu tol  dan sembari di tuntun bareng sama mereka yang ada di flyover di sebelahku yang keadaan mereka yang semakin tinggi dan tinggi. Wahaha.
Tak lama masuk pintu tol aku mendengar "ciing! Cinggg!" Aku tahu itu pasti papaku, dengan keadaan yang riweh begini aku cari dimana papaku, akhirnya aku menemukan nya!
Aku langsung nengok ke kiri yang asep abi dan wahyu sudah semakin menanjak, aku kode in kalau aku sudah ketemu papaku, mereka langsung menunjukan tanda ok. Dan melambaikan tangan wahahahha

Then, aku pulang dehhh sama papaku naik tol,
The end! :D
What Is On Your Mind? by Laurentia Tricilya Cascarine. Diberdayakan oleh Blogger.