Senin, 23 Februari 2015
FLOWER MESSAGE
Bunga..
Ku berfikir bahwa sekarang semakin banyak teman ku, terutama cowok yang menanyakan.
"Kenapa sih ren cewek tuh suka bunga? Gua bingung!"
Begitu dan seterusnya.
Bunga ya? Menurut aku itu tergantung dari makna yang kamu siratkan dari setangkai kumpulan kelopak berwarna nan cantik itu.
"Gua waktu itu kasih., dan masa ujung ujung nya dia marah dan bilang, 'jangan sekali sekali lagi kasih gua bunga!' Gitu ren!"
Sekarang aku mulai berfikir, sebagai seorang cewek aku juga tipe yang tidak, dan sangat tidak suka diberikan bunga lho!
Hm? Tunggu, biar aku jelaskan.
Bunga. Apa yang kamu maknai dari pemberian bunga itu? Karena dewasa kini orang mengartikan bunga seperti "ah banyak nih yang gua liat di pilem pilem tuh cowok katanya sweet gitu kasih bunga ke pacarnya"
Itu yang menurut aku alasan mengapa bunga sudah tak begitu berarti bagi beberapa cewek, aku itu memikirkan bahwa bunga itu sebagai suatu bentuk......curahan hati, kenapa bunga? Karena bunga itu melambangkan cinta kasih, kebahagiaan, pengakuan, ekspresi diri, dan sebagainya.
Jadi bunga jangan di artikan sebagai lambang "sweet" dan mengikuti trend, thats the biggest mistake ever.
Gini, kamu kasih bunga...itu alasan nya apa? Karna kamu cinta? Ungkapan bahagia? Nah itu sebagai sebuah simbol reward, lihat kan? Kalau misalnya Miss Indonesia, Penenang kompetisi, Orang sakit, itu di kasih bunga.... untuk? Memberikan sebuah reward, bisa, memberikan sebuah ucapan terima kasih bisa, dan untuk yang sakit itu memberikan ekspresi rasa cinta dan harapan supaya bisa merasa lebih baik.
Banyak hal yang bisa di ungkapin lewat hanya setangkai bunga.
Bukan sebagai pamer atau ajang trend trend an, jujur aku tak suka bunga malah aku mikir its just another joke gitu. Aku pernah mendapat bunga, dengan ketidak tahuan sang pemberi dalam maksud apa. Anggepan nya ya....,sweet, he said. Naaa are you joking? Ketika orang memberikan sesuatu dengan tidak tahu makna nya dan tidak tahu sebab nya?
Tapi ku melihat seseorang memberikan bunga, dari cara penyampaian nya, dari cara dia mengungkapkan apa makna dari bunga ini, dia menjelaskan maksud dibalik warna bunga, berapa tangkai, dan kegelisahan akan mengecewkan persoalan barang sesederhana itu,.....itu baru namanya 'bunga', bukan sebagai simbol, tetapi sebagai sebuah kata kata yang tersirat ketika mulut sudah tak dapat lagi mengungkapkan kata kata dalam pikiran yang sudah tersurat.
Minggu, 15 Februari 2015
NEW FELLA
Hi semua! Aku punya cerita singkat nih, hehe mumpung lagi ada banyak waktu untuk nulis, sebenernya sih setiap hari bisa Cuma kadang mager aja jadi banyak cerita yang tertinggal deh. Hehehe![]() |
| ilustrasinya aku buat meme aja ya hehe |
![]() |
| Sepertinya kalian tak perlu tahu isi chat nya hehe |
Selasa, 10 Februari 2015
ALAM PUN MASIH MENANGIS

ALAM PUN TERUS MENANGIS
ALAM PUN BISA MENANGIS
![]() |
| warna nya aku sesuaikan dengan pakaian jas hujan kita saat itu hehe |
![]() |
| di belakang Gilang itu ada syukron (ditengah jalan) di kanan yang jas huja n kuning itu ka yudo dan sebelah nya jas hujan biru muda itu ka oji. |
Jumat, 30 Januari 2015
BUKU YANG BELUM PERNAH SELESAI
Sepertinya menutup kembali buku ke 3 yang sebenernya adalah buku pertma yang ku buka ke 3x nya itu, membosankan.
Kalian tahu rasanya memulai dengan tipe yang yaaa....tak jauh berbeda lha sama sama aja, ingin rasanya menghapus isi tulisan buku itu, atau membakar buku itu agar semua nya hilang dan kembali bersih sehingga aku bisa membaca buku yang baru.
Walaupun aku menjalani selama ini dengan 3 orang yang berbeda tetapi rasanya seperti hanya membolak balik lembar di 1 buku yang sama.
Diawalnya aku temui mereka dan mereka mulai ngobrol lewat chatting sederhana beberapa kata yang berakhir pada beberapa paragraf dalam chat nya, ya aku sangat bawel aku akui itu, aku cerita apapun tapi tidak kepada siapapun sih hanya kepada "someone" at that time aja.
Dipertengahan akhirnya pertama ini ingin memulai, okelah sekali memulai menulis kisah dalam buku itu aku benar benar berhati hati dalam pengisian nya jangan sampai ada kesalahan penulisan dan akan mengambil sebuah penghapus yang dikenal dengan sebutan "kepercayaan" yang jika ku atau dia lakukan kesalah, penghapus itu akan mengikis dan mengikis sampai akhirnya kepercayaan anatara kita pun semakin berkurang.
Membolak balik lembar demi lembar dan mengisahkan setiap kejadian romantis, sedih, senang, susah pun tertulis rapih dalam 1 buku. Dan pada akhirnya saat dia membuat kesalahan ingin ku ambil penghapusku dan yang kudapati, penghapusku sudah habis, dan kesalahan itupun menjadi membekas di sebuah buku, yang tak lama kemudian ku tutup. Keesokan nya ia meminta kepadaku untuk membeli penghapus karena ia memintaku untuk menghapus kesalahannya dan melanjutkan kembali kisah itu namun ku yang meminta dia untuk membelikan untuku, dan ia tidak lakukan hal itu, hanya pergi,,,begitu saja pergi,
Beberapa saat orang lain pun datang, dia membawakan sebuah buku baru yang kulihat sudah terisi sebagian, dia membiarkan ku untuk membukanya, dan dia meminta ku untuk melanjutkan kisah yang dia hentikan karena penghapus dia juga sudah habis. Kulihat kisahnya yang setiap bab hanya berisi beberapa lembar, yang banyak sekali bekas penghapus, sebenernya aku sudah memikirkan segala keburukan yang akan terjadi dengan banyaknya bekasi penghapus itu. Tetapi hatiku berkata lain, ku harus melanjutkan kisahnya.
Dimulai kembali dari chat singkat yang berakhir panjang, kita cerita apapun, namun tak banyak lembar yang bisa ku tulis karena keterbatasan waktu yang ada.
Dan pada akhirnya ketika sedang ingin ku tulis kembali kisahnya, dia menumpahkan minuman di buku nya ini. Semua kisah yang ku tulis seakan akan sudah tak terlihat lagi tersamarkan dengan warna minuman yanh ia tumpahkan. Dan dia mengambil buku itu dari ku dan langsung pergi begitu saja.
Di tengah keheningan ku, aku berfikir untuk merenungkan lagi dan lagi apa yang harus ku perbuat. Membeli banyak penghapus kah? Mencari buku baru kah?
Dan seketika ku menabrak seseorang dan kami menjatuhkan buku kami. Aku ambil buku yang jatuh dan aku pergi meninggalkan nya tanpa melihatnya.
Ketika ku baca buku ini tetapi tak ada isinya, sepertinya aku salah mengambil buku.
Keesokan nya aku mencarinya dan ku tanyakan bukuku yang tertukar kepadanya dan dia pun mengembalikan buku ku dan bercerita banyak tentang kisah masa laluku yang dia ketahui dari buku pertamaku, dan ketika ku buka bukuku, semua kesalahan yang ada dalam buku itu telah di hapusnya, lalu dia memberikan ku banyak penghapus, dan ia membiarkan ku membawa buku miliknya.
Dan mulai kembali dengan chatting singkat yang berakhir pada paragraf. Sungguh...seperti berjalan dalam roda hamster. Aku sudah berlari selama ini tetapi rasanya tetap di tempat saja.
Dia memintaku untuk menyimpan saja bukunya, tanpa mengisinya sedikitpun, katanya jika aku sudah tidak tahan untuk menulis, hapus kembali di kemudian hari, terus dan terus. Karena aku memang bersama dia dan aku menghargai permintaannya, kuhapus setiap kisah yang sudah ku tulis.
Dan benar berakhir pada ketika waktu ia memberikan buku yang sudah agak usang, dan kelihatannya berisi banyak hal ke 1 orang itu, bukan aku, dan ketika aku ingin memberikan bukunya yang kupegang ini kepadanya, ia menanyakan kembali kepadaku siapa pemilik buku itu, seperti tak mengenalku, dan ketika ku buka buku itu untuk menunjukan kisah "kami", aku baru sadar buku itupun kosong tak berisi sama sekali, semua lembaran hanya lah bayangan tulisan yang sudah di hapus, aku hapus tepatnya. Aku seperti tak pernah ada sedikitpun dalam bukunya. Ya itu..aku.
Dan sekarng, ku hanya sedang membolak balikan lembar buku yang sama. Sama iya, kosong. Dan ku tidak memiliki penghapus. Jika seseorang akan datang, bawakanlah aku penghapus bawakan aku banyak penghapus, agar setiap kesalahan yang akan kita lakukan dapat terus ku hapus, agar kita bisa kembali melanjutkan tanpa adanya bekas luka, bekas kesalahan, yang hanya akan membuat kita terus saling menyalahkan.
Rumit? Iya itulah Buku ku, yang belum berakhir, masih terus berlanjut.
Jumat, 23 Januari 2015
ASK.FM KU KENAPA #2
Ini adalah sebuah postingan yang ternyata bisa ada juga ya bagian keduanya wahaha aku pun heran, yup ini adalah lanjutan atau tepatnya part 2 dari postingan "ASK.FM Ku Kenapa" sekitar akhir tahun 2013 lalu.
Nah, ini ternyata terjadi lagi Minders, tiba tiba secara engga tahu menahu apapun, tiba-tiba ada anonymous datang jeng jeng... *bunyi piano*
Pertama tama, dia mengeluhkan tentang hobby ku yang suka blogging, she/he yelled on my ask fm. I dunno why. Mungkin orang itu juga sedang membaca postingan ini sekarang hehe.
Dan kedua dia juga menghina ke kurang cantikan ku.
Dan yang ketiga dia menganggap aku terlalu bocah atau terlalu lugu.
Ya...ya... aku juga tak tahu itu siapa dan engga niat cari tahu juga toh masalahnya kan aku dan C sudah selesai, ya selesai. menghina ku tidak akan membuat aku mundur, ya karna aku tidak sedang maju kembali lagi ngejar C kok. mau kamu bagus bagusin C kaya apa juga, I never look back. Absolutely.
Oke. Dia menyerangku, terlihat bahwa dia merasa aku lebih baik. Makanya dia selalu mencari dan mencari kekuranganku. Hm, yang aku heran maksudnya apa gitu ya, waktu kemaren seinget aku juga kan si C masih single, jadi anon itu dan aku statusnya apa? Sama sama bukan siapa siapa nya si C kan? Lalu apa masalahnya gitu? Wahahaha.
Andaisaja aku orang yang pengecut pasti aku akan membalas dengan ucapan
"Ohh"
"Tq ya"
"Ah massaaa?"
*marah marah*
*kata-kata kasar*
Dan sebagainya...
Tapi tidak, ya aku jawab memang sesuai kapasitas untuk jelasin ke dia, karena dia begitu tuh dia bener bener belum mengenalku, bahkan temanku pun berkata demikian.
Dan pada akhiiiiirrrr nya banget dibilang sama anon itu kalau aku di bela in dan dia marah dan bilang ke aku intinya nyuruh supaya temenku yang belain itu engga usah sok sok belain aku.
What the? Siapa temen ku yang belain aku? ya aku bilang aja emang itu mau dia kan belain, terus dia ask lagi bilang kalau yang belain aku itu anon, ada kata tolol di capslock pula, wuuhh yang marah marah ini bener bener udah ilang akal sehat apa yak?
Aku dibanjiri penasaran... Aku scroll down ke answer ku semua yang belain aku itu engga ada yang anon, ka agung, josia, dzaki. Ada 1 lupa off anon, tapi itu ternyata manda. Nah masa marah karna orang belain aku di ask fm ku gitu? nah makin bingung kan aku? Kenaoa dia merasa terganggu kalau ada yang "sabarin" aku gitu, bahkan bukan ngebela lho, cuma nenangin aku doang kan nge ask yang intinya pada bilang "sabar"
Okelah aku mulai tak mengerti..
Nah keesokan harinya aku mulai curiga, hmm pasti ini engga jauh jauh hubungannya dari C. Dan ada sesuatu yang bisikin aku buat buka ask fm nya mantan C. Sebut saja kuku. Oke coba kali ya..
And you know what!!!?
Ternyata ada yang emang anonymous gitu di answer kuku dan keliatannya ngebelain aku. (Tapi mungkin setelah dia baca ini akan di remove answear an itu) yaudah lanjut dulu ya hehe
Aku mikir, Lha lha, muter muter gini?
Siapa sih yang belain aku begitu? Dia ngomongnya "temen nya temenku" lha? Siapa pula dah sampe belain gitu, bahkan aku engga pernah kaya cerita si kuku ini, lah ni anon sampe tahu ask fm nya kuku ini segala. Ih wow.
Yaudah aku berfikir kalau yang ask aku marah marah dan bilang suruh si anon itu jangan sok belain itu aku anggep ada hubungannya sama kuku ini, entah temen/saudara/kaka/adik atau siapapun, karena belainnya di ask.fm dia, yakan?
Eh tapi kesannya dia merendahkan namaku gitu maksudnya kesannya kaya aku yang nyari ribut, padahal ogah banget rebutin "mantan", selesai ya selesai, ini pake ada acara yang ngebelain bikin nih kuku makin jijik aja kali sama aku wahhahaha perhaps.
Yaudah aku bukan jagoan kandang, aku tahu aku engga salah, tapi apa salahnya kan menjelaskan yang benar, oke aku tanpa mikir panjang aku ask kuku ini dan aku off anon, kenapa berani bet? Ya karna aku engga salah ngapain anon anon segala, pengecut kan? Disitu aku jelasin bla bla. Dan intinya ya cuma jelasin lha aku sedikiiiiiiiiit pun engga pernah ganggu idup dia, sama sekali, juga itu anon nya yang belain juga pasti engga kenal aku atau mungkin anon itu punya masalah pribadi sama kuku kan? Aku ora mudeng. Karna aku kan udah bilang berkali kali selesai ya selesai, dan kalau sampe ada yang belain gitu kesannya aku mewek dan ngarep si C kan? Engga cuy.
Dan setelah aku ask gitu ke kuku ini. Yang ask ku marah marah pun..........engga ada lagi.
Clear sudah terlihat berarti selama ini ya yang ask aku anon itu engga jauh jauh hubungannya dari kuku itu. Literally.
Tapi engga apa kok. Kan emang karna belum tahu aku aja, kalau udah tahu kamu pasti engga akan sebegitunya nuduh aku terus. Siapapun deh mau kuku itu, atau temennya yang ask aku. Mungkin kalian harus melihat segalanya lebih dekat.














