Sabtu, 26 Desember 2015

PENGHELAAN NAFAS

"Kapan rasanya aku merindukan rasa itu.
Aku terasa sudah seperti bunga yang layu
Mengatakan sesuatu saja menjadi amat ragu dan membisu
Yang hanya akan membuat diriku menanggung rasa malu.
Ketika aku berfikir untuk mengeha nafas penuh pilu.
Itu.

Saat ku bertanya, dapatkah aku memenangkan sebuah jiwa?
Jiwa yang amat kuat, jiwa yang kokoh kuat harapannya.
Saat ku berfikir aku harus melepas semuanya,
Dan menyerahkan semua kepadaNya
Menyerahkannya.

Lelah, sungguh, aku tahu benar rasanya diliputi rasa amarah.
Aku hanya ingin lagi jauh melangkah.
Melampaui dua buah dunia dengan sayap sayap patah.
Tetapi, hanya kepercayaan yang kuanggap indah.
Pasrah.

Aku tahu akulah yang memulainya, tapi aku sungguh bodoh yang tak pernah siap mengakhirinya. Tak pernah bisa. "

Sudah lauren tersenyumlah, everything is going to be just fine.
Natal tahun ini, akan menjadi Natal terakhir kamu sendiri. Kamu tak akan lagi sendiri.
Merry Christmas.
 
Dari, Dia yang selalu ada di depan mu namun tak pernah kau lihat.
(Snapshot Malam Natal di Greja St.Mikael Kranji) silent night, holy night.

Kamis, 24 Desember 2015

ANSWER 3 VERY MERRY CHRISTMAS

Natal sudah dekat.
Sungguh, tahun ini rasanya Natal menjadi momen yang berbeda dari Tahun sebelumnya, hm...kenapa ya, karna aku mulai merubah cara pandangku tentang Natal yang lalu dengan Natal yang sekarang.
Aku memfokus kan kepada Kelahiran sang Juru Selamat.
Rasanya....tahun ini aku seneeeeeeeeeeeng banget, mendengar Yesus telah datang.
Rasanya berbeda tahun tahun lalu aku yang memikirkan hal hal yang kurang perlu misalnya liburan lah for example aja.

Nah tahun ini rasa syukur yang berbeda yang tak ada lagi rasa takut akan akhir dari hidup ini, karna aku percaya bahwa Yesus telah datang dan akan menyelamatkan kami semua. No matter what they said about you Jesus, i know you are The Cure, you are The Way, only Way.

Andaikan semua orang bisa merasakan kebahagiaan dan sukacita ini. Andai semua orang bisa menerima Engkau, pasti mereka semua bisa merasakan kebahagiaan ini, ketidakada nya lagi kekhawatiran akan hidup karena Engkau lah sang Sutradara Hidup.

Memaknai bahwa Natal (Kelahiran), menjadi awal baru bahwa tidak ada lagi maut karna Firman Allah turun menjadi Manusia yaitu Yesus, untuk memberitakan kabar gembira, sebegitu cintanya Allah sama kita dan kita sudah diselamatkan dari dosa dosa yang memisahkan kita dengan Allah lewat penebusan Putranya Yesus, atau yang kita kenal dengan Firman Allah itu sendiri. Andai semua orang mengerti, andai semua orang percaya, aku yakin, Dunia takan ada lagi yang namanya Perang, pasti Damai. Aku rindu.

"Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaanNya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepadaNya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran." (Yoh 1:1,14)

Dan jujur di bulan desember ini sudah ada 3 orang di dekat rumahku yang dipanggil Bapa pulang ke rumahNya. Jujur aku galau dan salah 1 nya adalah temen deket ku, Siska. Umurnya baru 17 tahun. Dia mengidap suatu penyakit yang menyrang jantungnya. Okay pasti rasanya tidak akan enak, tetapi ia semasa hidupnya tetap setia melayani Gereja. Dan aku sempat galau....
how about me?

Dan ketika aku diselimuti rasa gundah itu, aku hanya sedang scrolling internet saja. Biasa, people nowdays banget kalau galau ya...internetan. seketika... Yesus menjawab pertanyaan galauku dan aku mendapatkan sebuah kutiban ayat alkitab di internet itu...
" Di rumah BapaKu banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempatKu, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada." (Yoh 14:2-3)

Dan kalian tahu, aku langsung nangis.... nangis banget, tangan aku langsung nutupin mata, phew! wow banget! Tuhan Yesus so sweet bangett asli.

Dan semenjak saat itu aku lebih memaknai kembali, bahwa hari kiamat yang banyak orang awam takutkan, aku tidak lagi merasa takut, karena aku percaya Tuhan Yesus akan datang dan menjemput kita semua, kita semua, yang percaya kepadaNya.

Aku akan mencoba untuk menjadi manusia baru yang berusaha untukbtak lagi berbuat dosa. Doakan aku kawan. Dan Selamat Natal!

Kamis, 10 Desember 2015

ANSWER 2

Tuhan Yesus sungguh baik.

ini sudah terjadi beberapa kali, seriiing sekali. dan aku tahu bahwa sesungguhnya apapun yang terjadi itu engga, bukan karena kebaikan si orang itu, atau kemegahan diriku. 
padahal ini hanya hal kecil tapi kalau kita bersyukur itu rasanya kaya.... WOW memang Tuhan Yesus baik banget yah.

hari ini, tepatnya kamis ini. sudah menjadi kejadian yang ke 3x nya.
padahal jujur kadang aku merasa engga layak gitu diperlakukan begitu baik oleh Tuhan. aku masih buanyaaakkkkk banget melakukan kesalahan berulangkali yang engga berkenan dengan Tuhan tapi engga habis habisnya Tuhan nolong aku terus.

kemarin, mekatronika pergi bersama-sama touring ke Curug Putri Kencana di daerah Sentul. nah itu kan seperti hari yang yaa....hanya senggang 1 hari deh pokoknya, hari ini pun kembali beraktifitas kuliah bahkan aku sadar aku belum UTS Mata kuliah Bahasa Jepang, dan jujur aku selama di Curug tak pernah terpikirkan sedikitpun.
sampai dirumah sungguh itu lelah yang amaaaaaattt lelah, dan aku hanya ingin istriahat, tapi mengingat aku masih memiliki tanggung jawab untuk membuat pamflet untuk acara natal polman, aku harus melaksanakan tanggung jawabku itu, sambil sesekali memikirkan bagaimana UTS Jepangku Besok.

dan untuk ukuran tekun pasti dinilai tidak tekun, karena kan spare antara UTS jepang yang lalu dengan Susulan UTS jepangku besok itu panjaaaaaang sekali waktunya, dan aku pasti dinilai banyak membuang waktu sampai harus panik di H-1 susulan Jepang.

setelah aku menyelesaikan pamflet beserta revisinya sampai final. Tubuh ku sudah tidak dapat lagi melakukan aktifitas, malam kemarin itu pukul 11.48 dan mengingat insiden di Curug yang menimpaku, membuat setengah kepala ku begitu sakit dan aku putuskan untuk istirahat dan berniat untuk membuat alarm untuk jam 2:30 pagi.

2:30 pagi aku bagun dan aku menguatkan diri membuka laptop untuk belajar jepang.... dan ketika aku menyalakan laptop, benar.... badan ini tidak sanggup banget. akhirnya aku ketiduran di depan laptop. pagi pagi jam setengah 6 bangun dan terasa setengah muka ini panas bray whaaha aku melihat cermin bengep banget. wah ngefeknya baru sekarang nih.

setelah sampai kampus dengan yang entah kenapa aku tak merasa takut sedikit pun tiba tiba soal UTS Jepang, padahal jelas akukan belum belajar, aku datang sampai kampus jam 7. dan aku meminta catatan temen untuk belajar, yaudah belajar sealakadarnya.
tenang aja gitu rasanya padahal kemarin malem sampe nangis sambil bikin design pamflet.

setelah sensei nya masuk.... blas.
ternyata UTS nya Besok. dan dia mengatakan bukan karna mengasihani kami ber3 yang ditanya "siap engga?"kita menjawab dengan penuh keraguan, tapi karena dia bilang engga mau ada yang UTS dijam kuliah dia.

yaa walaupun hanya sekecil itu mengingatkan ku pada 1 ayat di Alkitab "Banyak rancangan di hati manusia tetapi keputusan TUHANlah yang terlaksana" (Amsal 19:21)

dan juga yang menjadi ayat pedoman hidup aku "Serhkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu" (1Petrus 5:7) 

aku langsung megang dadaku, Puji Tuhan, aku bisa belajar dulu.

karena ini sudah terjadi 3 kali, di matakuliah Elmes dan Psikologi Industri.
dan bukan karena rayuan kita yang mengatakan bahwa minta di undur atau apalah, tetapi ya sama, alasan alasan dosen yang mengatakan "saya cuma ikutin kalender akademik saja, uts nya pertemuan selanjutnya" itu dosen P.I. padahal untuk mata kuliah lainnya sudah beberapa yang UTS. entah apa ya, tak habis habisnya gitu Tuhan menegur aku, Sayang dan bahkan menolong dengan yang kelihatan kecil namun jika disyukuri menjadi sesuatu yang amat sangat menenangkan hati.

Minggu, 29 November 2015

ANSWER 1

Tuhan Yesus sungguh baik.

Aku tahu bahwa hidupku tidaklah mewah. Aku melihat bahwa hidupku juga banyak sekali perkara nya.
Tetapi semua perkara itu tidak pernah membuatku takut untuk menghadapinya.

Aku terlahir di keluarga Katolik. Bukan berarti aku dipaksa untuk menganut agama Katolik. Tetapi seperti pada kutiban alkitab
" Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam namaKu, diberikanNya kepadamu." (Yoh 15:16)

Aku bersyukur karna Allah Bapa yang sudah memilih aku.
Bukan berarti kita yang memilih untuk jadi katolik..oke kita buang kata kata katolik dulu, tapi orang yang percaya Yesus (kristen, adven, protestan, katolik, baptis dll "yang percaya Yesus)
Nah melainkan karna kehendak-Nya lah kita diberikan karunia seperti ini.

Banyak sekali kutiban alkitab yang selalu membuatku tenang.
Semuaaa nya ada di dalam alkitab, saat kita mempertanyakan apaaaa saja semua jawaban ada di alkitab.

Tidak semua orang menerima isi alkitab, kembali lagi kepada ayat di atas.
Karena dipilih. Dan ayat ini juga menjawab,
"Barangsiapa berasal dari Allah, ia mendengarkan firman Allah; itulah sebabnya kamu tidak mendengarkannya, karena kamu tidak berasal dari Allah."  (Yoh 8:47)

Sangat menjawab, bukan aku sudah sangat siap dengan setiap perkataan diluar sana tentang firman Allah, sampai kapanpun ketika jika bukan Allah yang memilih mereka, mereka tidak akan percaya dan mereka yang tidak percaya, tidak akan mengerti firman ini.

Tugas kita apa? Hanya bisa berdoa. Toh sekarang bukan tentang agama apa lah perkara dunia ini, karena sejujurnya Agama tidak akan menyelamatkan, tetapi Iman lah yang menyelamatkan.
Hanya bisa berdoa bagi mereka yang belum percaya kepadaMu agar tahu bahwa Engkau lah Juru selamat kami. Hanya-Engkau.

Sungguh banyak sekali sejadian dihidupku yang sudah dimenangkan, dikuatkan, dibangkitkan, di tuntun. Hidupku asyik walau aku tidak memiliki banyak materi.
Hanya mengikuti apapun kehendak Tuhan, semuanya terasa menyenangkan, benar, Engkau lah sutradara hidup yang mempunyai rencana paling indah.

Ini ada sedikit lagu yang bisa menyemangati hati. Semua tentang hati.
https://youtu.be/HIeuJWGHGt4

Selasa, 17 November 2015

ENGINEER CAN FEEL IT

Seperti yang salah seorang teman ku katakan, " anak teknik tuh engga ada galau galauan pasang pm mellow jijik ihhh chiaaahh"

Bisa dikatakan aku bukan tipe orang yang berisik di pm pm atau status socmed. Ya... kadang bergumam atau intermezzo beberapa kali mungkin saja. aku masih memiliki sisi batiniah dari seorang wanita.

Anak teknik juga bisa merasakan kecemasan hati bray *azek
Yep engga, bukan, aku meliht seseorang dari kejauhan.
Dia sangat jarang ku lihat sekarang, apakah aku terlalu sibuk?

Aku menceritakan kepada seorang temanku...
"Psst... masa pi, gua......kangen sama dia, baru kerasa kehilangannya sekarang. Gua harus gimana ya?"

Aku turun bersam dia hendak menuju kantin dan kami melewati tangga utama gedung B. Ketika aku menuruni tangga yang menghadap jendela kearah depan polman, terlihat kumpulan beberapa mahasiswa polman, aku seakan dibuat untuk dapat melihat dirinya, aku seperti merasakan jatuh cinta lagi, aku seperti anak SMA yang melihat seorang "yang disana" itu rasanya aku ingin berhenti sejenak di jendela tangga ini hanya agar dapat melihat dirinya walaupun dari kejauhan.

Pi pun engga bisa banyak berkomentar hanya tertawa kecil karna memang aku sedang merasakan suatu yang sudah tidak lagi boleh ku rasakan sebenernya. iyap, kerinduan dengan segalanya.

Aku merindukan dia.
Aku, anak teknik yang merindukn dia untuk membuat kerasnya hidup teknik ini menjadi lebih mudah, seperti mesin yang merindukan oli agar mengurangi gesekan dan memperlancar kerja dirinya.

Kami tidak memiliki ruang yang cukup untuk kmi berdua di dunia ini. Hnyalah sebatas mimpi, kamu mimpi ku kemarin sore.

Sabtu, 14 November 2015

TOLONG LAH MEREKA, TUHAN

Ketika ku bangun dari mimpi indahku pagi ini, aku masih saja di selimuti rasa kegelisahan, rasa yang sungguh amat menggangu.

Mengetahui semua hal di dunia yang fana ini membuatku semakin terbuka akan penting nya aku banyak bertanya kepada Sang Pencipta tentang apa yang harus aku lakukan.

Seperti pagi ini, begitu sunyi. Aku memasang alarm dari jam 4 dan menyala dengan kelipatan satu jam selanjutnya. Jam 5..... jam 6..... jam 7.....
Aku bertanya, "mengapa terlihat sudah fine tapi aku engga fine at all ya Tuhan?"

Aku membaca renungan pagi ini. Temanya On time.
intinya Tuhan tidak akan mengulur ulur waktu untuk segera menolong kita.

Aku kembali berfikir, setiap kali aku membaca sebuah renungan pagi. Membuat ku berfikir apa pesan yang ingin di sampaikan pada renungan ini, dan jujur saja setiap apapun yang aku baca entah di alkitab, renungan, dsb itu seperti memberiku jawaban.

Sungguh hati ini masih gelisah, Tuhan, kenapa ya?

Saat ku berfikir apa yang telah berlalu kemrin malam, aku berfikir, adakah yang belum tuntas?

Aku turun, aku membangunkan mami, dan papa. Dan aku mengatakan kepada mereka, bahwa aku ada jam tambahan pelajaran Agama hari ini sama Sela dan (mungkin) sama Retho.

Aku menunggu air kamar mandi siap, akhirnya aku beranjak mandi.
Ketika aku sedang mandi, benar, air membuat kita lebih tenang, lebih banyak berfikir.... dan seketika.

*JLEB* aku mengerti semua ini, dan aku seketika, badanku gemetar, aku merunduk menumpukan kedua tanganku di kedua dengkulku dan aku seketika seperti di tampar oleh Tuhan, "BANGUN LAUREN!"
Ya Tuhan, ya Tuhan.........!

"Aku mengerti aku mengertiiiii!!! Astaga Tuhan!" Aku pun melonjak semakin berdebar dan aku menggigit bibir bawahku... Tuhan! Apa yang harus aku lakukannnnn?? Aku menangis.
Tuhan! Apakah aku harus mengetahui semua ituuu!! Mengapa aku terlambat ya Tuhan!!?? Mengapa aku mengetahui dan mengerti pagi ini, mengapa tidak kemarin!! Mengapa tidak 2 hari yang lalu!!

Walaupun aku tidak ada sangkut paut nya dengan hal ini, tetapi ada 1 orang yang harus nya tidak berada dalam lingkaran itu. Ya Tuhan, aku tahu Tuhan sayang sekali dengan dia sampai sampai Tuhan ingin aku terus bertindak, tetapi bagaimana Tuhan??!! Aku tidak bisa berbuat apa apa lagiii Tuhan, tolonglah Mereka Tuhan.

Aku yang seperti psikolog, yang mendengar semuanya bukan hanya dari 1 pihak, mengapa mengapaaa Tuhan engkau kerjakan karya ini atas ku? Aku tidak mengerti. Mengapa selalu datang sebuah kabar yang notabene nya "lebih baik aku tidak tahu" itu Tuhan?

Banyak hal yang membuat ku sekarang begitu dekat dengan Tuhan, begitu cepat dan on time Tuhan bertindak membuka mataku, membisikan ku, menolongku, tetapi kali ini Tuhan, aku tidak memiliki tenaga untuk bertindak.

Tidak, bukan kesiapa siapa. Tetapi ke dia. Tetapi aku yakin ini tidak akan dipercaya.
Mereka sedang berjalan ke arah.... gelap.

Maafkan aku Tuhan, aku terlalu lamban untuk mengerti semua yang engkau kerjakan. Tetapi tolonglah Tuhan, ada 1 orang yang seharusnya tidak berada di situasi seperti ini, dia ada disana, dia yang bernama.............

Iya benar, dia orangnya, Tuhan.

Rabu, 11 November 2015

AKU, KAU, DAN KITA

Sungguh sangat berbeda berada dalam situasi seperti ini. Rasanya... senyum ini tidak akan hilang lagi. 

Dan aku baru merasakan semuanya, benar adanya aku sudah mulai belajar menjadi lebih dewasa. Dia sudah merangkai hubungan sampai 8 bulan kemarin ini dengan sungguh amat baik.

Aku, kau, dan kita. Sekarang memang engga ada "kita" yang adalah 1. Tapi kita sekarang adalah 2. 2 yang berhimpitan. Bukan dengan rasa cinta, tetapi dengan rasa sayang.. sebagai sahabat.

Yap. Aku baru 1x ini merasakan dan rasanya mempersahabatkan seorang yang sudah berlalu, dahulu aku mati matian menolak, Menepis kenyataan, Dan seakan aku terlalu awam gitu, membenci seorang mantan. Tapi itu tidak merubah suasana hatiku menjadi lega, tidak sama sekali.

Tidak, lauren sudah berubah sekarang dan aku sungguh nyaman dengan keadaan ku yang sekarang ini. Keputusan yang kita tetapkan bersama, perpisahan yang memang sakit minta ampun namun kita sama sama mengerti keadaan yang ada. Membuatku tahu, bahwa tidak boleh aku selalu menghakimi seseorang dengan kata "tidak", tanpa mempertimbangkan sama sekali dan tidak terpikirkan untuk di ungkit kembali. Sampai, aku tak tahu bahkan wajah mereka semua yang sudah berlalu itu seperti apa, masih hidup apa engga? *eh

Nah, aku berfikir, bahwa masih banyak hal yang pengen kita wujudin sama sama. Dan aku masih mempunyai janji kepadanya dan aku pasti akan tepati kelak.
Dan salahkah bila aku menganggap dia sebagai sahabatku.
Dan dia akan selalu menjadi sahabatku. Rasa ini...... benar benar meningkatkan kebahagiaan ku. Walau aku sudah bukan menjadi prioritas utamanya, namun ketika dia butuh sesuatu aku siap berada di "saat" itu, dan itu tidak akan melanggar keputusan yang ada, melewati batas atau aku tidak akan menghalangi dia untuk move on.

Memang, tidak akan ada yang tahu ending nya seperti apa, Tetapi yang ku tahu, hubungan ku dengan dia tidak akan pernah aku sia sia kan. Meskipun sekarang kami hanya sebagai sahabat.
I hate you :)

Minggu, 08 November 2015

TO NOISE TO MAKE IT SILENT

Sampai hari ini, aku seperti di tuntun untuk segera berjalan kedepan tak lagi terus meringkup disini, aku tahu Tuhan sedang berusaha membujuk ku untuk mengemasi barangku dan melanjutkan petualangan ini.

Dan selayaknya ayah yang seperti hero. Tuhan perlahan menghapus semua kesedihanku. Dimulai dengan rasa rindu yang akut ini membuatku harus melenyapkan segala media sosial yang dapat menghubungkan aku dengan dirinya karna ku yakin aku tidak akan rela untuk melihat langkahnya tak lagi bersama ku, menumbuhkan rasa egoisku dan rasa cemburu ini, yang tak ada lagi "kita" dalam setiap langkahnya kembali. Membuatku harus menghapus semua yang dapat menambah kenangan yang terlalu indah itu. Sampai pada suatu malam aku pulang dan dikabarkan.
"Cing, data lu di laptop gua ilang semua nih, laptop gua baru di install ulang" mendengar kaka mengatakan itu, rasanya aku ingin teriak karna menyayangkan semua dataku, tapi entah kenapa saat itu aku tak bisa berkata apa apa. Seperti berfikir yang terjadi terjadilah, mau apa? Kaya gitu, aneh.

Masih ada pula suatu data yang memang tak ku pikirkan bisa menimbulkan suatu kesedihan, Tuhan lagi lagi bertindak, memory hp ku tak terbaca, dan tak bisa terbaca sama sekali. Seketika ku repair and repair karna "sayang" akan data itu, tak ada hasil, ku membuka gallery dan kosong fotoku dengan dia lenyap begitu saja, ku buka WA dan semua chat history tak dapat di input dari memory, membuat chatku dengan dia pun lenyap sudah.
Itu kejadian pertama.

Hari ini terjadi sebuah percakapan antar aku dengan dirinya yang sangat tidak baik. Aku pun sendiri tidak menyukainya.

Dimulai saat aku harus meluapkan semua yang mengganjal disini (hati) yang tak tahu lagi aku tidak mungkin menceritakan ke orang lain dan akhirnya aku langsung menembak dirinya.
Semuanya aku ungkapkan dengan blak blak an. Semua rasa amarahku semua rasa yang masih tertinggal yang sejujurnya ingin ku hapuskan namun......

Memang saat aku meluapkan semua itu, percakapan kami semakin dan semakin buruk. Seperti layaknya manusia, tak ada satupun yang mau mengalah, tapi seperti biasa hebatnya pada akhirnya dia menyelesaikan perdebatan dengan kata maaf dan membiarkan ku merenung sejenak dengan tak lagi membalas chatku. Seketika handphone ku mati mendadak, mati begitu saja, reboot.
Dan ketika sudah menyala, tahu kan memory tak terbaca, otomatis chat barusan memang tak masuk memory dan langaung hilang ketika buk WA semua kosonh, membuat ku melihat bahwa dunia memaksaku untuk tak lagi setitikpun melihat kenangan apapun lewat percakapan yang sudah berlalu.

Melanjutkan tugas, sehari ini aku bertugas full 1 hari dan baru selesai jam 9 malam. Aku mulai merasakan adanya, hilang.
Saat break jam 12 siang dan jam 6 sore untuk makan disambi bebrapa snack di jam tertentu saat itu aku merindukan semua yang biasanya ku lakukan saat senggang, mengabarinya, semua hal yang utama dia yang tahu, aku makan apa, apa yang aku kerjakan aku kirim lewat foto, apa yang ku pegang, siapa yang kutemui, apa yang aku alami.
Sesaat semua itu terpikirkan ketika aku tidak sedang melakukan aktifitas seperti pada saat istirahat.

Dan ketika pulang, dijalan aku mulai berfikir, kata kata kasar amat kasar yang sudah aku lontarkan kepadanya lewat percakapan pagi ini. Membuatku seakan merasa....ini bukan kamu ren. Kamu engga seperti itu. Kamu engga boleh serti itu

Memang rasanya lega..sangat lega pada akhirnya aku hanya ingin mengatakan kesalahan yang terjadi belakangan ini. Yang harusnya tidak terjadi, perlakuan dia yang kurang baik itu akhirnya ku tegur pula. Namun teguran dengan cara seperti itu.... aku menyesal.

Sampai ketika sampai rumah tak ada lagi yang ku pikirkan, pukul 9.58 p.m aku membuka pintu rumah dan berlari menyalakan handphone ku lalu menghuhungi dia.... tak ada lagi yang aku pikirkan. Hanya dia.
Apa hanya aku saja wanita bodoh ini yang masih saja memikirkannya. Apa dia juga merasakan hal yang sama? Atau dia sedang memikirkan seorang yang disana?

Aku hanya berharap untuk saat ini dia akan mengangkat panggilanku ini..

Jumat, 06 November 2015

THE ANSWEAR AND I SWEAR

Sebuah jawaban...
Seperti hal nya sebuah jawaban dari sebuah doa.
Tak harus sang Pencipta yang datang dan membisikan, bisa jadi melalui suatu pertanda pertanda atau pun melalui teka teki hidup yang akhirnya terpecahkan.

Ya semenjak hari itu tiba, selalu ku pertanyakan. Selalu ku tepis kehendakNya. Serasa belum menerima. Dan terus menjadi pertanyaan.
Namun, pertanyaan ku selama ini pun terjawab.

Dan membuatku menerima. Dan membuatku membuka mata.
Aku bermimpi belakangan ini, dan aku yakin itu bisa menjadi pertanda, bahwa aku harus mulai waspada. Tetapi sering kali aku menutup telinga dan memejamkan mata.

Tetapi memang benar hanya Engkau lah yang tahu apa yang terbaik untuk ku. Kini tak perlu lagi ku pertanyakan dalam setiap langkah ini "Tuhan, mengapa engkau menjemputnya? Mengapa engkau mengambil nya kembali? Mengapa disaat aku merasakan akhirnya suatu keutuhan yang ada tapi ternyata pergi pula? Mengapa disaat semua sedang berjuang mempertahankan tetapi engkau memutuskan dia untuk melangkah lebih jauh?"

Now, I knew it. Thanks God.
Dan terima kasih karna aku mengetahui hal itu setelah semua ini selesai, sebuah benang yang seakan tipis terikat pada tangan kirinya, ketika tangan kanan nya masih menggenggam tangan ku. Memang belum lama itu terjadi. Tetapo rasanya semua lontaran kata-katanya terdengar sia-sia.

Ketika ia begitu cemas khawatir dan cemburu terhadap kesibukan ku, atau kesingkatan waktu untuknya, atau mungkin tentang banyaknya wajah disekitarku. Tetapi tak ada sedikit pun ia memandang...atau bertanya pada dirinya,"apa aku sudah bercermin?"

Memang aku tidak sempurna, aku harus banyak belajar, orang seperti aku yang over and over again di bodohi, diinjak injak. Seperti kata orang "lu tuh kaya keset, terlalu welcome makanya diinjek injek terus"

Terima kasih Tuhan, aku sudah bisa menjadi berkat bagi kaki kaki yang ingin masuk, walau hanya singgah, atau beristirahat, atau bahkan menetap untuk selamanya.

Dan aku berjanji dengan panggilan hidupku ini. Apapun yang Engkau kehendaki, terjadilah.

Sabtu, 31 Oktober 2015

MERPATI YANG TIDAK AKAN PULANG KEMBALI

Aku tak tahu lagi, akhir oktober ini seharusnya bisa menjadi akhir yang baik di setiap bulannya sedari yang lalu.

17 februari 2015 - 30 oktober 2015.

Hanya bisa mengucapkan terima kasih seribu saja, dan kata maaf yang tak kunjung habisnya.
Sudah lama tak kalian lihat aku mengepost lagi ya?
Sudah selama ini aku diselimuti kesibukan awal tahun ajaran semester 3 ini. Sudah selama ini tak terasa hubungan ini berjalan lewat belakang. Tak ada habis habisnya cara ia untuk berjumpa dengan ku, membohongi dunia hanya untuk membuatku bahagia.

Dan aku bersyukur sampai detik ini tak ada satupun kata kecewa, tidak percaya, berpaling yang melesat di pikiranku ketika aku bersama kamu. Naufal Izzatur Rahman, lelaki yang mungkin kalian lihat biasa saja. Lelaki yang mungkin tak memiliki apa apa, sederhana, dan tidak istimewa, tapi bagi aku hanya dia yang bisa melengkapi kekurangan aku. Menjadi utuh. Menjadi sepasang merpati. Yang setia, berjiwa besar.

Tapi, bagaimana kita kedepannya?

Pertanyaan itulah yang perlahan menghancurkan benang merah ini. Tk ada orang ketiga, tak ada yang perasaan bosan, hilang, atau luntur. Tidak ada.

Semua hal yang tak pernah terpikirkan untuk di kunjungi, tak pernah di bayangkan, tak pernah dipertanyakan, akhirnya datang menghampiri, iya, "perpisahan"

Semua ini hanya karna keyakinan yang berbeda. Yap. Jalan nya berbeda. Pikiran yang beda, ajaran yang beda, semua berbeda, They said.

Tak perlu ada lagi kita. Kamu dan aku sekarang sepasang merpati yang berada di beda sagkar.
Yang tak akan pulang ke rumah lagi.

Sampai jumpa, Naufal.

Just me, LTC.

Kamis, 13 Agustus 2015

SEBAB KAKIKU BELUM SEPERTI PIJAKANMU

Kakiku adalah sebuah kenangan buruk ku. Kenangan yang amat sangat meninggalkan bekas pijakan kaki yang tak akan pernah bisa terhapus.

Kakiku belum kamu ketahui
Sebab kakiku belum pernah kau coba untuk melangkah bersamamu.

Ku bisa mengatakan bahwa kamu melangkahlah jauh dari pijakan kakiku karna apa? Aku sudah pernah merasakan nya.

Kamu mengatakan bahwa kakiku begitu angkuh ketika berdiri sendiri tanpa suatu tubuh daripadamu yang mengarahkannya. Aku yang menolaknya.
Kamu mengatakan bahwa kamu tak terima di hantam keras oleh kakiku.
Bahkan kau tak pernah merasakan apa yang kakiku rasakan, ketika kakiku pernah di tolak oleh badan nya yang seharusnya ia bawa bersama kemana ia melangkah.

Coba saja kamu merasakan. Pasti kau akan mengerti mengapa kakiku memilih untuk pergi begitu saja. Mengapa?

Dahulu kakiku pernah berpijak tanpa restu dari tubuh nya, membuat kakiku harus merelakan rasa sakitnya melepaskan diri dari sebuah tubuh yang tadinya begitu utuh. Dihina, di caci, di maki, di olok. Tetapi aku bisa apa? Kakiku hanyalah kaki dengan apa adanya sebuah kaki. Tak ada hal istimewa dari ini semua. Tetapi aku merasakan begitu sempurna, sempurna yang nista begitu saja.
Bayangkan saja. pikirkan saja. Dan posisikan saat itu kamu berada menjadi kakiku.

Saat kakiku yang ingin melangkah lebih jauh ternyata hampir tak mendapat restu sedikit pun kembali dari tubuhnya, di olok, di caci, di maki kembali.... Apa tak pantas kakiku ketika harus merasakan kembali melangkah tanpa arah dari tubuhnya, apa iya kamu bisa memikirkan apa yang kakiku rasakan?

Apakah ketika kakimu merasakan sakit yang begitu mendalam ketika kamu tak sengaja melukainya lalu kamu akan menyalahkan kakimu yang sebenarnya hanya mendapatkan perintah dari tubuhmu? Apakah masih kamu akan mengatakan hal itu? Masihkah kamu akan menyalahkan kakiku.
"Lebay ah lu...." Dan kamu pun tertawa.

unspoken message

Minggu, 09 Agustus 2015

JAWABAN AKHIR

Hari ini.. Tepat nya tanggal 7 Agustus, kami akhirnya mengikuti Yudisium disitu maksudnya Yudisium itu kami mengambil Kartu Hasil Studi ku untuk tahun pertama ini di polman astra.

Dag dig dug bukan main mengingat tahun pertama dan masih banyaj kekurang jelasan dalam syarat Yudisium ini.
Okey, dan Syukurlah Surat Bebas Tanggungan jam minus, koin dan kunci loker ku sudah lunas dan aku bisa mengambil KHS ku.

Pagi ini aku mengabsen untuk Matrikulasi Camaba Polman Astra 2015 dulu. Sekitar sampai jam 8.lalu kami, MK tingkat 1 dipanggil sang ketua untuk diadakan rapat Makrab diruang Robotik.

Yaudah okay kita semua langsung kumpul selama ternyata kejelasan kapan dan jam berapa Yudisiumnya akan di adakan.
Then, kita rapat makrab dengan keadaan anak MK1 yang belum lengkap, Arief, Ilando dan Dwiyan belum datang. Karna kata Sekretaris Prodi MK, beliau tidak mau melangsungkan Yudisium kalau Mahasiswa MK1 belum lengkap, (kata Febri) oke di gantungin nih kita kapan Yudisium nya.
Pas rapat, kami para MK1 segera mencoba menghubungi Arief, Ilando dan Dwiyan. Dan kabar pertama Dwiyang sakit jadi tidak dapat hadir(waduh boleh Yudisium kah?), lalu Ilando mengabarkan sudah dijalan, nah Arief terakhir mengatakan bahwa ia sedang mandi dan setelah itu ke kampus. Oke aman.

Selama Rapat berlangsung, kami membahas semua ke Fix an yang akan menunjang jalan nya Makrab MK 2015 ini.
Tak lama ilando datang, lalu arief datang.
singkatnya rapat selesai pukul 11:30 dan kami semua bersiap untuk ibadah karna hari ini adalah hari jumat.

Setelah selesai beribadah sekitar pukul 12:45 kami bersiap untuk mengabsen kembali camaba.
Lalu Febri mengabarkan bahwa Yudisium akan dilaksanakan pada pukul 14:00 diruang Robotik.

Oke singkat nya jam 2 itu kami semua kumpul dan yap..kurang Dwiyan namun ternyata tidak masalah.
Setelah itu ternyata teman teman yang belum menyelesaikan Surat Bebas Tanggungan itu, belum dapat menerima Kartu Hasil Studi. waduh....... Tak ada toleransi kah?
Ternyata tidak.

MK 1 yang menerima KHS pada hari ini sekiranya 13 orang, dan sisa nya 16 orang belum bisa karna SBT itu.
Nah waktu itu pula diumumkan beberapa nama anak yang diinfokan kalau KHS semeser 1 ada perubahan nilai PMD.
Aku yang tadinya tertunduk langsung mengangkat kepala ku karna penasaran.
Setelah itu Instruktur dan Sekprod MK menginfokan nama nama yang KHS smt1 nya dirubah. Dan....namaku disebutlah.

Aku langsung deg deg an......
Nilai PMD ku berubah????!!
Muka ku memasang tampang biasa aja, tapi jujur hati aku bener bener gembira luar biasa.
Tak lama aku pun maju mengambil KHS smt2 ini. Puji Tuhan Hallelujah, aku mendapatkan nilai yang baik atas kerja keras ku selama ini di polman. Terima Kasih Tuhan Yesus. My Savior.

Then tak berenti disitu saja kuasa dan kasih sang sutradara hidup, aku melihat nilai dari KHS smt1 yang di akumulasikan, ternyata bener, nilai PMD ku yang tadinya C di smt1 ternyata dirubah jadi B dan benar benar menaikan dengan drastis nilai IP smt1 dan ketika di akumulasikan dengan IP smt2 mempengaruhi IPK tahun pertama sangat luar biasa.
Aku bahagiaaaa sekali.
Aku sadar memang benar benar engga habis habisnya bersyukur, dahulu ketika aku melihat KHS smt1 ku aku merasa kecewa akan nilai pmd ku, dan aku tahu bahwa nilai yang sudah di share instruktur itu aku dapet B. Tetapi kenapa di KHS dapet C? Beberapa yang sudah berpengalaman di polman mengatakan sudah biasa, mungkin saja dari attitude nya karna P4 itu bener bener harus mempunyai kualitas dan disiplin yang baik. Dan aku sadar tak sadar aku sekiranya pernah bertindak kurang baik dan mempengaruhi nilaiku.
Aku sudah punya bukti namun aku lebih baik terima saja dan diam. Mencari hal positif dan turun nya nilai PMD aku dari motivasi orang orang disekitar ku. Tanpa sekali pun meragukan bahwa Tangan Tuhan sedang mempersiapkan karya yang baik untuk hidupku kedepan.

Okey dan ternyata, nilai pmd ku di perbaiki, dan aku sangat bersyukur dengan apa yang terjadi dihidupku. Semua tak hanya sebatas hanya kemampuan manusia saja yang menentukan hasil, tetapi disitu Tuhan yang mengkehendaki... Bagi manusia itu tidak mungkin tetapi bagi Allah, semua itu mungkin. Percayalah

Thanks God.

Minggu, 02 Agustus 2015

H-2

Hai. Its been a long yah engga nongol di blog
Aku pengen cerita pengalaman menyenangkan deh hehe.

Aku menceritakan that day... Pas H-2 tampil Les Misérables. Nah gini nih.
Waktu itu kaka coach, yang bisa kita sapa dengan kaded, merencanakan untuk latihan hari ini itu si Taman Honda, Tebet.
Waktu denger itu sontak aku seneng banget karena taman honda itu menurut aku taman paling bagus lah yang deket deket SMA 54. Dan aku suka banget taman honda bahkan pernah sempet kita pake buat Tugas Bhs.Indonesia gitu yang shooting film pendek.

Nah kaded bilang kita akan kumpul jam 10. Okelah jam 10.
Nah senin itu aku bangun jam 8. Mengingat latihan jam 10 aku haarus sudah berangkat jam 9 deh. Paling telat. Okelah aku berangkat jam 9.
Ternyata prdiksi salah dan aku baru inget, ketika kita sampe kp.melayu kan kalau 54 tinggal jalam lalu sampe. Ini aku ke taman honda, sampe kp.melayu mesti lanjut lagi angkutan. Whaahahaha

Singkat nya aku sampe si taman honda jam setengah 11 lewat. Ya sebagai warga jakarta bisa di maklumi angkutan itu ngetem kaya ngongkrong di sevel nya anak gaul kekinian, betahhhhh banget set dah.

Sampe sana jeng jeng, belum ada seorang pun dan taman honda sepi. Tapi aku nelihat sedikit perubahan dari taman ini. Taman ini berkurang dari aisi kehijauan nya. Hmp, tumbuhan nya sudah tak sehijau dulu pas saya latihan paskib 2 tahun lalu. Tapi masih rindang sungguh.

Aku duduk di daerah seperti....center nya taman itu lha. Nah tak lama kaded dateng. So aku santai aja cuma...adek adek kelas nya belum ada yang dateng ini begimana coba???
Then. Kita duduk berdua di pinggiran center nya taman honda itu. Tak lama. Ada 2 orang berpakaian rapih. Dan mendatangi kami. Tepat nya kaded dulu
Ternyata mereka mau wawancara untuk program Ahok gitu deh. Kaded diminta berkomentar soal taman yang berada di jakarta.

Tagline nya "Saya lapor ke Ahok......(isi komentar).... Saya (sebut nama)" gitu aja.

Eh kirai  cuma kaded ya yang di wawancara, setelah kaded eh aku kena di wawancara breh whaha. Agak malu sih padahal jujur kalau aku depan kamera aku bisa hyper whahah.
Akhirnya aku ngomong komen apa aja tentang taman taman di jakarta. Jujur saja menurut ku taman di jakarta itu masih kurang. Apalagi pemeliharaan nya, jadi memang banyak sudah jadi tapi engga di pelihara. Paling daerah elit doang yang di pemeliharaan nya bagus kaya tamsur, tameng, tamjog...tamhon masih jauh dari hijau. Rimbun, asri tapi tanaman sudah mulai menguning dan rumput sudah mulai tampak tanah tanah nya.

Pokoknya banyak hal aku komen dan kritik. Karna ketimbang duduk di sevel aku lebih milih duduk di taman. Bisa seharian bahkan sampe sore deh. Enak aja (in case kalau taman nya nyaman)

Dan....begitu deh setelah wawancara kami latihan aja seharian sampe jam 6an. Seru banget tempat ini.

Sabtu, 25 Juli 2015

*****PHOBIA

I didnt know what kind of phobias it is.

Phobia seperti phobia apa yang kita phobiakan.
Aduh sepertinya kata phobia itu terlalu mendalam. Lauren engga bisa kalau terlalu dalam. #Aeh.

Ini sudah terjadi sekitar 2 hari.
Orang yang paling baik, paling ramah, paling lemah lembut, paling loyal, paling dikangenin banyak orang karna sifat nya yang funny banget.
Iya. Dan berhubung dari situ, Hal yang paling aku takuti adalah ketakutan ku itu sampe kejadian

Duhduh. Positif dong sayang. I've tried. Tapi ini beda, bukan hanya sekedar hubungan antara teman antar saudara atau apalah.

Membuatku tak dapat langaung terlelap di malam gelap ini. Seakan ada yang mengganjal kelopak mataku untuk menutup. Dan aku pun juga tak bisa langsung terlelap begitu saja. Ada kegelisahan yang sesekali menyelimuti ku. Sungguh. Mudah mengatakan bahwa "jangan khawatir". He is here. With me. Okay yap aku percaya semua akan baik baik saja.

Tapi namanya hubungan ini sudah tak bisa lagi di pandang semudah itu.
Ketika ku mengetahui ada sesuatu yang menyakiti dada nya. Yang membuat dia sulit untuk beristirahat dan memejam mata. Dengan sifat nya yang kian hari semakin dan semakin baik. Dengan kadang banyak hal yang menunjukan bahwa "baik baik saja" dalam tanda kutip.
Nah aku pun hanya ingin menunggu nya hingga Ia terlelap terlebih dahulu ketimbang aku. Tetapi Ia pun tidak bisa tidur dengan cepat dan ini sudah 2 hari jam menunjukan pukul setengah 2 pagi pun Ia masih belum bisa memejamkan mata. Dia penuh dengan kekhawatiran dan membuat ku juga malah khawatir pula.

Bagaimana ya??

Selasa, 14 Juli 2015

"ALMOST"

He said "Almost".

Satu kata yang benar benar menggetarkah hatiku, sangat.
Saat ketika yang akan ku hadapi kedepan bahwa. Wow. Ini sebuah perjalanan yang akan sangat panjang dan berliku liku.

Aku hanya bisa mengatakan dalam setiap doa ku. "Tuhan, ini sebuah hadiah yang sungguh indah dari-Mu"

Aku merasa benar benar bahagia, karna dia, aku mengenal Yesus lebih dalam lagi. Karna dia aku semakin dan semakin mengerti arti hidup ini.

Dia juga mengajarkan aku banyak hal yang belum ku lihat sebelumnya. Dia membuatku semakin kuat untuk menghadapi segala tantangan, aku merasa dia mengerti betul hidup ku, dia mengerti betul posisi ku, porsi ku dan kisahku. seperti memang Tuhan yang antarkan, namun aku masih selalu bertanya,"Sekarang, dengan maksud apa dia Engkau hadirkan ke kehidupanku, Bapa?"

Karena yang kulihat, ke depan jauh kedepan. Tidak akan ada ending nya. Walaupun ku tahu Tuhan selalu mengatakan bahwa "janganlah engkau mengkhawatirkan hari esok, kekhawatiran hari ini cukuplah untuk hari ini saja"

Tetapi mungkin tekanan dari orang sekitar yang membuat ku selalu berfikir dan menjadi pikiran ku, dan pikiran dia tentunya.
Walau kami memang masing masing di hantui dengan kata "hampir". Yap dia hampir sempurna bagi ku dan ku hampir sempurna baginya. Hanya saja satu landasan iman kita yang berbeda.
Itu mungkin bukan sekedar "hanya".

Aku tahu bahwa dia pasti akan tersiksa dengan memikirkan masa depan aku bersama dia. Dengan tak semudah yang direncanakan. Dengan pastinya tekanan teman teman nya yang menganggap aku buruk dan tak beriman. Dengan keluarga nya yang pasti akan sangat kecewa. Terlebih Alm.Ayah nya. Aku sedih sekali memikirkan dirinya.

Dia begitu baik. Kalau saja kalian mengenal sosok ini--bagi kalian yang satu kepercayaan dengan nya--, Berbahagialah, dia calon yang menjadi idaman orang orang. Sekalipun dia engga pernah mencoba untuk menyakitiku. Dia selalu memberikan support ketika aku memang putus asa. Dia tak memberikan sebuah contoh konkret untuk menghibur, tapi saat nya kalian membuka mata, dialah sebenar nya yang menjadi contoh mengapa kamu itu harus bangkit, karna kehidupan yang dia rasakan sudah jauh lebih berliku dari kalian, indah, sedih, sukacita, air mata, bahkan segala senyuman pun sudah dia miliki dan lalui, senyum bahagia, senyum tegar, senyum tersakiti dan sebagainya.

Dia selalu belajar dan belajar. Dia tahu apa yang salah dan dia akan belajar.
Dia sudah mengajarkan aku untuk sabar dan menunggu, karna kalau kita melihat sisi "menunggu" dan "sabar" itu dari lain sudut, saat tiba sudah yang kita tunggu itu menjadi suatu hadiah istimewa. Kesenangan kita, kebahagiaan kita sudah terasa menjadi satu.

Tapi ada kala dimana dia akan merasa kesepian, dia akan merasa seperti aku tak bisa menggapai nya, seperti kita itu...jauuuh...sekali. saat dia bersujud di dalam suatu rumah ibadah, dan aku hanya akan dapat menemuinya lewat doa ketika aku berlutut di dalam rumah ibadah ku. Sungguh aku seperti terkikis. Yap. Rasanya orang akan mengatakan aku berlebihan(lagi dan lagi). Tetapi untuk kali ini. Kisahku bukan lagi saling menyakiti. Kisah ini sungguh indah.. Sungguh.

Aku tak pernah mengapa, karna, jujur aku berdoa selalu sendiri, aku tak mengapa, karna ketika berdoa, yang ingin ke temui hanyalah Tuhanku. Aku tak pernah masalah ketika di kanan kirikupun tak pernah ada yang duduk mendampingi ku.
Aku tak pernah mengapa ketika orang meledek soal Tuhan ku dengan kesalah pahaman yang mereka "seperti" mengetahui, padahal aku mengenalnya lebih dari mereka.

Tapi bagaimana jika mereka mengatakan nya kepada dia? Bagaimana jika itu akan membuat dirinya gentar? Bagaimana jika dia akhirnya berfikir dan mulai terdiam?
Bagaimana jika dia kesepian ketika tak ada seorang yang akan dia imami? Dan tak ada makmum yang berdoa bersama dia? Bagaimana jika...itu menyakitinya?

Tapi semua yang ingin ku sampaikan hanyalah bersyukur.. Aku bersyukur kepada Tuhan, karna memang ini adalah hadiah yang sungguh indah, Tuhan. Dan aku pada akhirnya akan tahu apa maksud dari karya-Mu yang indah satu ini.
Satu hal yang ingin kuucap, Berikan lah dia selalu berkat supaya dia bisa selalu bahagia beserta keluarga nya.

Ku berjuang sampai akhirnya Kau dapati aku tetap setia

Rabu, 08 Juli 2015

KABAR

Hari ini aku pagi pagi betul bangun. Berniat untuk sarapan(atau disebut lha boleh sahur) karna aku memang ingin mengikuti puasa. Hm jangan sebut aku tertarik dulu.
Gitu sih kebanyakan kalau orang indonesia itu. Kita toleransi dianggap ikutin ajaran tetangga atau mau ninggalin. Nope. Aku sudah terlalu nyaman disini. This is my home hehehe.

Oke aku puasa berniat untuk menemani mama ku yang beragama islam. Dan juga menemani pacar ku yang juga beragama islam. Dibalik itu biar aku semakin semangat untuk berpuasa, aku mengambil makna puasa dari yang di ajarkan di Katolik sendiri, ya... Jadi aku berpuasa sebagai bentuk rasa kesetiakawanan kepada orang yang berkekurangan diluar sana. Tanda syukur juga sudah terlalu banyak karunia dari Tuhan yang bahkan dengan ucapan "aku bersyukur" saja itu kurang. Maka aku mengambil puasa juga untuk hal ke-bersyukuran ku tentang ber-kecukupan nya hidup ku ini.

Okey then, aku hanya minum air putih karna jam sudah menunjukan waktunya berpuasa. Oke it looks like I'm late to take a breakfast. Oke no prob kalau niat bisa kok.

Yasudah aku berangkat tidak terlalu pagi dari rumah. Dan sampai di kampus oke disini sudah tidan ada pelajaran dan aku memang rencana hanya membalikan buku yang tempo hari ku pinjam di perpustakaan saja. Selagi aku sudah yakin bahwa jam minus ku sudah lunas. Jadi di Polman astra itu ada sistem jam minus. Jikalau kita telat, kita berbuat salah seperti merusak barang, tidur, atau banyak hal ya, kita akan diberikan jam minus yang harus kita bayar dengan cara....lembur. Jengjeng! "Apa itu lembur??" (Kata Univ sebelah) hehe

Oke jam minus ku awalnya 114. Tetapi karna mengingatnya banyak sekali jam minus yang di dapatkan di MK angkatan ini, maka direkapitulasi jam minusnya dan final result jam minus yang harus ku bayar sebanyak 53,3. Hm... Dan aku yakin aku sudah dapet 95 jam plus lembur. Sebener nya engga lembur sih. Waktu itu aku rapihin gudang MK +30 jam, bikin buku moduk digital +20 jam. Lalu lembur di bengkel P4 +8,5 jam. Lembur di PH +3,5 jam, pmb +8 jam, dan kerja di perpus +25 jam. Oke aku yakin aku aman

And then suddenly, Pas lagi santai duduk depan Lift MK. Dan Ardi dateng dengan muka memelas, he said,
"Anjir kabar buruk ya?" Katanya.
"Ha kenapa di?" Kataku.
"Jam plus di potong potongin jir" jawab nya. Aku langsung jengjengjet!!!! Panik. Wah maksudnya apa?
Jadi kata ardi bersihin bengkel + gudang waktu itu dipotong jadi 5,5 jam. What!? Dari 30 jam jadi 5,5 jam whahaha matekk guaa.. Masih utang jangan jangan yang lain di potong juga nih.

Akhirnya aku dateng ke mr.Chaerull selaku yang bertanggung jawab atas jam minus dan absensi MK. Aku tanya rekapan terakhirnya.
And then aku melihatnya depan mataku. Lalu namaku di stabilo oren bersama Pambayun, Tito dan Faisal.

Wah ternyata keempat orang ini yang di stabilo oren ternyata udah lunas jam minusnya!!!!! Waaaaaaaahhhhhh Puji Tuhan aku langsung merinding.
Dan aku liat rekapan trakhirnya jam plus ku dipotong dari 95 sisa 61. wah untung masih nutupin 53,3 nya itu.... Thanks God!!!!!!

So setelah itu aku duduk seperti.... Mau ngapain ya? Soalnya mau kerja lagi tapi itu sama aja ambil jam plus orang lain. Sementara papa ku jemput sore jam 4. Dan ini baru jam 10. What emma suppose to do?

Akhirnya Febri bilang yaudah cari Arief dan kerjain buku salah satu buat remidial dia bareng aja bantuin. Aku menyetujuinya dan akhirnya aku menemui Arief.
Pas ditengah pengetikan ada perbincangan sedikit dan intinya dia memang mengakui jam minusnya masih ratusan. Disamping yang lain tinggal lunasin dikit lha gitu ya, terus akhirnya aku bilang ke dia kalau "buku" nya gua bantu bantu deh nyambi dia cari jam plus mending biar 22 nya jalan gitu.

So, ditengah pengetikan kepalaku mulai kliyengan dan perutku bunyi terus. Waduh efek engga sarapan nih.... Kuat ren kuat... Aku melihat jam sudah pukul 1. Wah aku ngapain aje udah cepet bet tahu tahu jam segini aja.
Akhirnya pengetikan teruuuuusss berlanjut dan Arief masih mencari jam plus dengan jalan terakhir yaitu bikin sinopsis.

Jam sudah menunjukan hampir pukul 4, dan papaku sudah ngeping bilang siap siap. Okelah aku bilang ke arief dan minta maaf kalau masih 3/4 nih buat remidial nya. Dia its okay aja yaudah aku beberes dan siap siap turun. Menuju kebawah di tangga P4 aku berpapasan dengan seseorang dan dia membawa seperti tajil gitu deh. Dan aku tersadar kalau begini sih, pasti bakal buka dijalan. Akhirnya sembari turun tangga aku berfikir kemana aku akan mencari tajil ya?

Sesampainya di kantin ada Rifka temen ku anak konsentrasi TPM. Dan dia sendiri karna temannya lagi pada Sholat. Nah aku duduk di samping nya dan kita tak banyak bicara juga sih. Aku bertanya kepadanya, "Rif, nyari jajanan dimana ya? Buat nanti gua buka nih hehe" tetapi rifka tidak tahu. Dan jawaban pun datang, seketika seseorang instruktur pun keluar dari pintu Gdung C menuju kantin dan aku kenal He's the legend of Drawing. Ya pasti kalian kenal. Dan aku menyapa beliau, Rifka tidak mengenalnya. Dan tiba tiba pandangan beliau kaya menghampiri kita lalu akhirnya beliau meloncati kolam ikan bunderan dan naik ke bunderan menghampiri kita. Beliau tanpa basa basi langsung bilang "lauren ini kamu mau engga? Ambil saja", beliau menyodorkan sekotak berisi 2 buah roti. dan aku langsung tersentak. Aku agak ragu menerima karna....dari instruktur takut lancang atau gimanaaaa gitu. Akhirnya beliau bilang, "ambil aja engga apa sekotak kotaknya". Dan dengan perlahan aku mengambilnya dan...Puji Tuhan......dapet jawaban bangetttttttt nihhh. Tuhan memang luar biasa... Saat aku nyari Tajil. Dan Roti pun kudapatkan... Puji Tuhan.

Setelah itu aku menuju pulang ke rumah dan jengjet... Awalnya paling tidak ku mengharapkan ada sesuatu di meja makan... Dan ternyata dzing tak ada makanan apapun gitu... Huhu awalnya sedih sih... Tapi berkah pun datang kembali... Tiba tiba panggilan datang dan aku di ajak bukber... Dan dibayarin...  Dan ini mengingatkan ku kepada isi Alkitab dari (Yohanes 6:35)

"Kata Yesus kepada mereka: 'Akulah roti hidup; barang siapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barang siapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi"


Oh Tuhan, berkat Mu sungguh melimpah. Terima Kasih banyak Tuhan. Kadang aku sungguh terharu.. Ia memang Maha mengetahui apa kebutuhan kita tanpa kita harus meminta.

Thank You Jesus❤

Minggu, 28 Juni 2015

PERANAN HIDUP

Aku masih tak mengerti kadang sebuah hal indah pun bisa berubah sejekab mata. Hal indah yang kita liat sekarang, bisa jadi satu detik kemudian berubah menjadi hal yang mengerikan.

Kita tidak bisa selalu memandang masa depan untuk dijadikan pelajaran, dan seharusnya kita selalu memandang masa lalu untuk belajar dan belajar. Bahkan satu detik pun berlalu sudah menjadi sebuah masa lalu. Dan tak bisa terulang kembali. Tetapi memang kejadian yang tak mungkin terjadi itu bisa jadi terjadi kembali dengan lain versi. Seperti lagu yang di cover. Atau film yang di retake. Atau masakan yang di duplikasi.

Aku sudah mengalami ini berkali kali. So many times. Dan aku benar benar mungkin belum mengerti saat itu. Tetapi sekarang aku mulai sadar ketika ku menengok masa laluku (pribadiku, bukan hubungan cinta semata), mungkin aku mempunyai suatu tujuan. Bukan untuk hanya kepada 1 orang tetapi untuk banyak orang. Hanya saja diperintahkan dari 1 orang. Hm halusnya kita sebut "di tunjuk".

Ya seperti yang orang-orang percaya imani, Bahwa kita masing masing mempunya peranan hidup. Yap! Masing-masing dari kita mempunya peranan yang berbeda beda, ada yang menjadi guru, menjadi dokter, menjadi lurah. Dan aku? Mungkin aku mulai dan baru sedikit keliatan. Walaupun masih samar.

Hm, aku dimintai untuk melayani banyak orang. Tidak terfokuskan pada 1 orang, karena setiap kali ku menetap pada 1 orang untuk aku tinggali. Pasti ada efek yang mengharuskan kita berpisah. Walaupun saat berpisah pun mereka yang meninggalkan ku jujur saja tak ada rasa sedih karna itu keinginan mereka. Tapi bukan aku, ya aku yang menjadi seperti kotak atau tempat pembuangan kesedihan mereka. Mereka sedih, mereka menuangkan ke aku lalu pergi dengan  perasaan bahagia. Okay at least mereka sudah mendapatkan ruang untuk bergerak bebas kedepan. Dan apa? They said aku seperti keset yang mau aja gitu diinjek injek. Hm engga tahu ya tapi.... Rasanya aku tak seperti diinjak injak. Bodoh ya? Emang kalian pikir pasti bodoh lha mau aja dikibulin, di olok, di hina, di tinggalin pula. Tapi.... Setidaknya mereka sudah lega sekarang.
Mereka mendapatkan pandangan hidup baru.

Ketika seorang sebelum bersamaku dia hobi mancing kecemburuan ke ceweknya, sekarang dia awet dengan cewek yang sudah aman lah engga pernah digituin lagi.

Ketika sebelum bersama ku dia gonta ganti pacar seenaknya, sampai sekarang dia merasakan dan terlihat susahnya mendapat kan pacar lagi (a.k.a jombs) ketika dia tidak pernah niat untuk serius dan setia.

Ketika dia bermata belanja sebelum bersamaku, sekarang dia kembali ke mantan nya dan masih awet sampai sekarang like kemana pun seseorang membawa hati dan jauh pergi, hati akan tetap tahu kemana rumah untuk kembali.

Yak. Tugas ku sudah selesai. Dan aku masih akan melanjutkan. Ceritakanlah, maka aku akan mendengar, bertanyalah, aku akan membantu mu menjawab.

Sabtu, 20 Juni 2015

SELAMAT PAGI GENERASI MUDA

Hai selamat selamat pagi pagi para generasi muda penerus kehidupan dunia!

Generasi yang di anggap tunas baru,
Yang sangat di impikan oleh para mendiang untuk bisa menyejahterakan dunia di masa depan,
Generasi yang di anggap semakin maju dan pintar,

Tetapi tidak begitu pintar..

BELAJAR
Sebagai salah satu generasi muda aku merasa sedikit resah dan prihatin kepada masa kini dan menuju kedepan.

Pada jaman ku kecil.. Aku belajar dari bermain, terjatuh saat berlari, terluka saat bermain bola di bangku Taman Kanak kanak. Kita hanya bermain dan bermain. Sekarang  aku melewati  sebuah taman. Tak ada seorang anak kecil pun yang bermain dengan ayunan, prosotan, jungkat jungkit, dan sebagainya.

Sekarang aku menaiki transjakarta dan aku sudah melihat anak sekitar bawah 8 tahun sedang asyik memegang sebuah gadget memainkan permainan yang hanya melibatkan jari jari kecil mereka.

Sungguh di sayang kan.

Mungkin sebagian awam menangkap bahwa bermain di taman bermain itu adalah sebuah bentuk ke-ketinggalan-jaman-an. Padahal yang mereka tak tahu bahwa itu sangat penting untuk membuat kita belajar. Bahwa terjatuh itu sakit. Kita harus bangkit. Kita harus banyak menggerakan tubuh sejak kecil supaya setiap inci tubuh kita bisa bekerja dengan baik dan kita pasti tumbuh dengan sehat. Bukan merasakan jari yang sakit akibat terlalu lama bermain gatget. Atau tubuh yang sakit karna terlalu lama pada posisi tubuh yang sama, duduk, tiduran, duduk, tiduran, dengan gadget di tangan mungil itu.

Sadarkah?

Hai generasi muda..

SETIA
Ke soal percintaan.
Aku juga bukan lah dokter cinta yang paham betul soal percintaan yang sudah semakin rumit di kalangan jaman sekarang.
Dan aku juga memang terlihat belum banyak pengalaman. Tetapi aku belajar dari melihat, karna aku ingat kata kata salah seorang seniorku yang ku anggap bijak, dia mengatakan bahwa "kita harus bisa belajar dari pengalaman. Iya betul. Tetapi kita juga bisa belajar dari pengalaman orang lain. Karna tak selama nya kita harus tak naik kelas supaya tahu rasanya tak naik kelas"

Dan itu memotivasi aku, a lot.
Kembali, aku selalu melihat dan melihat perjalanan percintaan setiap teman yang ku kenal. Jika mereka kandas, ku pelajari apa yang harus aku hindari yang dapat mengancam kandas nya hubunganku. Jika mereka bahagia, aku pelajari apa yang membuat mereka berhasil. Memang tipe orang berbeda. Tetapi itu lah, aku tak mau salah memahami pacar ku. And so, aku terus melihat dari yang sudah sudah supaya aku mengerti dan lebih memahami pendamping ku kelak.

Sering ku bertanya...
Kalian pernah kah mengerti mengapa saat kesini masing masing individu yang memiliki pasangan sering kali tak menghargai satu sama lain?
Sering kali kalian di tinggalkan begitu saja, sering kali kalian putus nyambung, mengapa ya?

Ada suatu hal menarik yang aku temukan dari "see the unseen" yang selalu aku lakukan. Yaps... Generasi muda ini terlalu banyak.. Terlaluuuuuu banyak menghabiskan waktu dengan... Jeng jeng... Internet. Kembali ke internet tidak sehat, selalu dan selalu.

Internet itu baik, siapa bilang internet tidak baik? Tetapi kalau kasus nya untuk hanya sekedar "kepo" yang lagi "up to date".. Hmp.. Jujur itu yang bisa menjadi bahan dimana hubungan kalian itu jatuh bangun.
Yaps.. Jaman dahulu internet bukan lah menjadi sasaran utama untuk menghibur. Yakan? Itulah ke jaman generasi "labil" muda sekarang yang sekali lagi mau saja di bodohi. Semakin kalian terpaku pada satu pusat yaitu internet. Kalau tidak bijak, kalian akan menjadi sasaran empuk untuk di hasut oleh orang yang ingin menghancurkan masa depan kalian.

Jaman dahulu tak semua orang sesering sekarang untuk membrowsing, so hubungan mereka pun tak terlalu banyak tekanan eksternal seperti melihat foto cewek lebih cantik, atau cowok lebih tampan (maksudnya bukan artis, tetapi seperkawanan nya).
Tetapi sekarang semakin banyak orang "dalam konteks sedang menjalin hubungan" itu membuka internet, akan melihat teman dari teman teman teman yang bahkan jauh pun bisa melihat wajahnya dan fisiknya, juga perkembangan hidup nya HANYA dari sebuah foto. Namun visual saja bisa mempengaruhi kalian. Sungguh menyedihkan Hai pemuda dan pemudi! Sadarlah.

Hai generasi muda

TOLERANSI
Soal yang lebih intim..
Mengapa jaman sekarang banyak ke-kurang-tahu-an dan banyak terlalu terlarut dalam iming iming perkataan yang hanya ingin membuat kalian saling membenci
Mengapa generasi jaman sekarang kehilangan rasa toleransi mereka?
Aku bahas soal "toleransi beragama"

Mengapa mereka semua semakin menutup jendela hati kalian untuk melihat kearah luar? Hai generasi muda..

Jaman ku kecil. Semua terasa berbeda dari jaman ini. Aku begitu merasakan ketoleransian antar semua orang dari semua suku, agama, dan adat. Namun sekarang tidak.

Kembali ke ungkapan "toleransi beragama."

Aku tahu ini sangat unpleasure buat ngomongin soal agama yang sangat riskan untuk di bicarakan. Oke aku tidak akan membahas soal isi agama. Tetapi lebih ke hati kalian aja.

Beragama itu bebas pilihan. Tetapi me-nga-pa jaman sekarang itu kita semua semakin renggang?
Mengapa kalian sekarang hanya menunjukan urat dikepala kalian ketika melihat atau mendengar sesuatu dari agama yang lain?

Dahulu tidak begitu. Waktu natal.. Semua tetangga ku mendatangi rumah ku. Sekedar mengucapkan dan berbincang sejenak. Atau saat lebaran aku mendatangi ke tetangga tetangga ku untuk sebaliknya mengucapkan selamat dan berbincang ria. Aku merasakan puncak ketentraman dari damai nya kita.
Sungguh.

Tapi... Sekarang sudah tidak begitu..
Generasi muda yang muda-H sekali di bodohi dan di hasut oleh berbagai paham yang sebenar nya tak ada dalam kitab kita masing masing. Hanya mendengar dari cemoohan orang yang akan mengatakan itu dosa atau itu kafir "kalau misalnya" ini ini dan itu itu..

Sungguh ini mengancam masa depan masing masing agama. Kita akan semakin membenci dan membenci dan berujung pada kehancuran dan dosa juga kan? hai Generasi muda! Bangkitlah! Kita sedang di bodoh bodohi! Oleh perkembangan jaman

Mengapa kita tak mencari kebaikan dari sesama toh perbedaan itu tak selalu memisahkan bukan?
Sekarang aku tanya, apakah ada salah satu dari agama kalian yang mengajarkan untu membenci agama lain? Ada? Katakanlah coba?! Bukalah kitab kalian tunjukan! Itu kalau kalian dapat menunjukannya sih. HAHA, sekali lagi kalian di tarik keluar dari inti kalian beragama, sungguh generasi yang menyedihkan.

Hai generasi muda.. Jangan lah kalian terlalu mudah menyerap omongan orang "yang keliatan nya pintar" padahal sepintar pintar nya mereka untuk mencuci otak kalian.

Apa yang kalian butuhkan untuk mendapatkan jawaban? Berdoa. Jangan selalu meng-internet. Karna engga selama nya yang bersumber di internet itu benar. Ingat. Banyak orang yang ingin menghancurkan orang beragama. Banyak yang tak menyukai ketika kita damai, karna? Karna kita ingin di hancurkan. Karna generasi kita itu sasaran empuk yang sangat bodoh dan labil untuk tetap teguh pada hati kita dan lebih membiarkan emosi kita naik turun membara..

Berujung pada? Perselisihan antar beragama.
Sungguh buka kitab kalian. Buka sumber firman kalian. Itulah petunjuk hidup kalian. Apa kitab kalian sulit untuk dimengerti? itulah mengapa sulit, Karna kalian terlalu asik pada dunia kekinian kalian sehingga ketika jawaban dikatakan tetapi kalian tidak mendengar, malah browsing yang sekali lagi jelas belum semuanya benar!

Dan tak selama nya paham dari "OMONGAN" orang yang kalian yakini benar itu benar. Tidak. Kalian juga harus bijak menyaring apa yang orang katakan.

Dan jangan pernah takut untuk menelusuri kebenaran atau ketidak benaran dari informasi yang kalian dapatkan bahkan mengenai agama kalian sendiri pun.
Aku pun juga begitu. Banyak orang mengatakan ini itu soal agama ku. Salah dan hanya ada kesalahan. Tetapi apa? Aku jelaskan kepada mereka apa yang mereka tangkap itu totally salah... Harusnya tidak begitu.

Okelah beragama itu memang bertujuan untuk menyelamatkan kita pada akhir jaman. Tetapi apa dengan kalian meninggikan katolik, kristen, islam, buddha, hindu nya kalian dan menjatuhkan atau mengejek agama lain itu perintah dari agama kalian? Engga lah..! Hai generasi muda yang dianggap modern padahal jauh lebih kolot dari generasi penjajahan. Kalau kalian merasa bahwa agama kalian baik.. Tunjukanlah rasa toleransi kalian pada sesama. Kembalikan lah "ajaran agama" yang sesungguh nya ada dalam kitab kalian. Jangan lagi mau di bodohi oleh pastor, pendeta, ulama, biksu palsu yang hanya ingin menggembok hati nurani kalian yang sebenarnya baik tapi karna terlalu baik jadi semudah itu menyerap segala informasi.

Apakah generasi jaman sekarang ingin bertoleransi beragama? Atau BERTOPENG beragama?

Hai generasi muda. Bukalah mata kalian
Bermain lah terlusuri dunia, tahan ego kalian dalam iri hati atas apa yang mereka tunjukan di inernet yang engga terlalu ber benefit, tahan hawa nafsu kalian dalam berbagai visual dan tulisan yang sedang meracuni dan membekukan otak dan hati kalian.
Jangan menganggap kalian tahu segalanya. Padahal yang kalian ketahui jelas salah. Seperti mencontek ujian kepada orang yang lebih bodoh dari kalian.
Hai generasi muda ubahlah mindset kalian dalam membenci, sesungguhnya tak ada satupun dari kalian yang diperintahkan oleh Tuhan kalian untuk membenci. Hargailah, hormatilah, dan bukalah mata hati kalian.
Kitalah penerus bangsa, kitalah yang akan merawat dunia di masa depan, jangan sampai ketika generasi yang dahulu belajar, setia, dan bertoleransi itu sudah hilang dan habis menyisahkan kita yang akan menjadi calon penghancur dunia. Jangan. Bangkitlah!

Salam,

Salah satu Generasi Muda.

Selasa, 09 Juni 2015

ANGANKU DALAM TANGANMU

Another Short Story..........

Kadang ketika kita menggenggam sebuah tangan. Kita dapat merasakan sebuah harapan, sebuah dukungan, sebuah dorongan, sebuah masa depan, sebuah......

"Rakka!! Kamu mau kemana? Kok buru-buru sekali?"
Tanya Regina yang tersentak ketika tiba tiba Rakka bangun dari hadapannya dan terlihat tergesah gesah.

Rakka yang ingin memulai langkah nya meninggalkan Regina pun berbalik muka,
"Biasa, aku ada latihan lari untuk event running tahun depan udah telat nih, kapan kapan kita ketemu lagi"

Dan akhirnya Rakka pun melambaikan tangan nya dan pergi meninggalkan Regina yang masih duduk di tempat yang sama.

Regina memandangnya melangkah menjauhinya membuat seakan timbul rasa tak ingin berpisah walaupun dia tahu bahwa Rakka hanya ingin berlatih lari supaya saat perlombaan tahun depan dia dapat meraih juara.

2 minggu kemudian...

"Reg?? Ini apa?", tanya Rakka ketika sedang duduk di hadapannya di meja makan dan saat itu Rakka melihat bahwa di hp Regina menerima sebuah pesan yang bertuliskan

Received from : Gilang
Reg, Nanti kita ketemu an nya sore aja ya, soalnya aku harus kunjungi temen dulu. Oke? Engga apa apa kan?

Regina hanya memandang nya dan membatu. Dia tak bisa berkata apa apa melihat raut wajah Rakka yang sudah memerah, dan mungkin ingin marah.

"Reg! Jawab ini siapa? Apa apaan ini? Kamu..... Kenapa sih kamu kaya gini, coba jelasin dulu ke aku"
Tanya Rakka dengan nada bicaranya yang meninggi. Regina yang mulai ketakutan akhirnya memberanikan diri untuk menjawab,

"Maaf Rakka aku engga bilang sama kamu, dia temen ku, kita biasa nya main kalau sore sih tapi cuma temen kok beneran", jawab Regina dengan sedikit tertunduk karna Regina takuasa melihat ekspresi wajah Rakka dan dia pun merasakan rasa bersalah.

Rakka pun mulai bertanya banyak hal, dari mulai kelas berapa, umur nya berapa, temen dari mana, makanan kesukaan nya apa, hobi nya apa, kalau tidur ngorok engga. Wuaaat! Regina pun mulai gelisah.

2 bulan kemudian...

"Rakka, kamu kenapa sih masih aja mau sama cewek itu. Regina, cantik engga, engga bisa apa apa.mending sama kita kita aja, sama sama atlit lari. Hehe", kata salah seorang atlit wanita yang mempunyai tubuh hampir sempurna. Jauh melebihi Regina. Dialah Viky. Atlit lari dengan prestasi yang engga bisa lagi di tandingkan. Sangat terkenal dan keturunan orang kaya.

"Hm.. Iya juga sih tapi... Entahlah Vik aku sayang sama Regina, dia baik sekali sama aku", jawab Rakka.
Viky hanya memutarkan bola mata dan menghela napas.

Saat itu Viky mengajak Rakka untuk berjalan jalan mencari makan sembari istirahat latihan larinya,"Rak, lagi istirahat nih, cari makan yuk.gue laper banget!".
Rakka menyetujuinya dan mereka berdua berjalan melewati sebuah taman dimana dia biasa bertemu dengan Regina.

Dan seketika mata Rakka membelalak karna Rakka melihat sesosok wanita yang tak asing baginya, ya Regina.dia sedang duduk di sebuah bangku membelakangi dirinya dan Viky. Tak lama ketika Rakka melihat Regina seorang diri, datang lah seorang cowok menghampiri Regina. Dan dia tahu persis itu adalah Gilang, karna sudah beberapa kali dia berhubungan text message dengan Gilang.

Dengan penuh ke amarahan, Rakka pun menggapai tangan Viky dan berjalan menuju Regina dan Gilang.

Pertengkaran pun terjadi dengan Regina yang shock melihat pacarnya menggandeng wanita lain. Dan tatapan amarah Rakka melihat Regina yang meet up dengan lelaki lain. Pertengkaran mulut pun tak dapat dihindari. Dan akhirnya Regina menangis menyangkal apa yang Rakka sangka,
"Engga Rakka. Kamu harus percaya sama aku ini semua bisa aku jelasin", kata Regina dengan raut wajah penuh harapan.

"Yaudah jelasin Reg, sekarang jelasin!"
Teriak Rakka di depan Regina.

Dan Regina pun hanya tertunduk.
"Nah apa? Kamu tak bisa menjelaskannya bukan? Yuk Vik, kita pergi".jawab Rakka seketika dan menarik tangan Viky hendak meninggalkan Regina.

Regina yang mulai menitikan air mata berusaha mengejar kepergian Rakka,
"Rakka tunggu!", teriak Regina. Dan ketika Regina mengambil satu langkah untuk berlari menuju Rakka, ia pun terjatuh. Dia pun menangis.
Viky pun membalikan muka,"dasar cewek lumpuh aja engga sadar diri!"

Gilang pun menghampiri Regina.
Mendengar perkataan Viky, Rakka pun berbalik badan dan melihat Regina yang masih terjatuh. Rakka pun menghela napas dan membalikan badan lagi lalu akhirnya pergi meninggalkan Regina.

Satu minggu menuju hari perlombaan...

Voice note.
"Hei Rakka. Bagaimana kabar mu? Ini aku Regina, Cuma mau sampaiin kamu semangat ya untuk perlombaannya minggu depan oke?"
Pesan suara dari Regina yang mungkin sudah memenuhi pesan dari ponsel Rakka. Tak ada satupun voice note yang Rakka buka.

Hari Perlombaan Lari...

"Rakk, semangat ya! Kita hari ini jadi musuh dulu nihh setidaknya kan salah 1 dari kita harus menang supaya club kita bisa maju ke internasional.hehe awas lu ya sampe engga menang!", kata Viky sambil menepuk bahu Rakka.

Rakka pun tersenyun,"makasih ya! Lu udah selalu menyemangati gue. Beruntung banget gua punya temen lari kaya lu... Nanti.. Kalau misalnya ada waktu............."

"Pertandingan akan dimulai dalam 5 menit lagi, harap para peserta menempati posisi masing masing...!"
Seketika terdengar suara mc yang sudah mempersiapkan dimulainya lomba, Rakka pun menunda pembicaraan nya dan langsung menempati posisi. Posisi Rakka dan Viky hanya di selingi 2 peserta lain saja.

Viky yang optimis, memandang Rakka dengan penuh semangat. Mereka pun siap untuk berlari.

Bersidia.....
Siap..
Mulai!!!
Dan pertandingan pun di mulai.

Rakka dan Viky mulai berlari sekencang kencang nyaaa agar bisa menang.
Rakka berlari dan berlari sampai suatu ketika pandangan nya terpaku pada langit. Ada sebuah balon yang terbang di atasnya. Pandangan nya ke arah langit pun menembus suatu memori saat dia masih dibangku Sd. Berlari dan berlari. Seketika dia merasa ada sebuah tangan yang menggenggam nya.. Rakka terkejut dan melihat sesosok Regina menggenggam tangan nya. Mereka berlari bersama.

Sampai suatu ketika..
"Regina. Aku ambilkan balonmu ya!"
Rakka pun berlari mengejar balon itu. Balon itu mendarat di suatu ranting pohon yang lumayan tinggi. Dan ketika Rakka memanjat hendak mengambilnya, kakinya pun terpeleset dan terjatuhlah diadari atas pohon. Namun dia tahu bahwa dia tak mendarat di atas tanah. Dia mendarat di atas kaki Regina.

Saat itu Regina hanya menjerit kesakitan danmendapati bahwa kakinya patah akibat menopang seluruh tubuh Rakka.

Seketika pandangan masa lalu Rakka hilang dan melihat bahwa ia sudah hampir sampai di garis finish. Seketika ada yang membuatnya tersandung..
Rakka pun seolah terlempar karna sedang berlari dengan kecepatan tinggi.
Ia terguling dan semuanya menjadi....hancur.. Dia menepuk track lari dan rasanya ingin menangis. Memandang kedepan garis finish yang menunggu pijakannya.

Rakka punmendengar langkah lari yang berjalan menujunya. Dia tahu bahwa itu Viky dan dia tak ingin menatap Viky karna malu.
Seketika suara pun memanggil namanya,
"Rakka! Kamu engga apa apa?".
Mendengar panggilan itu, Rakka pun terkejut. Dengan suara yang amat sangat dia kenali... Regina!

Ia mencoba menolehkan kepala menuju sumber suara,
"Regina!! Kamu..." Kata Rakka.
Regina pun menangis di hadapannya,
"Hallo Rakka! Aku rindu dengan mu!"
Rakka pun memandang nya dan tahu bahwa dia juga masih merindukan Regina. Dia mencoba berdiri namun ternyata kakinya keseleo dan ia tak bisa jalan.
"Ayo kita selesaikan semua ini Rak!", jawab Regina sambil menyodorkan tangannya.

Regina pun membopong dengan tangan Rakka di bahu nya dan melangkah perlahan dengan masih tertatihnya.

Dalam sebuah tangan mu ada sebuah angan ku.

Voice note 4 week ago
"Hei Rakka, aku akhirnya harus berkata jujur. Gilang itu.....sebenernya dokter terapi aku. Aku ingin berjalan supaya saat lomba mu nanti aku bisa datang dan kamu tak malu untuk memandang ku dengan lumpuh ini. Saat ku tahu bahwa setiap genggaman tangan mu, aku merasakan adanya sebuah harapan untuk ku berjalan kembali. Maafkan aku tak memberi tahumu. Aku hanya ingin memberikan kejutan special untukmu."

Voicr note 3 weeks ago
"Selamat siang Rakka, aku sudah mulai bisa mengambil 1 langkah nih. Gimana dengan mu? Sudah bisa mengambil 1 medali emas? Hehehe semangat!"

Voice note 2 weeks ago
"Rakka, aku sudah bisa berjalan sedikit wow! Kemajuan pesat! Kamu harus semangat ya tinggal 2 minggu lagi"

Finish!!!
Rakka pun menutup kedua matanya dan menangis.
"Maafkan aku Regina!"

Minggu, 31 Mei 2015

KADANG AKU MASIH BELUM MENGERTI

Kadang banyak hal yang ku khawatirkan.
Kadang masih banyak hal yang membuatku berfikir, terdiam, dan memandang ke arah sekitar.

Melihat bahwa aku tidak sendiri
Melihat bahwa ini adalah rencana hidupku

Kadang ada saat dimana orang bisa saja merasakan kesedihan. Bukan karna putus cinta saja. Kadang banyak hal yang dapat membuat kita tidak tenanf. Harusnya tak seperti itu karna kita percaya bahwa pelangi akan muncul setelah hujan.
Matahari pun akan menyinari setelah badai berlalu.

Tapi bagaimana jika hanya aku saja yang mengetahui akan datang nya badai tersebut?
Bagaimana jika tak ada yang perduli dengan perkataan ku?
Bagaimana mereka yang mendengarkan hanya sekedar ingin tahu dan tidak mengerti?
Bagaimana jika akhir nya aku menghadapinya sendiri?

Hal ini selalu datang tiba tiba, dan hilang tiba tiba. Hal ini selalu menghantui ku.
Apa yang aku harus lakukan?
Aku tak bisa berdiam saja. Sungguh itu membuang waktu. Waktuku juga tak banyak. Ku tahu bahwa pasti akan tiba tepat pada waktunya. Namun saat itu tiba kemana kah aku harus melangkah atau berlari? Kemana kah aku akan menemukan semua jawaban?

Sampai jumat kemarin. Membuatku kembali membuka mata dan menutup mulut.
Mengapaaaa!!! Mengapa dia tak pernah mau mendengarkan aku!!!? Mengapa sulit sekali mengerti maksudku meski sudah berulang dan berjuta kali aku menyampaikan!!!?

Apa aku masih terlalu dini untuk mengungkapkan semuanya? Apa aku dipandang "tidak mengerti"? Apa aku dinilai "belum banyak pengalaman"? Sampai sampai tak ada satu katapun yang mereka percaya?

Kali ini.. Dengarkan aku.. Jangan hanya menyibakan rambut yang menutupi telinga mu. Tapi bukalah hatimu agar dapat mengerti maksud ucapan ku.

Minggu, 15 Maret 2015

BROKEN WING

Sayap..

Tak bisa selalu membawa kalian pergi kemana pun..ya?
Kadang sebuah sayap yang sudah hancur tidak akan dipercaya oleh siapapun dapat membawa mu terbang.

Aku ingin menceritakan sayapku dan sayap itu sudah sangat rapuh, karna sudah ku bawa terbang bersama beberapa orang, berkali kali aku jatuh, berkali kali sayap ku yang tidak kuat membuatku terbang terbawa angin, menjatuhkanku ke tempat yang tidak pernah di bayangkan oleh siapapun, jatuh sebelum sampai ke tujuan nya.

Kini sayap ku sudah hancur. Dan aku hanya ingin membuktikan bahwa sayapku ini masih dapat membawa seseorang terbang ke atas. Bisakah?
Semua orang sudah terlalu meracuni lingkungan sekitarku dan menyimpulkan bahwa akulah yang kelak akan menjatuhkan orang yang ku bawa terbang bersamaku. Akulah penyebab nya. Tak ada yang mempercayai sayapku.
Hanya karena aku sudah banyak membawa orang untuk terbang bersamaku dan selalu jatuh dan jatuh. Berulang kali. Membuat orang menilaiku hanyalah sebuah lelucon.

Banyak orang ingin meminjam sayapku untuk terbang. Tidak! Mereka meminjam hanya untuk di injak, di buang, dan dipermainkan, aku tak seperti itu. Sayapku istimewa, sayapku abadi, aku tidak menghancurkan sayapku agar aku menjatuhkan orang yang ku bawa terbang, kalian salah, tetapi ....arkkhh kalian tidak akan percaya.

Ku berusaha untuk menjelaskan bahwa sayap ini mampu, masih mampu, dan aku merasakan hal itu. Aku yang merasakan, memang untuk dijelaskan tidak akan ada yang percaya, aku akan membuktikan dan suatu hari nanti orang akan menyaksikan dari luar jendela, aku yang sedang membawa seseorang untuk pergi ke tujuan kami bersama.

Tapi mengapa? Ketika aku menceritakan ku kuat membawa seseorang, orang mengatakan kepadaku untuk tidak terlalu bangga sudah dapat membawa seseorang dengan sayap rapuh ini. Ya aku bahagia membawa nya, mengapa kalian tak dapat merasakan hal itu? Mengapa kalian menggap sayap ini lemah untuk terus bertahan di atas? Mengapa kalian hanya memnadang ku dari masa lalu ku saja? Apakah ketika burung pernah jatuh saat terbang lalu orang akan berfikir bahwa seekor burung tak lagi dapat terbang dan menjadi berenang? Tidak kan?
Maka mengapa jika aku sudah dapat terbang dan jatuh lalu kalian menertawaiku ketika aku dapat membawa orang terbng lagi?? Mengapa?

Sayapku abadi...sayapku akan selalu kuat membawa seseorang kemanapun ia mau, ku bebaskan, tetapi...adakah yang percaya kalau aku mampu? Adakah yang tak lagi memandang ku "menyedihkan dan lelucon"? Ada kah yang benar menuntun terbang nya aku menuju ke satu tujuan yang baik? Adakah yang tidak menyobek kembali sayapku untuk menghentikan kami di tengah jalan? Adakah yang tidak lagi mengolok sayap rapuhku ini?

Aku hanya ingin mengatakan....
Percaya kepada sayapku...semua akan baik baik saja.

Sabtu, 07 Maret 2015

KETIKA SUATU HAL KECIL BEGITU ISTIMEWA

Seperti halnya sekarang kini, tidak tahu dengan mengerti itu beda tipis.
Kadang orang menganggap bahwa dirinya mengerti segalanya padahal tidak...tidak tahu.

Banyak orang yang memberikan sesuatu kepada pacarnya dengan mencari segala informasi umum....bukan informasi mengenai sang kekasih. Mereka memeberikan dengan nilai harga atau nilai eksistensian barang itu di jaman kini, mereka berjuang untuk memberikan sesuatu yang akan di anggap berharga, berharga dalam bentuk material, bukan perasaan.

Aku....tidak pernah mengharapkan apapun yang ada pada dirinya untuk diberikan kepadaku, berikan apa yang kamu punya itu...untuk kita. Supaya kamu juga tetap memiliki nya, bukan hanya untukku, karena ku pun akan memberikan apa yang ku miliki untuk kita, dan aku tak ingin mengurangi bahkan menghilangkan apa yang kamu punya hanya karena memberikan untukku.

Aku diberikan sesuatu yang jelas dia mengerti bahkan sebelum aku mengetahui bahwa dia mengetahui nya. Dia memberikan begitu saja dengan senyum nya yang tulus dan aku tak tahu lagi harus berkata apa. Hal sederhana ini, hanya sebuah susu kotak. Yang memang sudah menjadi bagian hidup aku, dia memberikan dengan perasaan yang senang pula. Dia mungkin akan berfikir apa yang bisa membuatku bahagia dengan melihat wanita pada umumnya, tetapi akhirnya dia mendapatkan jawaban dan dia tahu aku menyukai itu....bukan yang cewek cewek umunya suka.... jangan lihat dari harganya. Memang tak seberapa. Dan hampir setiap yang sudah berlalu tidak menganggap itu memiliki makna untuk diberikan, mereka sibuk mencari benda benda yang sebenernya tidak aku butuhkan, mereka menganggap dirimereka mengerti "pacaran pada umumnya" tapi justru dia tidak tahu apapun yang benar benar mmbuatku bahagia...

Tidak, tapi ini lebih dari segera berharga, karena ke care an dia itu yang membuat susu ini jadi terlihat sangat berbeda.
Makasihh yaa! Kamu kok tahuu?
Itu yang aku ungkapkan sebagai suatu hal yang mengejutkan saat orang yang tidak kita pernah kenal sebelumnya membrikan hal yang begitu istimewa untuk kita.
Mungkin perasaan suka bagi beberapa orang itu di ungkapkan dengan memberikan barang yang masih di "kira kira" kan kalau target "akan" suka, todak benar benar mengetahui yang target suka. Tak ada rasa gengsi sedikitpun untuk memberikan barang sesimpel ini ke orang yang disayang.
Suatu hal yang hampir tidak di anggap penting oleh beberapa orang...
just.. susu?

Maksud ku ya dia jelas mengerti, kalau dia bisa memberikan barang yang jelas aku suka walaupun barang engga jelas, kenapa harus memaksakan untuk mencari barang yang "kayaknya" cewek cewek umum suka. Namun belum tentu sebetulnya aku suka. Dia tahu porsinya gitu. Kaya sop digaremin lah, dia tahu takerannya walaupun hanya sejumput ujung jari yang sedikit, dia engga memaksakan untuk memberikan lebih banyak dengan harapan kira kira lebih enak.

Dear Naufal,
Makasih untuk susunya! You are really kind!♥

Sincerely, Laurentia.

Senin, 02 Maret 2015

APA, DIMANA, BAGAIMANA, BAHAGIA.

"Apa tidak terlalu cepat ren mengungkapkan kebahagiaan seperti itu? Apa tidak terlalu dini gitu? Bukankah itu yang udah kamu lakukan kepada yang lalu lalu dan ternyata akhirnya mereka tidak seperti itu?"

itu suatu ungkapan yang memang selalu aku pikirkan selepas hubungan ku dengan C.
Aku sangat menyadari diriku yanh selalu mengungkapkan kebahagiaan semata yang aku rasakan semata yang saat semata dan berakhir dengan semata. Seperti lelucon ya?

Ku memuji mereka, menunjukan bahwa aku bahagia, aku yang terlihat sangat mengharapkan kebahagian, aku yang terlalu mengungkapkan apa yang hatiku rasakan ini. Seperti orang bodoh ya?

Tidak, bagiku itu sebuah hal yang natural. Memang bagi beberapa orang, aku jadi terlihat sangat bodoh dan terlalu mudah terbawa suasana. Tetapi aku hanya menjalani apa yang sudah Tuhan rencanakan untuk ku, kebahagiaan yang walau semata mata terjadi, jika memang itu membuat ku bahagia, ya...aku bahagia.
Kadang memang sulit untuk menerima pada akhirnya tidak sesuai dengan apa yang ku ungkapan di awal nya. People change.

Semua akkhir menyedihkan itu bukan aku yang sudah tak lagi mendapatkan kebahagiaan bersama dirinya, tetapi merekalah yang sadar bahwa aku bukan lah yang mereka cari, aku yang terlalu menempatkan kebahagiaanku kepada orang yang ku sayang, tanpa menunggu apakah akulah kebahagiaan yang mereka cari? Itulah sehingga mereka pergi, ya mereka, mereka yang dahulu seharusnya menjadi kebahagiaan ku.

Jadi menurutku tak ada kata terlalu dini untuk mengungkapkan rasa bahagia, rasa cinta,jika memang itu terjadi begitu saja ketika kamu sedang menjalin hubungan dengan seseorang.
Bahagia itu memang sederhana, sangat sederhana, dengan hanya duduk di belakang kursi motor beat hijau, dan melihatnya mengatur spion kanan nya dan ku dapat melihat wajah nya dari kaca itu, seketika ku pernah bertanya kenapa dia melakukan nya, dan dengan jawaban singkat
Spion kiriku buat ngeliat belakang motor ku, spion kanan ku buat ngeliat yang di belakang jok motor ku

Hanya seperti itu, semudah itu kebahagiaan muncul begitu saja, melihat nya tertawa, mmelihatnya tersenyum, melihatnya makan, melihat caranya menatapku, cara nya memanggilku, melihat nya bisa bebas berekspresi dan menjadi dirinya seperti burung yang terbang bebas di langit biru, disitu pula kebahagiaan ku ada. Aku melihat dirinya, seperti ku melihat diriku. Senyumnya pun melambangkan senyum ku.

Aku tak pernah menyesal akan hari esok, hari esok adalah sebuah kejutan, jika pada akhirnya apa yang ku ungkapkan bahagia dihari ini tak ada lagi di hari esok, itu adalah sebuah kejutan. Aku tak pernah takut.
Seperti hal nya sekarang, ia begitu banyak berkata kata yang membuatku yakin, kenapa yakin? Padahal kan kalian tahu sendiri sebelum nya selalu begitu, (ayolah jangan lagi lagi, nanti salah lagi ternyata) itulah, sebuah keyakinan. Aku tak pernah bersedia jalin hubungan jika keyakinan yang ku rasakan baru 99% pun, jika aku bersama nya berarti keyakinan ku kepadanya sudah 100%, tanpa memikirkan perkara esok dia akan mengkhianati semua, karena aku yakin, sampai detik ini, aku masih menjadi serangkaian dan bagian dari rencana masa depan nya.
Terdengar bodoh, aku bodoh, iya.
Hanya mencoba untuk tidak membohongi diriku. Aku mencintai seseorang....sepertiku mencintai diriku sendiri. 100 persen.

Senin, 23 Februari 2015

FLOWER MESSAGE

Bunga..
Ku berfikir bahwa sekarang semakin banyak teman ku, terutama cowok yang menanyakan.
"Kenapa sih ren cewek tuh suka bunga? Gua bingung!"

Begitu dan seterusnya.
Bunga ya? Menurut aku itu tergantung dari makna yang kamu siratkan dari setangkai kumpulan kelopak berwarna nan cantik itu.

"Gua waktu itu kasih., dan masa ujung ujung nya dia marah dan bilang, 'jangan sekali sekali lagi kasih gua bunga!' Gitu ren!"

Sekarang aku mulai berfikir, sebagai seorang cewek aku juga tipe yang tidak, dan sangat tidak suka diberikan bunga lho!
Hm? Tunggu, biar aku jelaskan.
Bunga. Apa yang kamu maknai dari pemberian bunga itu? Karena dewasa kini orang mengartikan bunga seperti "ah banyak nih yang gua liat di pilem pilem tuh cowok katanya sweet gitu kasih bunga ke pacarnya"
Itu yang menurut aku alasan mengapa bunga sudah tak begitu berarti bagi beberapa cewek, aku itu memikirkan bahwa bunga itu sebagai suatu bentuk......curahan hati, kenapa bunga? Karena bunga itu melambangkan cinta kasih, kebahagiaan, pengakuan, ekspresi diri, dan sebagainya.

Jadi bunga jangan di artikan sebagai lambang "sweet" dan mengikuti trend, thats the biggest mistake ever.
Gini, kamu kasih bunga...itu alasan nya apa? Karna kamu cinta? Ungkapan bahagia? Nah itu sebagai sebuah simbol reward, lihat kan? Kalau misalnya Miss Indonesia, Penenang kompetisi, Orang sakit, itu di kasih bunga.... untuk? Memberikan sebuah reward, bisa, memberikan sebuah ucapan terima kasih bisa, dan untuk yang sakit itu memberikan ekspresi rasa cinta dan harapan supaya bisa merasa lebih baik.

Banyak hal yang bisa di ungkapin lewat hanya setangkai bunga.
Bukan sebagai pamer atau ajang trend trend an, jujur aku tak suka bunga malah aku mikir its just another joke gitu. Aku pernah mendapat bunga, dengan ketidak tahuan sang pemberi dalam maksud apa. Anggepan nya ya....,sweet, he said. Naaa are you joking? Ketika orang memberikan sesuatu dengan tidak tahu makna nya dan tidak tahu sebab nya?

Tapi ku melihat seseorang memberikan bunga, dari cara penyampaian nya, dari cara dia mengungkapkan apa makna dari bunga ini, dia menjelaskan maksud dibalik warna bunga, berapa tangkai, dan kegelisahan akan mengecewkan persoalan barang sesederhana itu,.....itu baru namanya 'bunga', bukan sebagai simbol, tetapi sebagai sebuah kata kata yang tersirat ketika mulut sudah tak dapat lagi mengungkapkan kata kata dalam pikiran yang sudah tersurat.

Minggu, 15 Februari 2015

NEW FELLA

Hi semua! Aku punya cerita singkat nih, hehe mumpung lagi ada banyak waktu untuk nulis, sebenernya sih setiap hari bisa Cuma kadang mager aja jadi banyak cerita yang tertinggal deh. Hehehe

Oh iya aku mau cerita nih aku mempunyai teman baruuuu! Wahaha teman yang tak pernah terpikirkan sih soalnya awalnya aja aku engga kenal bahkan engga pernah liat dia sebelum nya.
Oke lanjut, dia cowok, iya. Dia kaka kelas, dan beda prodi dari aku, dia dari P4 (hm, apa itu P4? Bahasa manusia nya Teknik Mesin pokoknya hehe).

Aku pun juga bingung dari mana awalnya kenal dia atau dia mengenal aku. oh iya ternyata dia sudah lama banget ada di contact line aku, bahkan literally udah lama banget Cuma ya aku engga tahu ini siapa yaudah Line suka ngawur friend nya, dan aku jarang bet pake line belum terlalu gimanaaa banget pake yang android. Dan setelah temenan ini maksudnya ngobrolll gitu gitu aku baru sadar dia juga ada di friend Path aku dan instagram aku. lha? Bahkan aku engga sadar, mungkin saat itu aku masih terpaku pada seseorang jadinya orang lain ada dimana mana di sana sini aku engga terlalu perduli bahkan engga kepo dan akhirnya engga kelihatan deh. Ternyata dia sebenernya selama ini tahu kegiatan aku tahu perkembangan hari ku dan sebagainya, ya iyalah ya. oh iya aku lupa memperkenalkan,  namanya Naufal Izzatur Rahman. Who’s that “thing”? yaa itu nama yang jadi teman baru ku ini.

Dimulai dari sini.
See? Dia chat aku secara tiba-tiba aja. Aku pikir ini ngapain chat gitu kann mungkin hanya iseng?
Yaudah aku jawab seadanya saja ya. bla bla bla.
Dan saat itu asli aku lagi engga terlalu banget mau chatan sama orang jadi aku bales balesin yaa seperti balesin orang iseng aja.

Dan kian hari aku line an sama kaka ini karena kebetulan aku lagi ada paket android, lagi aku pasangin aja. Terus suatu hari mama ku nge bbm (aku engga bawa android nya), nanyain password line aku, lho? Buat apa? Aku kasih kan?

Sesampainya di rumah aku cari tuh hp engga ada, ternyata di bawa kaka ku, what!!! Dibawa ka Tyo, karena hp ka Tyo rusak gitu oh mey Gosh.
Yaudah 2 hari aku engga make android ya bodo amatan sih soalnya engga terlalu penting juga isinya.

Setelah hp ku kembali di 11 januari itu, aku baru bales.


Dan aku pikir nih ya obrolan ku akan terputus karena aku bawel banget dia lama lama paling juga capek gitu, ternyata malah terus berlanjut dan akhirnya dia pernah ngajakin pulang bareng tapi aku nya engga mau aja, soalnya aku masih bisa pulang sendiri gitu. Naik transjakarta dan itu juga siang siang karna lagi UAS jadinya pulang jam 12 atau jam 10 gitugitu deh.


Lalu hari demi hari teruuuuss berjalan normal sperti denyut jantung orang mati gitu stabill di satu garis aja, sampai suatu hari akhirnya pas suatu hari ada rapat LDKO gitu (kebetulan jadi Bendahara MK) dan dia nawarin pulang bareng, aku bilang engga bisa karena aku rapat LDKO, eh tahu tahu dia juga rapat LDKO (dia sekretaris P4, dont ask, karena P4 cowok semua). Dan dia bilang bareng dia aja daripada bokap nungguin aku sampe malem gitu. Yaudah aku okein hehehe.

Setelah semua selesai dan akhirnya kita balik bareng, di jalan ngomoooooong mulu, apaa aja di omongin pertama kali lagi akhirnya aku pulang sama cowok setelah engga sama.....you know lah engga mau ngerusak post ini dengan menyebut namanya hehe.

Di jalan dia nawarin besok pagi untuk berangkat bareng, aku nya diem dulu engga jawab, karena belum pernah sama sekali berangkat ke kampus/kesekolah gitugitu deh pagi pagi buta sama orang lain selain papa/mama. Dan dia akhirnya tanya lagi, hmm, yaudah aku okein boleh boleh aja. Tapi ada hal yang selalu aku takutin kalau bakal di jemput gitu, sama temen/pacar/siapapun takutnya.....
ilustrasinya aku buat meme aja ya hehe

Dan untungnya aku engga telat plee! Wahah akhirnya sampai juga di kampus, masih sepi sekali karena kita masih terlampau pagi. Dia langsung memarkirkan motonya di P4, dan aku turun saat aku mau jalan masuk ke kampus dia ngasih aku susu pink dan kotak bekel gitu. Sumpah kaget nya banget banget! Wahahahah dan susu pink gitu. Pas banget, “lah susu pink?!”
“iya dong”
“waaahhh makasihhh!!! Kok tahu aku suka susu pink?” jujur aku seneng banget di kasih susu pink salah satu mood booster paling paling deh nih minuman. Kita ketawa tawa aja, terus aku pamit naik duluan, karna di situ ada temen dia jadi dia mah udah biasa anak p4 pasti kumpul sama temen temen nye wahaha.

Dan hari teruss berjalan normal saja karena ya kita sebatas dekat tapi tidak asing aja gitu, Cuma ya kalau papasan masih....straight karena aku juga nya memang belum deket jadi biasa aja.
Sampai akhirnya obrolan kita udah engga ke kontrol, panjaaaang banget 1 layar penuh hp ku tuh chat dia bisa sampe 13 sekali chat, ini ngomongin apaan, bawel parah wahahahah
Sepertinya kalian tak perlu tahu isi chat nya hehe

Sampai suatu ketika dia pamit dia ingin naik gunung gitu, wuusshhh anak pecinta alam ternyata dia.
Dan sebetulnya aku ingin sekali ikut, Cuma.......engga boleh sama papa mama, padahal biasanya boleh, ya inget cuaca juga itu 678 februari, lagi marak nya hujan katanya takut aku nya kenapa-kenapa, okelah nasihat ortu utama.

Then kita engga contact an (line) selama dia nanjak, selain sinyal susah, dan itu akan ganggu kebersamaan, dan dia yang memang bilang engga ngobrol dulu. Hehe. Aku bilang “salamin ya ka buat puncak cikuray!”.
Seketika 3 hari kemudian, dia muncul di path dengan mengejutkan.
Whaaattt thee??? Di salamin beneran, anjass cute abis di post segala di path itu serius apa yak? Ada ada aja ka Naufal itu wahahah.


Yaudah segitu aja cerita tentang kaka ini nya, kita masih sebatas temen deket nih sampe sekarang. Karena ya akunya sih yang belum bisa lebih dekat lagi... engga tahu kapan bisa nya mungkin butuh sedikit waktu lagi untuk ngasih pendinginan buat hati aku. ah udah ancur begini, udah sebenarnya sih engga layak nerima tamu lagi. tapi laurent juga engga boleh kegeeran siapa tahu dia emang niat nya Cuma temen deket aja, who knows yakan? Hehehe tapi nice to meet you deh! Kocak juga orang nya.
What Is On Your Mind? by Laurentia Tricilya Cascarine. Diberdayakan oleh Blogger.